Dentmas.id – Dunia desain visual kembali bergetar! Pasalnya, pada Selasa (1/9/2026) kemarin, Google secara resmi meluncurkan senjata baru mereka yang diberi nama Google Pics. Layanan terbaru yang mengusung kecerdasan buatan (AI) ini langsung menjadi perbincangan hangat karena kemampuannya yang luar biasa. Dengan Google Pics, pengguna sekarang bisa membuat dan mengedit berbagai konten visual hanya dengan mengandalkan perintah teks alias prompt. Bayangkan betapa mudahnya, kamu tinggal mengetik apa yang diinginkan, dan dalam sekejap, hasil visual pun muncul!
Untuk memudahkan imajinasi, kita bisa membayangkan Google Pics sebagai versi upgrade dari kemampuan pembuatan gambar AI Nano Banana yang selama ini sudah dikenal di chatbot Gemini. Namun, yang membedakan adalah kali ini fitur canggih tersebut dibawa langsung masuk ke dalam ekosistem Google Workspace. Dengan begitu, proses kreatif menjadi lebih mulus tanpa perlu bolak-balik aplikasi.
Bayangkan skenario ini: ketika kamu sedang asyik menyusun laporan di Google Docs atau merancang presentasi menawan di Google Slides, kamu tidak perlu lagi repot-repot membuka tab baru atau berpindah aplikasi hanya untuk mencari atau mengedit gambar. Cukup pilih gambar yang sudah ada di dokumen atau slide-mu, lalu aktifkan fitur AI dari Google Pics. Semua proses editing bisa terjadi di tempat yang sama, tanpa gangguan, dan pastinya lebih cepat!
Bicara soal kemampuan, Google Pics ternyata membawa fitur editing yang sangat lengkap. Mulai dari menciptakan gambar baru sesuai deskripsi, mengganti objek tertentu di dalam foto, hingga mengubah atau bahkan menerjemahkan teks yang menjadi bagian dari gambar. Semua ini bisa dilakukan dengan mudah, sehingga pekerjaan desain yang biasanya memakan waktu berjam-jam kini bisa rampung hanya dalam hitungan menit.
Dengan rentang fitur yang begitu luas, tidak berlebihan jika kita menyebut Google Pics sebagai jawaban tegas Google terhadap dominasi Canva yang selama ini sudah lebih dahulu menawarkan kemudahan serupa di platform-nya. Kini, persaingan di ranah desain berbasis AI kian memanas, dan Google jelas tidak ingin ketinggalan.
Edit Gambar Pakai Prompt, Semudah Membalik Telapak Tangan!
Di balik kecanggihan Google Pics, terdapat kekuatan model andalan bernama Nano Banana yang menjadi mesin penggerak pembuatan dan pengeditan gambar. Meskipun Google masih enggan membeberkan detail versi spesifik yang dipakai, yang jelas performa model ini sudah teruji dan siap membantu pekerjaan kreatif pengguna.
Cara kerjanya sangat simpel dan intuitif. Pengguna tinggal mengetik prompt atau deskripsi tentang visual yang mereka inginkan. Misalnya, “buatkan gambar pemandangan pantai dengan matahari terbenam berwarna jingga”. Dalam waktu singkat, Google Pics akan menyajikan beberapa alternatif gambar sekaligus dari satu perintah tersebut. Dengan begitu, pengguna memiliki kebebasan memilih hasil yang paling sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka.
Tak hanya membuat dari awal, kemampuan editing-nya pun patut diacungi jempol. Pengguna bisa mengambil foto atau gambar yang sudah dimiliki, lalu mengedit bagian-bagian tertentu dengan instruksi teks yang spesifik. Ingin mengubah warna baju di foto? Ganti latar belakang? Atau tambahkan elemen dekoratif? Cukup tulis perintahnya, dan AI akan bekerja secara otomatis.
Salah satu fitur andalan yang sangat membantu adalah Object Segmentation. Berkat fitur ini, Google Pics mampu mengenali dan memisahkan objek-objek yang ada di dalam sebuah gambar secara cerdas. Sebagai ilustrasi, bayangkan kamu memiliki foto ruangan yang di dalamnya terdapat sebuah kursi. Nah, kursi tersebut bisa dipilih secara terpisah, lalu dipindahkan ke posisi lain, diperbesar ukurannya, dihapus sama sekali, atau diubah bentuk dan warnanya. Semua perubahan ini terjadi tanpa memengaruhi atau merusak bagian lain dari gambar, sehingga hasil akhir tetap terlihat alami dan profesional.
Bahkan, untuk memberikan arahan yang lebih jelas, pengguna bisa menyematkan komentar berbentuk teks pada area tertentu di gambar. Komentar ini berfungsi sebagai catatan untuk menjelaskan perubahan apa yang diinginkan. Yang lebih menarik lagi, beberapa permintaan perubahan bisa diajukan sekaligus dalam satu kali perintah. Misalnya, “ubah warna kursi menjadi merah, pindahkan ke sudut kanan, dan perbesar ukuran meja”. Google Pics akan mengeksekusi semua instruksi tersebut secara bersamaan!
Fitur pelengkap lainnya adalah crop atau pemotongan gambar, yang memungkinkan penyesuaian ukuran sesuai kebutuhan konten, baik itu untuk keperluan web, media sosial, cetak, atau berbagai format digital lainnya. Selain itu, bagi yang membutuhkan kualitas gambar tinggi, Google Pics menyediakan opsi peningkatan resolusi atau upscale hingga mencapai kualitas 2K atau bahkan 4K. Dan jika hasil akhir dari semua proses editing ternyata tidak sesuai harapan, jangan khawatir! Ada opsi untuk mengembalikan perubahan ke keadaan semula, sehingga eksperimen desain bisa dilakukan tanpa rasa takut.
Teks dalam Gambar Bisa Diedit dan Diterjemahkan, Keren Abis!
Keistimewaan Google Pics tidak berhenti di situ. Fitur lain yang sangat inovatif adalah kemampuan untuk mengedit teks yang sudah menjadi bagian integral dari sebuah gambar. Fitur yang dinamai In-image Text Editing and Translation ini membuka peluang baru bagi para desainer dan kreator konten.
Dengan fitur ini, pengguna bisa mengganti kata-kata, memformat ulang tata letak tulisan, atau bahkan menerjemahkan seluruh teks dalam gambar tanpa harus membuat ulang desain dari awal. Ini adalah terobosan besar! Google pun menjamin bahwa sistem canggih ini mampu mempertahankan tampilan desain asli dan gaya font yang digunakan. Jadi, hasil akhirnya akan tetap rapi dan konsisten.
Ambil contoh konkret: kamu memiliki sebuah poster promosi berbahasa Inggris yang sangat bagus desainnya. Tiba-tiba, kamu membutuhkan versi bahasa Indonesia, atau mungkin bahasa dengan huruf non-Latin seperti Korea, Jepang, atau Arab untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Biasanya, ini akan menjadi pekerjaan rumah yang merepotkan karena harus menghapus teks lama dan mengetik ulang semuanya dari nol. Namun, dengan Google Pics, teks di dalam poster tersebut dapat diterjemahkan secara langsung dan otomatis. Bayangkan betapa banyak waktu dan tenaga yang bisa dihemat!
Semua kemudahan spektakuler ini bisa dinikmati langsung di dalam lembar kerja Google Docs atau Google Slides. Integrasi yang mulus ini memastikan alur kerja tetap efisien. Untuk pengguna yang lebih ekstensif, integrasi dengan Google Drive dikabarkan akan menyusul dalam waktu dekat, sehingga akses ke berbagai file gambar akan semakin praktis.
Selain terintegrasi erat dengan Google Workspace, Google Pics juga hadir sebagai aplikasi mandiri yang berdiri sendiri. Ini berarti pengguna bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja. Dengan aplikasi ini, kamu bisa membuat gambar baru dari prompt, mengimpor gambar dari komputer pribadi, mengambil file dari Google Drive, atau bahkan memanfaatkan koleksi foto di Google Photos untuk kemudian diedit dengan kecanggihan AI.
Siapkan Dompet untuk Nikmati Google Pics!
Namun, perlu diingat bahwa semua kemewahan fitur ini tidak sepenuhnya gratis. Untuk bisa menjajal dan merasakan langsung kemampuan dahsyat Google Pics, pengguna diharuskan berlangganan paket berbayar. Beberapa opsi langganan yang disebutkan antara lain Google AI Pro, Google AI Ultra, atau paket Google Workspace Business. Informasi ini dihimpun langsung dari laporan Tech Crunch, sehingga dapat dipastikan keakuratannya.
Dengan langkah strategis ini, Google tidak hanya menawarkan alat desain, tetapi juga mengajak para profesional dan kreator untuk beralih ke ekosistem yang lebih terintegrasi dan canggih. Pertanyaannya sekarang, apakah Canva akan mampu mempertahankan penggunanya, atau justru Google Pics yang akan menjadi raja baru di dunia desain visual berbasis AI? Kita tunggu saja kejutan selanjutnya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










