Dentmas.id – Kabar mengejutkan akhirnya mengguncang dunia teknologi hari ini! Raksasa Cupertino secara resmi merilis MacBook baru yang membawa fitur layar sentuh alias touchscreen. Perangkat revolusioner tersebut diberi nama MacBook Pro PROLED XDR Display. Menariknya, sesuai julukannya, laptop ini sekaligus menjadi jajaran Mac pertama yang memanjakan mata pengguna lewat balutan panel layar OLED premium.
Kenapa Sekarang Apple Berani Melanggar Prinsip Steve Jobs?
Peluncuran MacBook berlayar sentuh ini sontak menjadi sorotan utama lantaran berbanding terbalik dari pandangan mendiang pendiri Apple, Steve Jobs. Pasalnya, beliau dulu menolak keras ide menyematkan fitur layar sentuh di laptop karena meyakini pengoperasiannya tidak bakal nyaman bagi pengguna.
Mundur saat melakukan presentasi di panggung peluncuran MacBook lebih dari 16 tahun lalu, Steve Jobs secara tegas menilai bahwa penggunaan layar sentuh pada laptop merupakan sebuah langkah yang “sangat buruk secara ergonomis”.
Menurut penjelasannya kala itu, pengguna pasti akan cepat lelah dan pegal apabila harus terus-menerus mengangkat tangan hanya demi menyentuh layar laptop yang posisinya berdiri tegak.
“Permukaan sentuh sejatinya tidak dirancang untuk posisi vertikal,” kata Steve Jobs saat mempertegas alasannya pada masa itu.
Lantaran memegang teguh alasan tersebut, Apple pun selama bertahun-tahun memilih untuk tidak menghadirkan layar sentuh pada jajaran MacBook. Namun, kini perusahaan raksasa itu akhirnya merubah pendekatan desain mereka secara drastis.
Kini, setelah melintasi waktu lebih dari 16 tahun semenjak pernyataan legendaris tersebut, sikap Apple berubah total di bawah kepemimpinan CEO baru, John Ternus.
Tanpa ragu, Apple resmi membawa teknologi layar sentuh ke ekosistem Mac melalui peluncuran MacBook Pro 14 inci dan 16 inci berbekal PROLED XDR Display.
Dalam sesi wawancara khusus bersama media WIRED, Ternus mengakui secara terbuka bahwa pihak Apple memang sengaja mengubah pendirian mereka terhadap penggunaan layar sentuh pada Mac.
Ketika jurnalis bertanya apakah Apple sedang melanggar “tabu” peninggalan Steve Jobs dengan merilis Mac berlayar sentuh, Ternus menjawab singkat sembari tersenyum, “Who knew?” yang bermakna “Siapa yang tahu?”
Menurut penjelasan Ternus, papan ketik (keyboard) dan trackpad tetap menjadi metode utama untuk mengoperasikan komputer Mac. Kendati demikian, Apple menilai ada kondisi tertentu ketika menyentuh layar secara langsung justru terasa jauh lebih praktis.
“Kadang memang ada saat di mana menggunakan sentuhan jari terasa lebih nyaman dan sangat berguna,” kata Ternus mempertegas.
Menariknya, Apple sebenarnya bukan sekadar menempelkan panel sentuh ke MacBook Pro ini. Ternus membeberkan bahwa perusahaan baru bersedia memboyong fitur tersebut setelah memastikan layar sentuh tidak akan membuat pengalaman menggunakan Mac menjadi lebih buruk.
Selain itu, Ternus menegaskan bahwa Apple tidak ingin kehadiran fitur layar sentuh membuat bodi MacBook Pro menjadi lebih berat maupun lebih tebal.
Maka dari itu, perkembangan teknologi layar OLED menjadi salah satu inovasi penting yang akhirnya memungkinkan Apple memenuhi standar ketat tersebut.
“Semua visi itu akhirnya menyatu dalam layar OLED, yang tak lain merupakan layar terbaik yang pernah kami pasang pada Mac,” ujar Ternus bangga.
Performa Monster dan Layar OLED Touchscreen Tergahar di Dunia
Beralih ke performa, MacBook Pro OLED ini mengandalkan kegarangan chip M5 Pro atau M5 Max. Kedua chip bertenaga super tersebut sebelumnya sudah diperkenalkan Apple pada lini MacBook Pro generasi terbaru.
Guna menunjang performa berat, Apple menyediakan opsi memori terpadu (unified memory) hingga 128 GB. Sementara untuk media penyimpanan, Apple menyuguhkan SSD berkapasitas raksasa hingga 16 TB pada konfigurasi tertentu.
Sektor daya tahan baterai laptop ini juga sangat mengagumkan! Model 14 inci dengan chip M5 Pro sanggup memutar video hingga 22 jam, sedangkan versi M5 Max bertahan hingga 20 jam. Sementara pada model 16 inci, daya tahan baterainya diklaim mampu menyentuh 24 jam untuk varian M5 Pro dan 22 jam untuk M5 Max.
Untuk menunjang panggilan video, MacBook Pro OLED ini dibekali kamera tajam 12 megapiksel yang didukung fitur Center Stage, kebolehan Desk View, serta perekaman video berresolusi 1080p.
Tak hanya itu, Apple turut menyematkan fitur stabilisasi video untuk membantu menjaga tangkapan gambar tetap stabil sewaktu pengguna menyentuh layar saat melakukan panggilan. Dari sisi audio, sistemnya mengusung enam speaker yang sudah mendukung Spatial Audio dan Dolby Atmos.
Hebatnya, Apple berhasil mempertahankan daya tahan baterai yang diklaim tetap sama efisiennya dengan model MacBook Pro non-touchscreen yang menggunakan chip sepadan.
Di sektor perangkat lunak, MacBook Pro berlayar OLED sentuh ini langsung menjalankan macOS 27 yang membawa integrasi mendalam dengan Apple Intelligence dan Siri AI.
Urusan konektivitas port sangat lengkap, di mana Apple menyematkan tiga port Thunderbolt 5, port HDMI, slot kartu SDXC, MagSafe 3, serta jack headphone 3,5 mm. Lebih lanjut, laptop ini sudah mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6 berkat chip nirkabel Apple N1.
Selain itu, kemampuan menggerakkan monitor eksternal sangat bergantung pada jenis chip yang digunakan. Varian M5 Pro sanggup mendukung hingga tiga monitor eksternal, sedangkan M5 Max mampu menampung hingga empat monitor eksternal, sebagaimana dihimpun dari GSMArena.
Siapkan Tabungan! Ini Bocoran Harga dan Tanggal Rilisnya
Untuk pasar Amerika Serikat, MacBook Pro dengan layar PROLED XDR ini ditawarkan dalam dua opsi warna elegan, yaitu Silver dan Space Black.
Berikut rincian harga MacBook Pro PROLED XDR Display di AS yang bikin geleng-geleng kepala:
- MacBook Pro 14 inci, M5 Pro: 2.899 dollar AS (sekitar Rp 52,62 juta)
- MacBook Pro 16 inci, M5 Pro: 3.399 dollar AS (sekitar Rp 61,69 juta)
- MacBook Pro 14 inci, M5 Max: 4.499 dollar AS (sekitar Rp 81,67 juta)
- MacBook Pro 16 inci, M5 Max: 4.799 dollar AS (sekitar Rp 87,12 juta)
Catat tanggalnya! Apple sudah membuka keran pemesanan awal (pre-order) MacBook Pro OLED sentuh ini sejak 28 Oktober 2026. Laptop gahar ini dijadwalkan mulai meluncur bebas di pasaran pada Jumat (6/11/2026).
Selain menyuguhkan layar OLED touchscreen, Apple juga diam-diam memperbarui MacBook Pro 14 inci dengan chip terbaru M6. Chip M6 ini resmi menggantikan posisi M5 yang sebelumnya mengotaki model terdahulu, MacBook Pro 14 (2025).
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










