Dentmas.id – Tiba-tiba saja, Amazon mengguncang industri telekomunikasi dengan mengakuisisi Globalstar, lho! Perusahaan raksasa asal Amerika itu resmi memboyong pemilik layanan satelit orbit rendah Bumi yang selama ini jadi andalan banyak operator. Aksi korporasi gila-gilaan ini langsung diumumkan Amazon pada Selasa (14/4/2026) waktu AS, dan tentu saja, hebohnya bukan main di kalangan teknologi dan penggemar gadget.
Amazon Leo Makin Perkasa Usai Caplok Globalstar
Nah, menurut penjelasan resmi dari Amazon, akuisisi ini bakal membuat layanan satelit mereka yang bernama Amazon Leo semakin perkasa. Dengan menguasai Globalstar, Amazon Leo bisa langsung menghadirkan layanan direct-to-device (D2D) alias satelit nyambung ke ponsel tanpa perangkat tambahan. Tak cuma itu, mereka juga secara agresif memperluas jangkauan sinyal ke area-area yang selama ini tidak tersentuh jaringan darat. Jadi, buat kamu yang suka hiking atau tinggal di pelosok, ini kabar super menggembirakan!
Dalam momentum yang sama, Amazon juga membuat gebrakan lain dengan mengumumkan kesepakatan strategis bersama Apple. Wah, kolaborasi ini bikin publik makin penasaran! Kesepakatan tersebut memastikan bahwa Amazon Leo secara resmi akan menopang layanan satelit di berbagai perangkat premium Apple, mulai dari iPhone, Apple Watch, hingga fitur darurat Emergency SOS via satelit. Artinya, Apple secara cerdas memilih Amazon Leo sebagai tulang punggung koneksi darurat masa depan mereka.
Selain menggandeng Apple, Amazon tidak main-main. Mereka dengan lantang menyatakan bakal menjalin kerja sama dengan operator seluler global dan mitra strategis lainnya. Tujuannya jelas: memperluas akses konektivitas satelit ke seluruh pelanggan di dunia, di mana pun mereka berada. Jadi, kalau selama ini kamu sering komplain soal sinyal hilang di tengah laut atau gunung, sepertinya Amazon serius mau mengubah permainan ini.
Janji Mentereng: Lebih Cepat, Lebih Andal, dan Siap Jangkau Seluruh Planet
“Kami benar-benar yakin bahwa dengan menggabungkan keahlian Globalstar dan Amazon, pelanggan akan merasakan layanan yang lebih cepat dan andal di lebih banyak lokasi,” ujar Panos Panay, Senior Vice President of Devices & Services Amazon, dengan penuh semangat. Pernyataan itu disampaikannya dalam rilis resmi perusahaan. Ditambahkan olehnya, “Kami senang banget bisa mendukung pengguna Apple melalui sistem D2D ini, dan nggak sabar untuk bekerja bareng mitra operator seluler demi menjangkau setiap sudut planet.”
Proses akuisisi ini sendiri sungguh masif, lho. Amazon tidak tanggung-tanggung membeli seluruh operasi satelit, infrastruktur, dan aset Globalstar yang sudah ada. Yang lebih krusial, mereka juga mengambil alih lisensi spektrum Mobile Satellite Services (MSS) berizin global. Dengan kata lain, Amazon kini menguasai jalur cepat komunikasi satelit dari hulu ke hilir.
Layanan Amazon Leo D2D ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2028. Wah, memang masih beberapa tahun lagi, tapi janjinya bikin merinding! Amazon mengklaim layanan ini bakal menawarkan kecepatan yang jauh lebih ngebut dibanding sistem satelit lama. Yang lebih keren, cakupan layanannya mencakup panggilan suara, data internet, hingga pesan canggih langsung ke ponsel atau perangkat mobile lainnya. Jadi, siap-siap meninggalkan zona no signal selamanya.
Nasib iPhone dan Apple Watch: Makin Aman dengan Jaringan Satelit dari Amazon
Nah, kamu tahu nggak? Sebelum akhirnya diakuisisi Amazon, Globalstar sudah lebih dulu menjadi mitra setia Apple. Mereka selama ini menyediakan layanan satelit di iPhone 14 hingga seri terbaru, plus Apple Watch Ultra 3. Dengan kata lain, hubungan Apple dan Globalstar sudah terjalin lama. Tapi setelah Amazon masuk sebagai pemilik baru, Amazon Leo secara otomatis akan mengambil alih peran itu.
Lewat kerja bareng Apple dan Amazon pasca-akuisisi, Amazon Leo kini resmi bertugas menyediakan jaringan satelit untuk iPhone dan Apple Watch saat ini maupun model-model masa depan. Bayangkan, koneksi darurat di perangkat kesayanganmu bakal ditopang oleh raksasa e-commerce sekaligus teknologi. Serasa punya asuransi sinyal sejagat, deh!
Untuk urusan kelulusan izin, akuisisi Globalstar oleh Amazon sudah disetujui oleh sekitar 58 persen pemegang hak suara. Proses pembelian ini ditargetkan rampung pada tahun 2027, berdasarkan informasi dari situs resmi Amazon, Rabu (15/4/2026). Jadi, meski masih butuh waktu, langkah Amazon ini jelas menunjukkan ambisi besar mereka menguasai langit sekaligus bumi. Siap-siap, era koneksi tanpa batas benar-benar di depan mata!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










