Dentmas.id – Misi Artemis II yang super ambisius ini nggak cuma bakal mengantar para astronot terbang mengelilingi Bulan, tapi juga ikut memboyong dua kamera profesional bikinan Nikon ke luar angkasa. Wah, keren banget, kan?
Nah, yang bikin banyak orang geleng-geleng kepala, salah satu kamera yang mereka bawa ternyata bukan model terbaru, melainkan kamera jadul yang usianya sudah tembus satu dekade alias sepuluh tahun lamanya! Bayangkan, teknologi setua itu nekat diajak terbang ke luar angkasa.
Penasaran? Kamera tersebut adalah Nikon D5, yang pertama kali diluncurkan ke publik pada tahun 2016 silam. Meskipun statusnya sudah bukan raja terbaru di pasaran, kamera DSLR tangguh ini tetap dipilih menjadi andalan utama untuk mengabadikan setiap momen bersejarah selama misi berlangsung. Kok bisa, sih?
Ternyata, alasannya bikin kita tersadar kalau soal misi luar angkasa, yang namanya “lawas” itu belum tentu jelek. Menurut kru Artemis II, kamera ini sudah teruji habis-habisan dalam berbagai kondisi yang paling ekstrem sekalipun. Dari panas membara sampai dingin membeku, bahkan termasuk lingkungan yang dipenuhi radiasi tinggi di luar angkasa yang bisa bikin elektronik modern mati mendadak. Ngeri, kan?
Komandan misi yang kece badai, Reid Wiseman, dengan santai menjelaskan bahwa kamera D5 ini punya kemampuan yang super diandalkan. “Dia jago banget buat motret di kondisi minim cahaya dan jagoan kalau disuruh ambil gambar dari jarak jauh,” ujarnya. Dan hal ini menjadi krusial banget, karena mereka harus mendokumentasikan detail permukaan Bulan langsung dari orbit hanya bermodalkan lensa tele. Gila, bukan?
Tapi Tunggu Dulu! Ada Kamera Terbaru yang Juga Dibawa!

Selain dua unit Nikon D5 yang sudah teruji kehebatannya, kru Artemis II juga menyelipkan satu kamera mirrorless generasi terbaru, yaitu Nikon Z9. Yang menarik, kamera canggih ini tidak masuk dalam rencana awal misi, lho! Lantas, kenapa bisa ikut melenggang ke luar angkasa?
Ternyata, Z9 ini ditambahkan atas permintaan langsung dari para kru menjelang hari peluncuran. Mereka nekat minta dibawakan karena penasaran. Menurut Wiseman yang makin asyik ngobrolnya, kamera Z9 ini sengaja diikutkan untuk diuji coba secara langsung di lingkungan luar angkasa yang ganas itu.
“Itu (Nikon Z9) adalah kamera yang nantinya bakal dipakai pada misi Artemis III dan seterusnya. Makanya, kami berusaha mati-matian dan ngotot supaya bisa membawanya ke misi ini,” ungkapnya seraya dikutip dari PetaPixel. “Kami ingin mengujinya di lingkungan radiasi tinggi di deep space,” tambahnya dengan semangat.
Tujuan dari uji coba nekat ini sangat jelas: para kru dan ilmuwan ingin mengetahui seberapa kuat sensor dan komponen elektronik kamera modern saat bertahan melawan paparan radiasi di luar orbit Bumi. Soalnya, radiasi di sana jauh lebih ganas dibandingkan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Data hasil uji coba ini nantinya akan menjadi fondasi penting buat pengembangan kamera generasi berikutnya yang bakal dipakai dalam misi jangka panjang, termasuk saat manusia kembali mendarat dan berjalan-jalan di Bulan.
Bukan Cuma Kamera Profesional, Gadget Lain Juga Ikut Serta!
Tapi, jangan bayangkan mereka cuma bawa kamera DSLR dan mirrorless doang, ya. Kru Artemis II juga menyelipkan perangkat keren lainnya dalam tas antariksa mereka. Misalnya, kamera aksi lincah GoPro yang siap dipakai untuk kebutuhan dokumentasi tambahan dari sudut-sudut unik. Bahkan, ada juga smartphone biasa yang digunakan untuk keperluan operasional sehari-hari di dalam kapsul.
Penggunaan beragam perangkat ini menunjukkan sebuah fakta menarik: misi antariksa modern tidak lagi melulu mengandalkan teknologi super mahal dan eksklusif. Kombinasi antara teknologi profesional dan perangkat komersial seperti GoPro dan smartphone sudah menjadi pemandangan biasa. Semua alat ini dipilih karena tugasnya masing-masing, dari yang super teknis sampai yang simpel buat catatan harian.
Ke Depan, NASA dan Nikon Siapkan Kamera Spesial Khusus Bulan!
Nah, kabar paling wah buat para pecinta fotografi dan antariksa adalah kolaborasi jangka panjang antara NASA dan Nikon. Keduanya kini tengah serius mengembangkan sistem kamera khusus yang diberi nama Handheld Universal Lunar Camera (HULC). Kamera ini didasarkan pada bodi Nikon Z9 yang tadi kita bahas.
Tapi jangan bayangkan Z9 biasa, ya! HULC nantinya akan dilengkapi dengan pelindung termal yang super canggih untuk menghadapi suhu ekstrem di permukaan Bulan. Juga dilapisi pelindung radiasi ekstra. Bayangkan, di Bulan suhu bisa melonjak drastis dari panas membakar sampai dingin membekukan dalam waktu singkat. Kamera ini dipersiapkan untuk menghadapi semua itu dan rencananya akan dijejalkan pada misi Artemis berikutnya. Siap-siap lihat foto-foto Bulan dengan kualitas gila dari kamera ini!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










