Dentmas.id – Wah, pecinta teknologi, bersiaplah terkejut! Perusahaan AI raksasa, Hugging Face, baru saja meluncurkan sesuatu yang benar-benar revolusioner. Mereka membuka toko aplikasi khusus untuk robot AI desktop mereka yang bernama Reachy Mini. Konsepnya persis seperti App Store di iPhone atau Play Store di Android, tapi targetnya bukan aplikasi biasa—melainkan robot fisik bertenaga AI yang bisa bergerak dan bertindak!

200+ Aplikasi Siap Pakai, Semua GRATIS!
Nah, melalui platform canggih bernama Reachy Mini App Store ini, pengguna sekarang bisa mengunduh, memasang, bahkan membuat aplikasi untuk robot dengan cara yang jauh lebih mudah dibandingkan metode tradisional. Begitu diluncurkan, toko aplikasi ini sudah memiliki lebih dari 200 aplikasi buatan komunitas penggemar robot. Kabar baiknya? Semua bisa diunduh gratis oleh pemilik Reachy Mini.
Lalu, apa saja yang bisa dilakukan robot-robot imut ini? Aplikasi-aplikasi tersebut memungkinkan robot menjalankan berbagai fungsi yang super keren, mulai dari menjadi tutor bahasa yang sabar, komentator balap Formula 1 yang heboh, sampai robot yang berani mengingatkan penggunanya agar berhenti main ponsel dan kembali bekerja—sok galak, ya!
Bikin Robot Tanpa Coding? Cukup Ngomong Biasa Saja!
Tujuan utama peluncuran ini? Membuka akses robotika untuk semua orang, termasuk yang gak ngerti coding sama sekali. CEO dan co-founder Hugging Face, Clément Delangue, dengan percaya diri menyatakan, “Siapa pun bisa membuat aplikasi.” Bayangkan, berbeda dari pengembangan robot tradisional yang biasanya butuh keahlian coding dan robotika tingkat dewa, Reachy Mini App Store justru memanfaatkan AI agent untuk membantu membuat aplikasi secara otomatis.
Caranya gampang banget! Pengguna cukup menjelaskan fungsi yang diinginkan menggunakan bahasa sehari-hari, misalnya: “Buat robot melambaikan tangan saat ada orang bilang selamat pagi.” Begitu perintah itu dilontarkan, AI akan langsung membuat kode, menguji aplikasi, lalu mengirimkannya langsung ke robot. Proses integrasi robot yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu kini dipangkas menjadi hanya hitungan menit oleh sistem ini. Efisien, kan?
Bebas Pilih Model AI Favorit: GPT-5.5, Claude, Gemini, dan ML Intern
Platform ini juga sangat fleksibel. Reachy Mini App Store mendukung berbagai model AI populer, seperti GPT-5.5, Claude Opus 4.6, Gemini Live, hingga model internal buatan Hugging Face sendiri yang bernama ML Intern. Jadi, pengembang bebas memilih “otak” AI mana yang paling cocok untuk robot mereka. Serasa punya tim robotikawan pribadi tanpa perlu kuliah robotika bertahun-tahun!
Dua Versi Robot, Dua Harga: Mulai Rp 4,8 Juta!
Lalu, robotnya sendiri seperti apa? Robot Reachy Mini merupakan robot desktop open-source yang pertama kali diperkenalkan Hugging Face pada Juli 2025 setelah mengakuisisi startup robotika Pollen Robotics. Robot ini hadir dalam dua versi yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan kantong:
- Reachy Mini Lite: dibanderol 299 dollar AS (sekitar Rp 4,8 juta)
- Reachy Mini Wireless: dibanderol 449 dollar AS (sekitar Rp 7,2 juta)
Menurut laporan dari Hugging Face, sekitar 10.000 unit Reachy Mini telah terjual sejauh ini. Bayangkan, sudah ribuan orang di seluruh dunia yang memelihara robot AI di meja kerja mereka!
Gak Punya Robot Fisik? Tenang, Bisa Cobain di SIMULATOR GRATIS!
Yang paling keren lagi? Pengguna yang tidak memiliki robot fisik tetap bisa ikut merasakan keseruan ini. Caranya? Mereka bisa mencoba membuat aplikasi lewat simulator virtual berbasis browser yang sudah tersedia di App Store tersebut. Jadi, siapapun—dari pelajar, mahasiswa, desainer, hingga pensiunan—bisa bereksperimen dan belajar robotika tanpa perlu merogoh kocek untuk membeli hardware dulu. Ini langkah yang sangat cerdas untuk mendemokratisasi teknologi.
Akhirnya, Robotika Masuk Era Massal Kayak Smartphone!
Hugging Face menilai peluncuran toko aplikasi ini sebagai langkah penting untuk membawa robotika ke era yang lebih massal, persis seperti revolusi PC di tahun 80-an dan smartphone di tahun 2000-an. Clément Delangue menegaskan kembali visi besarnya, “Tujuannya adalah memberi platform bagi orang-orang yang ingin masuk ke dunia robotika tetapi tidak punya hardware atau kemampuan teknis.”
Dengan kata lain, masa depan di mana setiap meja kerja memiliki robot asisten pribadi kini bukan lagi fiksi ilmiah. Dan yang terbaik? Semua itu bisa diwujudkan tanpa menulis satu baris kode pun. Selamat datang di era baru robotika untuk semua!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










