Dentmas.id – Siap-siap! Platform game online raksasa, Roblox, baru saja mengumumkan gebrakan besar. Mereka akan menambahkan kontrol konten super ketat serta fitur komunikasi khusus yang dirancang khusus untuk para pengguna yang masih berusia di bawah 16 tahun di Indonesia. Langkah ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai respons cepat menyesuaikan diri dengan regulasi perlindungan anak di ruang digital yang sebentar lagi resmi berlaku di tanah air.
Baca Juga: Elon Musk Umumkan Pembangunan Terafab, Pabrik Chip Terpadu untuk Kebutuhan Komputasi Masa Depan
Kabar gembira bagi para orang tua ini pun langsung menjadi sorotan. Pasalnya, penambahan kontrol konten dan fitur komunikasi yang lebih aman tersebut hadir sebagai lapisan perlindungan ekstra, melengkapi sistem keamanan yang sebelumnya telah lebih dulu diterapkan oleh Roblox di platformnya secara global.
Komitmen Roblox: Tak Sekadar Ikut Aturan, Tapi Prioritaskan Keamanan Anak
Pihak Roblox dengan tegas menyatakan bahwa langkah strategis ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia. Lebih dari sekadar kepatuhan, kebijakan ini juga bertujuan untuk secara signifikan meningkatkan rasa aman bagi penggunanya, terutama bagi anak-anak dan remaja yang menjadi tulang punggung komunitas mereka.
Baca Juga: Samsung dan AMD Perluas Kerja Sama ke Sektor Chip AI dan Memori Canggih
“Kami berkomitmen penuh untuk menerapkan solusi yang memenuhi persyaratan lokal sebagai tambahan terhadap perlindungan canggih yang sebelumnya telah kami terapkan di platform kami,” demikian bunyi pernyataan resmi Roblox yang dikutip langsung, menunjukkan keseriusan mereka dalam menyambut regulasi baru ini.
Lalu, apa saja yang berubah? Penambahan kontrol ini akan secara langsung mengatur jenis konten apa saja yang boleh diakses oleh para pengguna muda. Tidak hanya itu, fitur komunikasi antar-pengguna yang selama ini menjadi jantung dari pengalaman bermain Roblox juga akan disesuaikan. Dengan demikian, interaksi dalam platform berbasis komunitas yang begitu dinamis ini pun tetap bisa berjalan, namun dengan filter keamanan yang jauh lebih terjaga.
Di Balik Kebijakan Baru: Tekanan Regulasi PP Tunas dan Kolaborasi dengan Komdigi
Jangan salah, langkah berani Roblox ini tidak muncul begitu saja. Semua ini merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan pemerintah Indonesia melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak. Regulasi yang akrab disapa PP Tunas ini secara gamblang mewajibkan platform digital untuk memperketat perlindungan terhadap anak, mencakup akses konten, interaksi sosial, hingga manajemen risiko di dunia maya.
Baca Juga: Meta Beralih ke AI untuk Moderasi Konten, Ribuan Tenaga Manusia Mulai Dikurangi
Sebagai tindak lanjut dari payung hukum tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pun langsung bergerak cepat dengan menetapkan aturan teknis yang lebih rinci. Aturan ini secara spesifik mewajibkan setiap platform untuk melakukan penilaian risiko secara berkala dan menerapkan mekanisme pengamanan yang sesuai bagi pengguna anak. Menyikapi hal ini, Roblox menyatakan siap berkolaborasi aktif dengan Komdigi. Mereka memastikan proses penilaian risiko tersebut akan dipenuhi secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sebelum momen krusial ini pun, Roblox sebenarnya sudah lebih dulu menunjukkan itikad baiknya. Mereka telah berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam penerapan sistem klasifikasi usia melalui Indonesia Game Rating System (IGRS) pada Januari 2026 lalu. Kolaborasi awal ini bertujuan untuk membantu para pengguna dan orang tua dalam memahami jenis konten yang tersedia di dalam game, sehingga pengalaman bermain bisa lebih terarah dan aman bagi anak-anak.
Baca Juga: Co-founder Super Micro Jadi Tersangka Penyelundupan Chip AI Senilai Rp 40 Triliun ke China
Roblox menegaskan kembali komitmennya dengan menyadari bahwa platform mereka saat ini digunakan oleh jutaan pemain aktif di Indonesia. Bagi mereka, Roblox bukan sekadar tempat bermain, melainkan ruang bagi pengguna untuk belajar, berkreasi, dan berinteraksi secara daring. Dengan adanya kontrol tambahan yang bakal segera diimplementasikan ini, Roblox berharap dapat menghadirkan pengalaman digital yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga jauh lebih aman, seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap perlindungan anak di dunia online yang semakin kompleks.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










