Dentmas.id – Siapa sih yang nggak kenal EA Sports? Perusahaan gede pembuat game FIFA (sekarang berganti nama jadi EA Sports FC) ini punya kebiasaan unik. Setiap empat tahun sekali, tepatnya menjelang Piala Dunia bergulir, mereka berani merilis prediksi siapa yang bakal jadi juara. Tradisi ini sudah mereka jalani sejak edisi 2010 lalu. Dan yang bikin ngelus dada? Tebakan mereka selama ini nyaris sempurna!
Rekor Mentereng: Nggak Pernah Salah Sejak 2010
Coba kita lihat catatan apik EA Sports. Pertama, pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, mereka dengan percaya diri menunjuk Spanyol sebagai kampiun. Kenyataannya? Tim Matador sukses mengangkat trofi. Kedua, empat tahun berselang di Brasil 2014, prediksi mereka jatuh pada Jerman. Jerman pun benar-benar jadi raja dunia. Ketiga, edisi Rusia 2018, EA Sports memilih Prancis. Hasilnya? Les Bleus berjaya. Keempat, yang paling segar ingatan kita: Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka memprediksi Argentina. Dan benar saja, Lionel Messi dkk membawa pulang piala. Wah, empat kali tebak, empat kali tepat sasaran! Rekor yang bikin merinding.
Nah, Buat 2026, Siapa Pilihannya?
Kini, ketika seluruh penggemar bola mulai tidak sabar menanti Piala Dunia 2026, EA Sports kembali angkat suara. Setelah melakukan serangkaian simulasi canggih, mereka akhirnya merilis prediksi terbaru. Penasaran? Menurut hasil analisis mereka, Spanyol akan keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Ya, negara yang dulu berjaya di Afrika Selatan 2010 itu diprediksi bakal mengulang kejayaannya 16 tahun kemudian.
Namun, perlu kalian ketahui bahwa prediksi ini sama sekali bukan asal comot. EA Sports nggak main-main dalam meracik ramalannya.
Simulasi Super Canggih, Bukan Tebak-Tebakan Biasa
Sebelum mengumumkan prediksi, EA Sports terlebih dahulu menjalankan simulasi total atas seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia 2026. Mereka menggunakan mode turnamen yang (kemungkinan besar) akan tersedia dalam game EA Sports FC 26. Dalam simulasi ini, mereka memasukkan semua tim berlisensi lengkap dengan skuad resmi masing-masing negara. Bukan cuma itu, 104 pertandingan yang bakal digelar di turnamen nanti juga ikut disimulasikan satu per satu.
Yang lebih menarik lagi, kemampuan dan kondisi para pemain di dalam game rutin diperbarui secara berkala. Update ini disesuaikan dengan performa nyata mereka di lapangan hijau. Jadi, ketika EA Sports mengatakan bahwa simulasi mereka menunjukkan Spanyol sebagai juara, itu bukanlah hasil isapan jempol belaka. Hasil tersebut lahir dari proses komputasi yang mempertimbangkan banyak variabel.
Apakah Prediksi Kali Ini Akan Akurat Lagi?
Tentu, pertanyaan besar yang menggelitik semua pencinta sepak bola adalah: apakah prediksi EA Sports akan tepat kembali untuk kelima kalinya secara beruntun? Sayangnya, kita belum bisa memastikan kebenarannya sekarang. Pasalnya, Piala Dunia 2026 sendiri memang belum juga dimulai, apalagi berakhir.
Lagipula, kita semua tahu bahwa simulasi komputer—secanggih apa pun—tetap memiliki keterbatasan. Ada banyak faktor dinamis di lapangan yang sulit diterka oleh algoritma. Misalnya, cedera mendadak yang menimpa pemain kunci. Atau kartu merah yang mengubah jalannya pertandingan. Belum lagi perubahan performa tim dari waktu ke waktu serta kejutan-kejutan dramatis yang selalu mewarnai setiap edisi Piala Dunia. Siapa yang bisa melupakan Kosta Rika yang tiba-tiba jadi kuda hitam, atau Arab Saudi yang menumbangkan Argentina di babak grup?
Namun, bayangkan jika prediksi EA Sports kembali melesat tepat sasaran. Maka, ini akan memperpanjang rekor luar biasa mereka menjadi lima edisi Piala Dunia secara beruntun. Sebuah prestasi yang bakal dikenang dalam sejarah prediksi olahraga.
Kenapa Spanyol? Ini Dia Alasan Kuat di Baliknya
Dirangkum dari SportBible, nama Spanyol memang bukan sekadar tempelan tanpa alasan. Tim besutan Luis de la Fuente ini saat ini sedang berada di puncak kejayaan. Bukti nyatanya? Mereka baru saja sukses menjuarai UEFA Euro 2024. Di partai final yang menegangkan, Spanyol berhasil menaklukkan timnas Inggris. Kemenangan itu seolah menjadi sinyal bahwa regenerasi skuad Matador berjalan mulus.
Selain itu, Spanyol saat ini diperkuat oleh sejumlah pemain dengan performa jempolan. Yang paling mencuri perhatian tentu saja bintang muda belia, Lamine Yamal. Pemain yang masih sangat muda ini sudah menunjukkan kualitas luar biasa, baik di level klub maupun tim nasional. Kombinasi pemain senior yang berpengalaman dan talenta muda yang haus gelar membuat Spanyol layak dijagokan.
Grup H: Peluang Lolos Terbuka Lebar
Di Piala Dunia 2026 nanti, Spanyol tergabung dalam Grup H bersama tiga negara lainnya: Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde. Sekilas, grup ini memang tidak bisa dianggap enteng karena ada Uruguay yang selalu menyulitkan tim-tim besar. Namun, dengan kualitas skuad yang dimiliki Spanyol saat ini, peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur sangatlah besar.
Terlebih, format baru Piala Dunia 2026 memberi angin segar bagi tim-tim kuat. Dari total 48 peserta, sebanyak 32 tim berhak lolos ke fase gugur. Artinya, meskipun Spanyol tergelincir di satu atau dua pertandingan, mereka masih memiliki jalan untuk melanjutkan kiprahnya.
Piala Dunia Terbesar Sepanjang Sejarah
Bicara soal Piala Dunia 2026, kita tidak bisa melewatkan fakta bahwa edisi ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah turnamen. Untuk kali pertamanya, jumlah peserta resmi bertambah dari 32 menjadi 48 tim. Bayangkan betapa meriahnya pesta sepak bola planet ini nanti!
Turnamen edisi spesial ini digelar bersama oleh tiga negara raksasa: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Total akan dipertandingkan 104 laga—jauh lebih banyak dibanding edisi-edisi sebelumnya. Tim-tim peserta dibagi ke dalam 12 grup, yang masing-masing berisi empat negara. Nantinya, dua tim teratas dari setiap grup akan lolos otomatis. Selain itu, delapan peringkat ketiga terbaik juga mendapatkan tiket ke babak 32 besar. Format seperti ini dijamin bakal membuat persaingan semakin ketat dan unpredictable.
Laga pembuka Piala Dunia 2026 akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan. Pertandingan bersejarah ini dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026 waktu setempat. Sementara itu, partai puncak alias final direncanakan digelar pada 19 Juli 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat. Stadion megah ini siap menjadi saksi siapa yang berhak mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Jadi, apakah Spanyol benar-benar akan juara? Atau justru EA Sports untuk pertama kalinya salah tebak? Hanya waktu yang bisa menjawab. Tapi satu hal yang pasti: prediksi ini sudah berhasil membuat para penggemar bola di seluruh dunia makin tidak sabar menunggu Piala Dunia 2026 bergulir. Apalagi, jika EA Sports kembali tepat sasaran, maka bukan tidak mungkin kita akan menyebut mereka sebagai “Dewata Peramal Sepak Bola”. Kita nantikan saja, ya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










