Dentmas.id – Sensasi frustrasi akibat desain antarmuka yang menyesatkan akhirnya meledak dari seorang superstar global. Tanpa basa-basi, pelantun hits ‘Baby’, Justin Bieber, melampiaskan kekesalannya langsung ke raksasa teknologi, Apple. Kritik pedasnya ia semburkan lewat unggahan di platform X (dulu Twitter) dari akun @justinbieber, yang langsung memantik perhatian jutaan pengguna iPhone di seluruh dunia.
Pada intinya, Justin sedang memprotes desain tombol di aplikasi iMessage yang menurutnya sangat tidak intuitif. Pasalnya, posisi tombol mikrofon untuk fitur Voice Note yang terletak persis di sebelah kanan kolom ketik, sering ia tekan secara tidak sengaja. Alhasil, terdengarlah suara ‘beep’ tanda perekaman dimulai dan musik yang sedang ia nikmati pun otomatis terhenti.
Kekesalan Justin Bieber
Akan tetapi, kekesalan Justin Bieber tidak berhenti di situ. Dengan nada frustrasi yang sangat personal, ia bahkan sampai mengeluarkan ancaman yang terinspirasi dari dunia olahraga tarung. “Jika aku mengeklik tombol dikte ini sekali lagi setelah mengirim sebuah pesan, saya berjanji akan melabrak semua orang di Apple dan ‘menghabisi’ mereka dengan rear naked choke hold,” ujarnya dengan penuh emosi. Perlu diketahui, rear naked choke hold adalah jurus bela diri khas Brasil yang sering dipakai di pertarungan MMA; jurus ini dikenal mematikan karena dapat membuat lawan tak sadarkan diri dengan mengunci leher dari belakang.
Desain yang Dianggap Salah Tempat

Lantas, apa sebenarnya akar masalah yang membuatnya begitu geram? Justin secara gamblang mengkritik keputusan Apple yang dianggapnya menggabungkan dua fungsi kritis dalam satu titik yang sama. Secara universal, posisi di sebelah kanan kolom teks itu adalah tempat yang didedikasikan untuk tombol ‘Send’ atau kirim. Namun, Apple justru menempatkan tombol Voice Note di lokasi strategis tersebut, sehingga area yang sama memiliki fungsi ganda yang rentan konflik. Kebingungan dan kesalahan tekan pun hampir tak terelakkan.
Sebagai solusi sementara, Justin mengaku sebenarnya sudah menonaktifkan tombol Voice Note sehingga berubah menjadi tombol ‘Send’ yang murni. Akan tetapi, masalah baru terus muncul karena tombol mikrofon itu secara konsisten muncul kembali setiap kali ia selesai mengirim pesan, seolah-olah mengabaikan pengaturan sebelumnya. “Tombol Send seharusnya tak memiliki fungsi ekstra di satu titik yang sama,” tegas Bieber dengan nada tidak sabar, menekankan prinsip kesederhanaan dalam desain.
Sampai saat ini, pihak Apple belum memberikan respons resmi terkait protes keras dari Justin Bieber ini. Belum jelas juga apakah tim desain Apple akan merevisi penempatan tombol Send dan Voice Note di iMessage. Namun demikian, besar kemungkinan kritikan ini sudah sampai di telinga para eksekutif Apple, mengingat unggahan sang bintang telah menjadi viral dengan capaian luar biasa: 44,7 juta views, 126 ribu likes, dan 6.700 komentar, seperti yang dilaporkan oleh MobileSyrup. Gelombang engagement yang besar ini menandakan bahwa keluhan Bieber mungkin mewakili perasaan banyak pengguna setia.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews.or.id










