Dentmas.id – Siapa sangka, dunia kecerdasan buatan (AI) baru saja digemparkan oleh sebuah manuver gila dari Elon Musk. Iya, Bos Tesla dan SpaceX itu mendadak membalikkan prinsipnya 180 derajat. Setelah bertahun-tahun melontarkan ejekan pedas dan tuduhan miring, kini ia justru merangkul perusahaan yang dulu paling ia benci. Pada Rabu (6/5/2026) waktu Amerika Serikat, Elon Musk secara resmi meneken kerja sama strategis dengan Anthropic, perusahaan AI asal AS yang sebelumnya kerap ia sebut sebagai “pengganggu peradaban.” Kerja sama ini dipastikan bakal mengubah peta persaingan AI global. Semuanya berawal ketika Musk memutuskan untuk membuka pintu raksasa pusat datanya demi sang “mantan musuh.”
Melalui kesepakatan yang langsung mengguncang pasar teknologi ini, Anthropic akhirnya mendapat akses penuh ke kapasitas komputasi luar biasa dari pusat data bernama Colossus 1. Perlu Anda tahu, Colossus 1 adalah pusat data AI raksasa yang sebelumnya dibangun oleh perusahaan AI milik Musk sendiri, yaitu xAI. Namun, setelah Musk mengumumkan perubahan besar-besaran dengan mengganti nama xAI menjadi “SpaceXAI,” maka seluruh infrastruktur Colossus otomatis berada di bawah kendali SpaceX. Dengan kata lain, SpaceX kini dengan sengaja menyewakan “otak super” miliknya kepada Anthropic. Akses penuh ini diberikan oleh Musk tanpa banyak basa-basi, lho!
Ejekan “Misanthropic” Kini Berubah Menjadi Pujian Manis
Yang bikin banyak orang geleng-geleng kepala adalah fakta bahwa Musk dulu adalah kritikus nomor wahid bagi Anthropic. Coba bayangkan, ia tidak hanya sekadar mengkritik, tetapi sampai melontarkan tuduhan bahwa Anthropic adalah perusahaan AI yang “jahat.” Bahkan, ia dengan pedas mengejek nama mereka menjadi “Misanthropic” – istilah yang berarti pembenci umat manusia. Wow, kan serem? Tuduhan lain yang sempat ia lontarkan ke publik adalah bahwa Anthropic membenci “peradaban Barat” dan secara tidak etis mencuri data publik untuk melatih model AI mereka. Namun, lihatlah sekarang, sikap bermusuhan itu lenyap seketika. Semua ejekan lama seolah ditelan bumi.
Lantas, apa yang membuat pria eksentrik ini berubah hati? Ternyata, Musk secara terbuka mengakui pengalamannya di platform X. Dalam unggahan yang langsung viral itu, ia menulis dengan nada sangat personal bahwa ia telah meluangkan banyak waktu. “Saya menghabiskan banyak waktu minggu lalu bersama anggota senior tim Anthropic,” tulis Musk dengan antusias. Ia mengaku terkesan berat setelah memahami secara langsung pendekatan Anthropic dalam mengembangkan AI. “…untuk memahami apa yang mereka lakukan agar Claude (model AI buatan Anthropic) baik untuk kemanusiaan. Semuanya terlihat baik-baik saja bagi saya,” tegas Musk. Pernyataan ini langsung menjadi penegasan bahwa kini ia berpihak pada mereka.
Jangan bayangkan kerja sama ini hanya simbolis, karena nilai teknisnya benar-benar raksasa. Melalui kesepakatan ini, Anthropic secara resmi diberi akses penuh oleh SpaceX ke kapasitas komputasi Colossus 1. Pusat data raksasa itu ternyata memiliki daya lebih dari 300 megawatt – angka yang cukup untuk menghidupi kota kecil! Selain itu, infrastruktur tersebut ditenagai oleh lebih dari 220.000 unit pengolah grafis (GPU) canggih buatan Nvidia. Dengan jumlah GPU sebanyak itu, proses pelatihan AI yang sebelumnya makan waktu berbulan-bulan bisa diselesaikan dalam hitungan hari. Artinya, Anthropic kini bisa bermain di kelas berat berkat “amunisi” dari mantan musuhnya.
Keuntungan Ganda: Layanan Claude Meningkat Drastis, SpaceX Siap IPO
Tentu saja, tambahan kapasitas sebesar ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga langsung Anda rasakan sebagai pelanggan. Anthropic dengan percaya diri mengumumkan bahwa pihaknya langsung menaikkan batas penggunaan untuk layanan Claude Code dan API Claude Opus. Mulai hari ini juga, perusahaan memberlakukan beberapa perubahan signifikan. Pertama, mereka menggandakan batas penggunaan lima jam untuk Claude Code menjadi sepuluh jam penuh. Kedua, mereka dengan berani menghapus pembatasan penggunaan saat jam sibuk untuk akun Pro dan Max. Ketiga, mereka meningkatkan rate limit untuk API Claude Opus secara drastis. Semua keuntungan ini Anda rasakan karena Musk membuka pintu Colossus.
Jelas sekali bahwa kerja sama dengan SpaceX ini hanyalah bagian kecil dari strategi ekspansi besar-besaran yang sedang dijalankan Anthropic. Sebelum berdamai dengan Musk, perusahaan ini sebenarnya sudah tidak main-main dalam membangun jejaring. Mereka sebelumnya telah mengamankan kesepakatan pasokan energi hingga 5 gigawatt dengan raksasa cloud seperti Amazon, Google, dan Broadcom. Selain itu, mereka juga menggalang kemitraan teknis erat dengan Microsoft dan Nvidia, serta melakukan investasi AI bersama perusahaan bernama Fluidstack. Kini, dengan masuknya SpaceX ke dalam daftar mitra, rantai kekuatan Anthropic semakin tak terbendung.
Yang lebih menarik lagi, kerja sama ini ternyata membuka pintu untuk proyek-proyek gila di masa depan. Anthropic secara terbuka menyebut bahwa mereka tertarik untuk mengembangkan komputasi AI orbital bersama SpaceX. Maksudnya, mereka ingin menempatkan server AI di luar angkasa! Jika itu terwujud, maka keterbatasan pendinginan dan energi di Bumi bisa teratasi. Di sisi lain, keuntungan finansial dari sewa Colossus ini secara langsung memperkuat kondisi keuangan SpaceX. Kabar baik bagi investor, karena penguatan dana ini adalah langkah persiapan penting menjelang rencana Initial Public Offering (IPO) atau penawaran saham perdana SpaceX. Semua informasi ini dirangkum dari laporan Gizmodo.
Jadi, setelah perjalanan panjang penuh hinaan dan prasangka, akhirnya Elon Musk dan Anthropic duduk bersama di meja yang sama. Semua tuduhan “jahat” dan “Misanthropic” itu sekarang sirna oleh kesepakatan bisnis yang saling menguntungkan. Dengan semua langkah aktif yang diambil kedua pihak, kerja sama ini membuktikan bahwa di dunia teknologi, tidak ada musuh abadi. Sumber daya komputasi raksasa Colossus 1 kini digdayakan oleh Anthropic untuk melayani Anda. Layanan berbayar Claude pun meningkat drastis, sementara SpaceX mengantongi dana segar menuju IPO. Sungguh, ini adalah contoh sempurna bagaimana kebencian masa lalu dapat berubah menjadi keuntungan masa kini, bukan?
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










