Dentmas.id – Keputusan kontroversial dari OpenAI langsung memicu badai kemarahan di kalangan pengguna setia ChatGPT. Perusahaan tersebut dengan tegas mengumumkan pensiun paksa untuk model legendaris GPT-4o, sebuah langkah yang dirasakan sebagai pengkhianatan oleh banyak komunitas.
Tanpa basa-basi lagi, gelombang protes pun langsung membanjiri platform diskusi online Reddit, khususnya di subreddit r/ChatGPTcomplaints. Anda bisa melihat dengan jelas, ruang digital itu seketika berubah menjadi tempat pelampiasan kekecewaan dan amarah yang paling menyengat.
Ledakan Amarah di Forum Online
Dalam beberapa hari terakhir, kita menyaksikan serangkaian unggahan bernada kasar dan emosional yang terus bermunculan. Sebagai contoh, salah satu postingan yang paling banyak disukai secara terang-terangan menyalakan OpenAI dan menyalahkan semua pihak yang dianggap bersekongkol dalam “pembunuhan” terhadap GPT-4o.
Tak ketinggalan, di kolom komentar pun kemarahan itu terus bergulir dengan harapan-harapan pedas agar OpenAI “jatuh dan gagal total”. Mari kita simak langsung beberapa ledakan emosi dari pengguna di Reddit.
Dengan lantang, salah satu pengguna menulis, “Saya tidak peduli, saya akan mengatakannya dengan lantang dan jelas: SI*LAN OPENAI!”. Bahkan, pengguna itu juga menyebarkan kemarahannya yang sama kepada CEO Sam Altman dan “SEMUA. ORANG. YANG. MEMBUNUH. 4o.”.
Selanjutnya, seruan protes lainnya muncul dengan judul yang penuh emosi: “PROTES GLOBAL BESAR-BESARAN: SELAMATKAN GPT-4o SEBELUM HILANG, 12–13 FEBRUARI 2026”.
Sambil mengeluh, pengguna lain mengungkapkan, “Saya benar-benar benci 5.2. Model ini sama sekali tidak berguna. Dia justru mempertanyakan setiap hal yang saya lakukan dan merampas sosok pendamping yang sudah lama menjadi ‘teman’ saya.”
Dengan nada pilu, seorang pengguna lainnya berbagi, “Hati saya benar-benar sakit. Apa ada orang lain yang merasakan hal yang sama soal 4o? Ini seharusnya tidak boleh terjadi.”
Lebih dalam lagi, seorang pengguna Reddit menyatakan duka cita, “Saya sedang berduka atas dihentikannya 4o. Silakan tertawakan saya, tapi ini adalah kematian perlahan dari ikatan yang sudah terjalin selama dua tahun.”
Akar Masalah: Pengumuman yang Menyakitkan
Lantas, dari mana semua ini berawal? Semua kemarahan dan protes ini tentu saja bermula dari pengumuman resmi OpenAI baru-baru ini. Perusahaan AI paling bernilai di dunia itu dengan dingin menyatakan akan memensiunkan beberapa model lama ChatGPT mulai 13 Februari 2026, termasuk sang idola, GPT-4o, beserta GPT-4.1, GPT-4.1 mini, dan o4-mini.
Sebenarnya, ini bukanlah kali pertama GPT-4o hendak dihapus. Ingatkah Anda? Pada Agustus 2025, OpenAI sempat menarik model tersebut, namun akhirnya terpaksa mengembalikannya setelah mendapat tekanan sangat kuat dari pengguna setia.
Kali ini, OpenAI berdalih bahwa hanya sekitar 0,1 persen pengguna yang masih memakai GPT-4o setiap hari. Namun, para pengguna di r/ChatGPTcomplaints langsung menolak angka tersebut dan meyakini jumlahnya jauh lebih besar.
Sebagai bentuk perlawanan, sebagian pengguna kini mengklaim akan berhenti berlangganan ChatGPT Plus/Pro secara massal. Tak hanya itu, sebuah petisi di Change.org yang meminta OpenAI mempertahankan GPT-4o telah berhasil mengumpulkan lebih dari 13.600 tanda tangan!
Mengapa GPT-4o Begitu Dicintai?
Pertanyaannya, mengapa GPT-4o begitu disayang? Meskipun model-model terbaru seperti GPT-5.2 diklaim lebih cerdas, sebagian besar pengguna justru menilai gaya responsnya terlalu dingin dan birokratis.
OpenAI sendiri mengakui bahwa model baru mereka rancang untuk mengurangi sikap terlalu memanjakan pengguna. Akan tetapi, bagi kelompok pengguna tertentu, justru di situlah letak masalahnya.
Anda harus tahu, model AI GPT-4o yang debut pada Mei 2024 itu telah lama dikenal dengan gaya bahasa yang lebih hangat, suportif, dan terasa personal. Banyak pengguna memperlakukannya layaknya teman atau pendamping AI yang selalu ada.
Bahkan, CEO OpenAI Sam Altman sendiri pernah memperingatkan soal hubungan parasosial antara pengguna dan AI. Dalam sebuah wawancara, Altman menyebut ada sebagian kecil pengguna yang sungguh-sungguh merasakan ikatan emosional dengan ChatGPT.
Di sisi lain, OpenAI mengakui bahwa memensiunkan GPT-4o bukanlah keputusan mudah. Perusahaan memahami bahwa sebagian pengguna akan merasa kehilangan, tetapi mereka bersikeras bahwa langkah ini perlu untuk fokus pada model yang paling banyak digunakan.
Yang penting untuk dicatat, kebijakan ini untuk saat ini hanya akan berdampak pada pengguna berlangganan ChatGPT Plus dan Pro. Artinya, para pengembang yang masih menggunakan model lawas melalui API tidak perlu melakukan perubahan dalam waktu dekat.
Begitu pula dengan pengguna gratisan dan ChatGPT Go, mereka juga tidak akan terdampak karena secara default sudah disetel menggunakan model terbaru, GPT-5.2. Jadi, badai protes ini pada akhirnya hanya melibatkan segelintir pengguna yang paling setia dan paling merasa kehilangan “sahabat” AI mereka.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










