Dentmas.id – Mulai 15 April 2026 nanti, para penumpang yang terbang dari Singapura wajib tahu aturan baru yang cukup mengejutkan ini: mereka hanya diperbolehkan membawa maksimal dua unit power bank di dalam bagasi kabin. Jadi, buat Anda yang hobi bawa banyak power bank, mulai sekarang pikir ulang!
Selanjutnya, jika ternyata jumlah power bank yang Anda bawa melebihi batas tersebut, maka kelebihan perangkat tersebut harus Anda tinggalkan atau Anda buang sebelum proses boarding dimulai. Tidak ada toleransi!
Kebijakan Baru dari Otoritas Penerbangan Singapura

Sementara itu, dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 6 April lalu, otoritas penerbangan Singapura, yaitu Civil Aviation Authority of Singapore (CAAS), dengan tegas menyatakan bahwa petugas bandara akan langsung meminta penumpang yang membawa lebih dari dua power bank untuk membuang kelebihannya sebelum mereka naik ke pesawat. Bayangkan, Anda harus rela membuang power bank kesayangan hanya karena melanggar aturan!
Tidak hanya itu, Foong Ling Huei, selaku Direktur Flight Standards di CAAS, menjelaskan, “Persyaratan baru ini akan membantu kita mengurangi risiko kebakaran yang disebabkan oleh power bank di dalam penerbangan.” Lebih lanjut, ia mengimbau, “Kami mengajak seluruh penumpang untuk memahami dan mematuhi ketentuan baru ini, demi keselamatan diri Anda sendiri dan penumpang lainnya.” Pernyataan ini dikutip langsung dari situs resmi CAAS.
Yang perlu dicatat, aturan ini berlaku untuk seluruh penerbangan yang berangkat dari Singapura. Jadi, tidak peduli Anda terbang bersama maskapai mana pun, aturan ini tetap mengikat.
Kemudian, CAAS juga menjelaskan bahwa kebijakan baru ini merupakan bagian dari aturan keselamatan penerbangan terbaru yang mengacu pada pedoman dari International Civil Aviation Organization (ICAO). Pedoman tersebut berkaitan erat dengan pengangkutan baterai lithium di pesawat.
Kapasitas Bukan Lagi Patokan, Jumlah Perangkat Jadi Pembatas Utama

Yang menarik di sini, pembatasan tersebut mencakup semua jenis baterai isi ulang. Termasuk power bank dengan kapasitas hingga 100 watt-hour (Wh), serta perangkat dengan kapasitas antara 100Wh hingga 160Wh. Padahal sebelumnya, power bank berkapasitas 100-160Wh masih diperbolehkan asalkan mendapat persetujuan dari maskapai. Namun, dengan aturan baru ini, jumlah perangkat menjadi faktor utama yang dibatasi, terlepas dari berapa pun kapasitasnya. Jadi, kapasitas kecil sekalipun tetap dihitung per unit!
Lalu, mengapa aturan ini begitu ketat? Jawabannya karena baterai lithium dinilai memiliki risiko panas berlebih (overheating) yang dapat memicu potensi kebakaran jika baterai tersebut mengalami kerusakan atau korsleting. Oleh karena itu, aturan ini dibuat bukan tanpa alasan.
Sebagai informasi tambahan, insiden terkait power bank dan baterai portabel di kabin pesawat memang telah menjadi perhatian serius regulator global dalam beberapa tahun terakhir. Banyak kejadian kebakaran kecil yang dipicu oleh power bank yang tidak stabil.
Selain itu, sejalan dengan pedoman ICAO, power bank juga tetap dilarang untuk dimasukkan ke dalam bagasi tercatat (checked baggage). Power bank hanya boleh dibawa di kabin agar dapat diawasi langsung oleh awak pesawat. Keputusan ini diambil demi keselamatan bersama.
Larangan Penggunaan Power Bank Sudah Berlaku Sejak 2025
Para penumpang pun diimbau untuk memastikan perangkat mereka dalam kondisi baik dan tidak rusak sebelum dibawa ke dalam penerbangan. Jangan coba-coba membawa power bank yang sudah menggembung atau kabelnya terkelupas!
Yang terbaru, maskapai Singapore Airlines (SIA) dan maskapai berbiaya rendahnya, Scoot, sejak 1 April 2025 telah melarang penumpang menggunakan atau mengisi daya power bank selama penerbangan. Kebijakan ini diberlakukan setelah serangkaian insiden kebakaran di kabin pesawat pada sejumlah maskapai. Jadi, selain dibatasi jumlahnya, Anda juga tidak boleh menggunakannya di dalam pesawat!
Kesimpulannya, mulai pertengahan April 2026, siapkan power bank Anda maksimal dua unit saja jika ingin terbang dari Singapura. Aturan ini ditegakkan secara ketat demi keselamatan Anda dan semua penumpang lainnya. Jangan sampai liburan atau perjalanan bisnis Anda terganggu hanya karena kelebihan power bank!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










