dentmas.id
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
dentmas.id
No Result
View All Result
Home Technologi

Tergerus DJI dan Smartphone, GoPRO Kini Berjuang Mempertahankan Eksistensi

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
Juni 13, 2026
in Technologi
0
Dana IPO SpaceX Capai Rp1.343 Kuadriliun, Jadi yang Terbesar di Dunia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dentmas.id – Coba bayangkan masa lalu yang gemilang! Dulu, pernah ada satu masa ketika setiap atlet olahraga ekstrem, peselancar tangguh, pesepeda gunung pemberani, dan juga kreator konten keren pasti memiliki satu kamera yang sama persis, yaitu kamera yang mereka tempelkan di helm mereka. Mereknya pun terkenal, yakni GoPro.

Selama bertahun-tahun lamanya, nama GoPro nyaris identik dengan kategori action camera itu sendiri. Pada masa jayanya, tidak ada pesaing serius yang mampu menantangnya. Bahkan, tidak ada ancaman nyata yang terlihat di depan mata.

RELATED POSTS

Table of Contents

Toggle
    • China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen
    • Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global
  • Angka-angka Suram di Laporan Keuangan
  • Dulu Sempat Bernilai Ratusan Triliun!
  • DJI dari China Melibas Habis Pasar!
  • Masalah Memori Jadi Pukulan Berikutnya!
  • PHK 23 Persen Karyawan, Strategi Penyelamatan Dimulai!
  • Akankah GoPro Selamat dari Badai Ini?

China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen

Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global

Namun, bagaimana dengan kondisinya sekarang? Pelopor kamera aksi yang legendaris ini ternyata sedang berjuang keras, bahkan sekadar untuk bisa bertahan hidup di industri yang keras!

Baru-baru ini, GoPro mengeluarkan peringatan resmi yang dalam dunia bisnis lazim disebut sebagai going concern warning. Dalam laporan keuangan terbarunya yang mereka ajukan ke otoritas pasar modal AS, yaitu Securities and Exchange Commission (SEC), perusahaan ini secara gamblang mengakui adanya “keraguan substansial” mengenai kemampuan mereka untuk terus menjalankan operasional. Selain itu, auditor independen mereka, yaitu PricewaterhouseCoopers, pun turut mencatatkan peringatan serius ini.

Sederhananya, Mereka kini mengakui bahwa mereka mungkin tidak akan sanggup bertahan dalam 12 bulan ke depan, kecuali ada suntikan dana segar yang masuk atau ada perusahaan besar yang bersedia membeli mereka. Kondisi ini sungguh kritis!

Angka-angka Suram di Laporan Keuangan

Mari kita bedah angka-angka dalam laporan keuangan GoPro yang memang tampak suram! Total pendapatan perusahaan ini anjlok hingga 19 persen sepanjang tahun fiskal terakhir, yaitu dari angka yang sebelumnya jauh lebih besar menjadi cuma 652 juta dolar AS atau sekitar Rp 11,5 triliun. Selain itu, GoPro juga harus menelan kerugian bersih sebesar 93,5 juta dolar AS (sekitar Rp 1,63 triliun) pada tahun yang sama.

Yang paling mengerikan adalah kondisi kas perusahaan! Setahun lalu, GoPro masih memegang kas yang lumayan. Namun, sekarang jumlahnya tinggal separuh, yakni hanya tersisa 49,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 870 miliar. Untuk perusahaan global yang memiliki ratusan karyawan dan operasi di banyak negara, jumlah kas segitu jelas tidak cukup untuk berbuat banyak.

Yang membuat situasi ini semakin runyam, GoPro ternyata masih memiliki utang ke berbagai bank senilai 88,6 juta dolar AS (sekitar Rp 1,55 triliun). Kontrak utang itu dengan tegas menyatakan bahwa peringatan going concern otomatis dianggap sebagai pelanggaran perjanjian atau default. Karena utang-utangnya saling terkait satu sama lain, default di satu utang akan memicu default di semua utang lainnya. Jika bank tiba-tiba menagih semuanya sekaligus, jelas GoPro tidak memiliki uang untuk membayarnya. Kini, manajemen GoPro sedang berusaha mati-matian bernegosiasi dengan para pemberi pinjaman untuk meminta keringanan, sebelum semuanya berubah menjadi lebih parah.

Dulu Sempat Bernilai Ratusan Triliun!

Kondisi GoPro yang memprihatinkan sekarang ini jelas jauh berbeda dari era keemasan mereka. GoPro pertama kali didirikan pada tahun 2002. Sepanjang dekade 2010-an, perusahaan ini benar-benar mendominasi pasar kamera aksi tanpa lawan. Para atlet ekstrem, peselancar, snowboarder, pesepeda gunung, pelancong, hingga kreator konten sangat mengandalkan kamera mungil tahan banting buatan GoPro untuk merekam pengalaman menegangkan mereka dari sudut pandang orang pertama. Bahkan, pengaruh GoPro merembet hingga ke industri musik dan budaya festival. Banyak kreator konten dan penggemar memakai kamera ini untuk mendokumentasikan penampilan musisi idolanya, festival meriah, hingga momen-momen seru di belakang panggung.

Semua itu terjadi sebelum kamera smartphone mampu menghasilkan kualitas video yang setara. Pada puncak kejayaannya, valuasi pasar GoPro melebihi 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp 175 triliun! Mereka pun dianggap sebagai salah satu merek elektronik konsumen paling inovatif di dunia. Namun, sekarang valuasi itu sudah jauh panggang dari api.

DJI dari China Melibas Habis Pasar!

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada GoPro? Faktor pertama adalah datangnya kamera smartphone. Kualitas kamera ponsel meningkat drastis dalam satu dekade terakhir, sehingga perlahan menyerap sebagian besar kebutuhan fotografi dan video yang dulu hanya mengandalkan kamera aksi. Namun, ada pesaing lain yang jauh lebih nyata, lebih agresif, dan lebih sulit untuk dilawan: yaitu DJI, perusahaan teknologi asal Shenzhen, China.

Awalnya, DJI dikenal sebagai produsen drone. Akan tetapi, DJI tidak puas hanya bermain di pasar drone. Mereka pun masuk ke pasar kamera aksi lewat seri Osmo Action, lalu seri Osmo Pocket, dan kini Osmo 360. Strategi DJI terbilang sederhana namun jitu: mereka menawarkan kamera dengan spesifikasi yang setara atau bahkan lebih bagus dibanding GoPro, tetapi dengan harga yang lebih bersaing.

Ditambah lagi, integrasi yang mulus dengan ekosistem perangkat DJI lainnya, terutama gimbal dan drone. Hasilnya, satu per satu, DJI berhasil mengambil pasar yang dulu menjadi milik GoPro. Para kreator konten dan vlogger mulai berbondong-bondong pindah karena menilai pilihan DJI lebih value for money. Para penggemar olahraga ekstrem yang dulu begitu setia dengan GoPro pun kini banyak yang beralih ke Osmo Action, karena fitur layar depan yang lebih praktis untuk vlogging dan harganya yang lebih masuk akal.

GoPro sebenarnya bukannya tanpa perlawanan. Mereka terus merilis produk baru, termasuk Mission 1, platform kamera terbaru mereka. Namun, peluncurannya tidak berjalan mulus. Salah satu produk terbaru mereka, yaitu Max 2, malah molor dari jadwal dan melewatkan musim penjualan liburan yang biasanya menjadi puncak omzet tahunan.

Masalah Memori Jadi Pukulan Berikutnya!

Selain pesaing yang semakin galak, GoPro juga terkena hantaman masalah lain: kenaikan harga memori. Industri kamera sangat bergantung pada flash memory untuk menyimpan rekaman video resolusi tinggi. Sejak akhir tahun 2025, harga memori di pasar global melonjak tajam karena permintaan dari infrastruktur AI dan pusat data yang meningkat drastis. Ketika produsen memori memprioritaskan pasokan untuk industri AI, perusahaan elektronik seperti GoPro yang sangat tergantung pada memori menjadi salah satu pihak yang paling terdampak. Akibatnya, biaya produksi kamera ikut melonjak, margin keuntungan pun tergerus, sementara pendapatan terus turun. Kombinasi maut untuk perusahaan yang sudah kesulitan keuangan!

PHK 23 Persen Karyawan, Strategi Penyelamatan Dimulai!

Untuk mencoba bertahan, GoPro sudah mengambil sejumlah langkah penyelamatan. Langkah pertama adalah pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 23 persen karyawannya. Sekitar 145 posisi terpaksa mereka hilangkan untuk menekan beban gaji. Selain itu, GoPro juga menyewa penasihat keuangan untuk mencari jalan keluar. Para penasihat ini saat ini sedang mempertimbangkan dua kemungkinan besar: menjual seluruh perusahaan atau mencari mitra bisnis yang lebih besar. Awal tahun ini, dewan direksi GoPro juga secara resmi mengumumkan peninjauan terhadap “alternatif strategis”—istilah halus untuk kemungkinan penjualan, merger, atau transaksi lain yang bisa menyelamatkan nilai saham. GoPro juga mulai berusaha diversifikasi bisnis dengan melirik peluang di sektor pertahanan dan aerospace, dua bidang yang sedang membutuhkan banyak kamera tahan banting dengan kualitas tinggi.

Akankah GoPro Selamat dari Badai Ini?

Meskipun sudah mengeluarkan peringatan going concern, GoPro tetap beroperasi untuk saat ini. Produk-produk baru masih terus mereka rilis, dan karyawan yang tersisa masih bekerja keras. Namun, situasinya jelas tidak menggembirakan. Kisah GoPro hari ini adalah cerita klasik tentang perusahaan teknologi yang pernah menjadi raja tanpa pesaing, lalu jatuh karena tiga hal sekaligus: serbuan smartphone, aksi agresif DJI yang mengambil pasar, serta kenaikan biaya komponen. Dan ini bukanlah cerita yang aneh di industri teknologi. Banyak merek besar yang pernah merajai kategori produk tertentu akhirnya tergerus oleh pesaing baru yang lebih lincah. Sebut saja Nokia, BlackBerry, dan Kodak. Daftarnya panjang.

Sekarang, GoPro berdiri di posisi yang sama. Nasibnya akan segera ditentukan dalam beberapa bulan ke depan, sebagaimana dihimpun dari EDMTunes dan Gizchina. Apakah mereka akan bangkit kembali atau justru tumbang? Kita tunggu saja kelanjutan dramanya!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
ShareTweetPin
felixhendy555@gmail.com

[email protected]

Related Posts

China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen

China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen

by [email protected]
September 19, 2026
0

Dentmas.id — Siapa sangka? China baru saja memukulkan dunia dengan inovasi gila-gilaan di dunia pertambangan! Negara Tirai Bambu ini meluncurkan...

Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global

Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global

by [email protected]
September 19, 2026
0

Dentmas.id — Bayangkan komputer yang bisa meniru seluruh planet Bumi. Bukan cuma mimpi, karena Nvidia benar-benar mewujudkannya lewat platform bernama...

Astra for Law Hadir, OpenAI Targetkan Industri Hukum dengan AI Spesialis Riset Kasus

Astra for Law Hadir, OpenAI Targetkan Industri Hukum dengan AI Spesialis Riset Kasus

by [email protected]
September 19, 2026
0

Dentmas.id — Dunia hukum baru saja diguncang! OpenAI resmi meluncurkan platform kecerdasan buatan (AI) yang menyasar langsung para pengacara dan...

Anthropic Hadirkan Claude Docs, Siap Saingi Dominasi Microsoft Office

Anthropic Hadirkan Claude Docs, Siap Saingi Dominasi Microsoft Office

by [email protected]
September 18, 2026
0

Dentmas.id - Langkah raksasa kecerdasan buatan, Anthropic, kembali menggegerkan dunia teknologi setelah mereka secara resmi menyuntikkan amunisi produktivitas mutakhir bernama...

Tinggalkan Cara Lama, Claude AI Kini Bisa Kenali Jenis Pekerjaan Otomatis Tanpa Pindah Mode!

Tinggalkan Cara Lama, Claude AI Kini Bisa Kenali Jenis Pekerjaan Otomatis Tanpa Pindah Mode!

by [email protected]
September 18, 2026
0

Dentmas.id - Dunia teknologi kecerdasan buatan kembali gempar setelah Anthropic secara resmi menyatukan dua fitur handalannya, yakni mode perbincangan santai...

Next Post
Dana IPO SpaceX Capai Rp1.343 Kuadriliun, Jadi yang Terbesar di Dunia

Fitur Multi-Akun WhatsApp Resmi Hadir untuk iPhone di Indonesia

Dana IPO SpaceX Capai Rp1.343 Kuadriliun, Jadi yang Terbesar di Dunia

Rekor Mentereng 4 Edisi Tak Pernah Salah, EA Sports Prediksi Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen

China Luncurkan Dua AI untuk Eksplorasi Emas dan Mineral, Efisiensi Kerja Naik 50 Persen

September 19, 2026
Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global

Nvidia Perkenalkan Earth-2, Platform Digital untuk Simulasi Cuaca dan Bencana Global

September 19, 2026
  • 611 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapshot Data: Solusi Keren untuk Jaga Data Kamu!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simbol 5G, LTE, 4G, H+, 3G, G di Sinyal HP, Ini Maknanya untuk Pengalaman Internet Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Kemkomdigi 2026: Fokus pada Tiga Pilar Digital untuk Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutorial reset mikrotik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
dentmas

Dentmas.id adalah portal informasi digital yang menyajikan berbagai konten edukatif, informatif, dan menghibur. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita terkini, panduan praktis, serta ulasan teknologi dan hiburan yang relevan dengan perkembangan zaman.

slot gacor interents-expents Mahjong Ways Hadirkan Nuansa Puzzle Modern Wild West Gold Tawarkan Sensasi Petualangan Bertema Gates of Olympus Bawa Konsep Multiplier ke Permainan Sweet Bonanza x1000 Menggabungkan Visual Cerah dan Starlight Princess Memadukan Tema Fantasi dengan Gameplay Mahjong Wins 3 Mengusung Puzzle Bergaya Modern Fenomena Lucky Neko Tampilkan Karakter Kucing dalam Permainan Sugar Rush 1000 Hadir dengan Konsep Match-Style Sweet Bonanza Xmas Membawa Tema Musiman ke Permainan Baccarat Online Semakin Populer sebagai Permainan Kartu PG Soft Kembangkan Pengalaman Game Interaktif Sistem Pragmatic Play Perkenalkan Ragam Game Multiplier Fenomena Wild Bounty Showdown Mengangkat Tema Perburuan Harta Program Mahjong Ways 2 Tawarkan Perpaduan Puzzle dan Permainan Arcade Digital Semakin Interaktif Konsep Cairnya Video Kasino Berbasis Web Makin Adaptif Promo Permainan Puzzle Mahjong Bertransformasi lewat Teknologi Grafis Game Multiplier Bertema Fantasi Semakin Diminati Penawaran Perkembangan Game Kartu Online Mengubah Pola Interaksi Dari Mahjong hingga Permainan Multiplier Tren Saldo Revolusi Digital Infrastruktur Baru Platform Gaming Masa Depan Lebih Cerdas dan Efisien Ketika Infrastruktur Berubah Dunia Gaming Ikut Bertransformasi Secara Menyeluruh dan Berkelanjutan Dari Server Konvensional ke Cloud Modern Transformasi di Balik Layar Industri Gaming Infrastruktur Digital Baru Menghadirkan Pengalaman Bermain Tanpa Batas bagi Para Gamer Menyongsong Era Gaming Lebih Adaptif Berkat Lompatan Besar Teknologi Infrastruktur Platform Gaming Semakin Gesit Seiring Efek Domino Transformasi Digital yang Masif Fleksibilitas Tanpa Kompromi Mengungkap Rahasia Kinerja Platform Gaming Modern Infrastruktur Semakin Cerdas Menghadirkan Pengalaman Gaming yang Jauh Lebih Responsif Membedah Transformasi Digital yang Perlahan Mengubah Wajah Industri Gaming Secara Global Gaming Tanpa Hambatan Bagaimana Infrastruktur Digital Menjadi Kunci Utama Kelancarannya Evolusi Teknologi Backend Menjadi Fondasi Baru Perkembangan Platform Permainan Modern Ketangkasan Digital Menyulap Platform Gaming Menjadi Jauh Lebih Cepat dan Responsif Infrastruktur Adaptif Menjadi Kunci Kesuksesan Platform Gaming di Era Sekarang Dari Masalah Latensi Menuju Kecepatan Optimal Kisah Transformasi Infrastruktur Gaming Membangun Masa Depan Industri Gaming Melalui Infrastruktur Digital yang Semakin Tangguh Platform Gaming Era Baru Tampil Lebih Cepat Lebih Fleksibel dan Jauh Lebih Pintar Transformasi Tak Terlihat yang Diam-diam Mengubah Cara Kerja Industri Gaming Menuju Pengalaman Gaming Tanpa Lag Berkat Peran Infrastruktur Digital Masa Kini Infrastruktur Digital Menjadi Tulang Punggung Utama bagi Inovasi Platform Gaming Cloud Kecepatan dan Fleksibilitas Tiga Pilar Utama yang Membentuk Gaming Modern PG Soft Pionir Grafis Mobile di Dunia Game Digital Mahjong Ways dan Fenomena Slot Bertema Budaya Tionghoa Bedah Mekanik PG Soft Ways Cluster dan Fitur Modern Lainnya Kenapa PG Soft Sering Pakai Tema Hewan dan Simbol Keberuntungan Analisis RTP dan Volatilitas Membaca Matematika di Balik Game PG Soft Dari Fortune Ox ke Wild Bandito Perbandingan Desain dan Fitur Free Spin vs Buy Feature Mana yang Lebih Efektif Secara Desain Game PG Soft di Era Mobile First Rahasia Game Ringan dengan Visual Berat Mitos Pola dan Jam Gacor Kenapa Tidak Ada Pola Pasti di PG Soft Masa Depan PG Soft AI VR dan Inovasi Game Berikutnya Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Bertema Petualangan Koboi Gates of Olympus Hadir sebagai Game Arcade Multiplier Sweet Bonanza x1000 Mengusung Game Match-Style Penuh Warna Starlight Princess dalam Genre Arcade Fantasi Mahjong Wins 3 Membawa Format Puzzle Modern Lucky Neko Menggabungkan Puzzle dan Tema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Tampilkan Konsep Match-Style dengan Multiplier Sweet Bonanza Xmas Hadirkan Game Match-Style Bernuansa Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Arcade Bertema Barat Mahjong Ways 2 Mengembangkan Game Puzzle dengan Mekanisme Modern Baccarat Online Termasuk Game Kartu Berbasis Dealer PG Soft Perluas Ragam Game Digital dengan Mahjong Ways Pragmatic Play Hadirkan Sweet Bonanza sebagai Game Match-Style Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Mahjong Wins 3 sebagai Puzzle Berbasis Kombinasi Simbol Lucky Neko Menghadirkan Game Arcade Bertema Kucing Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Multiplier Wild West Gold Membawa Genre Arcade Bertema Koboi Sweet Bonanza x1000 sebagai Game Match-Style Multiplier Tinggi RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE Mahjong Ways sebagai Game Puzzle Digital Wild West Gold Hadir sebagai Game Bertema Koboi Gates of Olympus dan Mekanisme Multiplier Jadi Sorotan Sweet Bonanza x1000 Tampilkan Game Match Bergaya Cerah Starlight Princess Bawa Konsep Game Fantasi Modern Mahjong Wins 3 Perkuat Nuansa Puzzle Interaktif Lucky Neko Mengusung Game Bertema Karakter Kucing Sugar Rush 1000 Hadirkan Game Match Modern Sweet Bonanza Xmas Bawa Nuansa Game Musiman Wild Bounty Showdown sebagai Game Bertema Petualangan Mahjong Ways 2 Gabungkan Puzzle dan Fitur Interaktif Baccarat Online Masuk Kategori Game Kartu Digital PG Soft Kembangkan Ragam Game Digital Interaktif Pragmatic Play Hadirkan Beragam Game Multiplier Mahjong Ways Tunjukkan Evolusi Game Puzzle Digital Gates of Olympus sebagai Game Multiplier Bertema Mitologi Starlight Princess Menawarkan Game Fantasi dengan Fitur Bonus Wild West Gold Hadirkan Game Petualangan Koboi Sweet Bonanza x1000 Bawa Game Match dengan Pengganda Dinamis Mahjong Wins 3 Menghadirkan Game Puzzle Bergaya Modern RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE RTP LIVE

CATEGORY

  • ai
  • Aplikasi
  • Esports
  • Game
  • News
  • rekomendasi
  • Review
  • Technologi
  • Tutorial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Partner Kita

aatoto
Mposakti
MOTOSLOT
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Dentmas.id

No Result
View All Result
  • Homepages
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game

© 2025 Dentmas.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In