dentmas.id
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
dentmas.id
No Result
View All Result
Home Technologi

Nutanix Enterprise AI 2.8 dan NKP 2.19, Paket Lengkap Infrastruktur AI untuk Perusahaan

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
Agustus 31, 2026
in Technologi
0
Xiaomi 18 Dikabarkan Bawa Lagi Desain Transparan, Terakhir Muncul 6 Tahun Lalu
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dentmas.id – Dunia teknologi cloud kembali dihebohkan dengan perilisan terbaru dari Nutanix. Perusahaan yang sudah malang melintang di bidang infrastruktur cloud ini baru saja mengumumkan kehadiran Nutanix Enterprise AI (NAI) 2.8, sebuah platform yang dirancang untuk memudahkan perusahaan dalam menjalankan dan mengelola kecerdasan buatan, termasuk teknologi agentic AI yang sedang naik daun.

Yang menarik, NAI 2.8 kini sudah tersedia untuk umum alias general availability. Tidak berhenti di situ, Nutanix juga sekaligus memperkenalkan Nutanix Kubernetes Platform (NKP) 2.19 yang kabarnya akan segera hadir dalam waktu dekat. Dua produk strategis ini menjadi bagian dari pengembangan besar-besaran Nutanix Cloud Platform (NCP) yang mengusung arsitektur dual-native.

RELATED POSTS

Table of Contents

Toggle
    • Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?
    • XLSmart Naikkan Anggaran Investasi Jadi Rp 20 Triliun Demi Perluas Jaringan Luar Jawa
  • Fitur Andalan NAI 2.8 yang Wajib Dilirik
  • Private Inference dan LoRA: Kustomisasi AI Jadi Lebih Mudah
  • Keamanan AI Diperketat untuk Cegah Rogue AI
  • NKP 2.19: Platform Kubernetes yang Semakin Matang
  • Dukungan Storage dan Program Mitra

Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?

XLSmart Naikkan Anggaran Investasi Jadi Rp 20 Triliun Demi Perluas Jaringan Luar Jawa

Lantas, apa sih istimewanya arsitektur dual-native ini? Sederhananya, pendekatan ini memungkinkan perusahaan menjalankan aplikasi berbasis virtual machine (VM) dan container secara berdampingan tanpa harus pusing memilih salah satu. Padahal selama ini, banyak perusahaan masih berkutat dengan dilema antara menggunakan VM atau container untuk menjalankan beban kerja mereka.

Nah, bagi yang belum tahu, perbedaan mendasar antara VM dan container terletak pada cara keduanya menjalankan aplikasi. VM menjalankan aplikasi beserta sistem operasi virtualnya sendiri, sehingga membutuhkan sumber daya yang jauh lebih besar. Sementara container menjalankan aplikasi dalam lingkungan yang terisolasi, tetapi tetap berbagi sistem operasi dengan server utama. Alhasil, container jauh lebih ringan dan cepat dijalankan.

Menurut penjelasan dari pihak Nutanix, pendekatan dual-native ini menjadi sangat krusial karena faktanya banyak perusahaan saat ini masih menjalankan aplikasi dan menyimpan data di berbagai jenis lingkungan yang berbeda-beda. Sebagian masih setia menggunakan VM, sementara yang lain sudah beralih ke container. Perbedaan lingkungan ini kerap menjadi hambatan ketika perusahaan ingin mulai mengadopsi AI, karena mereka harus memindahkan data atau bahkan membuat sistem baru dari nol.

Namun dengan teknologi dual-native, Nutanix mengklaim perusahaan bisa langsung menggunakan AI bersamaan dengan aplikasi dan data yang sudah mereka miliki, tanpa harus membangun ulang seluruh sistem dari awal. Dengan begitu, AI bisa ditempatkan di lingkungan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan, baik itu di VM maupun container.

Fitur Andalan NAI 2.8 yang Wajib Dilirik

Salah satu fitur unggulan yang dibawa oleh NAI 2.8 adalah Agent Gateway yang kini dilengkapi dengan Model Context Protocol (MCP) Gateway yang sudah tersedia secara umum. MCP sendiri merupakan standar yang memungkinkan AI agent terhubung dengan berbagai aplikasi, alat, dan data yang ada di lingkungan perusahaan.

MCP Gateway dari Nutanix berfungsi sebagai pintu masuk yang mengatur seluruh koneksi tersebut. Dengan fitur ini, perusahaan dapat dengan leluasa mengontrol bagaimana AI agent mengakses aplikasi dan data internal mereka. Nutanix juga menyediakan MCP Server untuk NCP yang bisa dimanfaatkan oleh para pengembang untuk membuat aplikasi agentic AI yang dapat mengakses infrastruktur Nutanix secara aman dan terkendali.

Tidak hanya itu, NAI 2.8 juga menghadirkan kemudahan dalam pengelolaan AI dari satu tempat terpusat. Perusahaan kini dapat mengatur agent dan model AI, memantau penggunaan token, serta melihat berbagai metrik penting untuk memantau kinerja sistem AI secara real-time. Semua bisa dilakukan dari satu dashboard yang intuitif dan mudah digunakan.

Private Inference dan LoRA: Kustomisasi AI Jadi Lebih Mudah

Peningkatan signifikan lainnya terdapat pada fitur Private Inference. Fitur ini memungkinkan perusahaan menjalankan AI dan menyesuaikan model AI menggunakan data milik mereka sendiri. Nutanix pun menyediakan dukungan untuk penggunaan beberapa GPU sekaligus agar proses AI dapat berjalan lebih cepat dan efisien.

Yang menarik, NAI 2.8 juga mendukung Parameter-Efficient Fine-Tuning dengan metode Low Rank Adaptation (LoRA). Fitur ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan model AI berukuran kurang dari 8 miliar parameter menggunakan data pribadi perusahaan, dan proses ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan satu GPU saja. Tentu ini kabar baik bagi perusahaan yang ingin mengkustomisasi AI tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk infrastruktur mahal.

Nutanix juga menambahkan dukungan untuk batch inference dan speculative decoding. Menurut pengakuan Nutanix, speculative decoding mampu mempercepat proses pembuatan token saat AI memberikan jawaban hingga 2,5 kali lipat. Caranya cukup cerdik, yaitu dengan menggunakan model AI kecil untuk memperkirakan jawaban terlebih dahulu sebelum model utama memprosesnya. Hasilnya, respons AI menjadi jauh lebih cepat.

Keamanan AI Diperketat untuk Cegah Rogue AI

Nutanix juga tidak main-main dalam urusan keamanan. Mereka secara serius memperkuat sistem keamanan untuk mencegah penggunaan AI yang tidak terkendali atau yang sering disebut rogue AI. NAI 2.8 menyediakan sistem pengaturan akses yang memungkinkan perusahaan menentukan secara spesifik siapa saja yang dapat menggunakan model AI dan sumber daya apa saja yang boleh diakses.

Sistem ini menggunakan prinsip least privilege, yaitu memberikan akses secukupnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Dengan demikian, risiko penyalahgunaan AI dapat ditekan seminimal mungkin.

Selain itu, NAI 2.8 juga mendukung penggunaan NVIDIA NIM di lingkungan air-gapped. Lingkungan ini merupakan sistem yang sengaja dipisahkan dari jaringan luar untuk meningkatkan keamanan, sehingga sangat cocok untuk perusahaan dengan kebijakan keamanan yang ketat.

Thomas Cornely, Executive Vice President Product Management Nutanix, menegaskan bahwa perusahaan tidak seharusnya perlu membangun ulang sistem yang sudah digunakan hanya untuk menerapkan AI. “Melalui arsitektur dual-native, pelanggan dapat menghadirkan AI langsung ke aplikasi dan data yang sudah ada,” ujar Cornely dalam keterangan resmi yang diterima, Minggu (30/8/2026).

Ia menambahkan bahwa pendekatan ini memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai jenis pekerjaan menggunakan infrastruktur yang sesuai, dengan pengelolaan yang tetap konsisten di semua lini.

NKP 2.19: Platform Kubernetes yang Semakin Matang

Selain NAI 2.8, Nutanix juga akan menghadirkan NKP 2.19 yang ditujukan untuk membantu perusahaan mengelola aplikasi yang berjalan menggunakan container. Platform ini membawa fitur baru bernama NKP Metal, yang dirancang untuk mempermudah pemasangan dan pengelolaan Kubernetes pada server fisik.

Fitur ini dapat membantu mengotomatiskan pemasangan sistem operasi, firmware, dan container secara terintegrasi. Nutanix juga menyediakan penyimpanan data yang terintegrasi dengan baik. Untuk perusahaan yang masih menggunakan virtualisasi, NKP tetap dapat berjalan di atas Nutanix AHV dengan mulus.

Jika digunakan bersama Nutanix Flow, sistem ini dapat membantu mengisolasi AI agent dari bagian lain dalam jaringan. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi risiko serangan dan mencegah penyebaran serangan ke sistem lain yang lebih luas.

NKP 2.19 juga akan memiliki AI Applications Catalog yang berisi berbagai perangkat lunak AI dan machine learning yang sudah disiapkan untuk digunakan, seperti Kubeflow, Milvus, dan Slurm. Nutanix juga menyiapkan dukungan terhadap berbagai GPU yang telah divalidasi serta sistem pembagian sumber daya yang fleksibel untuk kebutuhan AI.

Yang menarik, NKP telah memperoleh sertifikasi dari Cloud Native Computing Foundation (CNCF) sebagai platform yang memenuhi standar untuk menjalankan kebutuhan AI berbasis Kubernetes. Ini menjadi bukti komitmen Nutanix dalam menghadirkan solusi enterprise-grade yang terpercaya.

Dukungan Storage dan Program Mitra

Untuk mendukung kebutuhan penyimpanan data AI, Nutanix Unified Storage (NUS) juga telah memperoleh sertifikasi Nvidia-Certified Storage tingkat enterprise. NUS dirancang untuk mengirim data ke GPU dengan cepat sehingga GPU dapat digunakan secara maksimal ketika menjalankan beban kerja AI.

Selain produk, Nutanix juga meluncurkan sejumlah program untuk mitra. Salah satunya adalah Powered by Nutanix: Verified Services, yang membantu mitra membangun layanan cloud dan AI untuk pelanggan mereka. Nutanix juga membuat Service Provider Central (SP Central) tersedia secara umum. Platform ini memungkinkan penyedia layanan mengelola berbagai pelanggan dalam satu sistem dan menawarkan layanan infrastruktur, cloud-native, hingga AI dengan lebih efisien.

Menurut Nutanix, layanan tersebut memberikan keleluasaan bagi penyedia layanan untuk menentukan lokasi dan model lisensi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan. Di sisi lain, Nutanix mengutip laporan Gartner yang menyebut 55 persen perusahaan diperkirakan akan memindahkan seluruh workload mereka dari VMware ke solusi infrastruktur alternatif pada 2029.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Teknologi
ShareTweetPin
felixhendy555@gmail.com

[email protected]

Related Posts

Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?

Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?

by [email protected]
Oktober 17, 2026
0

Dentmas.id - Belakangan ini, beberapa pabrikan smartphone raksasa mendadak bikin gebrakan besar lewat peluncuran lini gawai tercanggih mereka di pasaran....

XLSmart Naikkan Anggaran Investasi Jadi Rp 20 Triliun Demi Perluas Jaringan Luar Jawa

XLSmart Naikkan Anggaran Investasi Jadi Rp 20 Triliun Demi Perluas Jaringan Luar Jawa

by [email protected]
Oktober 17, 2026
0

SOLO, Dentmas.id — Sebuah langkah yang sangat mengejutkan datang dari operator seluler raksasa Tanah Air, XLSmart, yang secara tiba-tiba membocorkan...

Ikuti Langkah Samsung, SK Hynix Resmi Uji Ketahanan Chip Memori di Luar Angkasa

Ikuti Langkah Samsung, SK Hynix Resmi Uji Ketahanan Chip Memori di Luar Angkasa

by [email protected]
Oktober 16, 2026
0

Dentmas.id – Dunia teknologi global mendadak heboh dan gempar setelah Negeri Ginseng, Korea Selatan, secara mengejutkan meluncurkan chip memori canggih...

Oppo Resmikan ColorOS 17: Bawa Fitur AI Canggih dan Jaminan Performa 6 Tahun

Oppo Resmikan ColorOS 17: Bawa Fitur AI Canggih dan Jaminan Performa 6 Tahun

by [email protected]
Oktober 15, 2026
0

Dentmas.id - Raksasa teknologi Oppo secara mengejutkan merilis antarmuka terbarunya, ColorOS 17, dalam sebuah panggung perhelatan global yang sangat megah...

Gboard Kurukuru: Keyboard Vertikal Berputar Hasil Eksperimen Desain Google Jepang

Gboard Kurukuru: Keyboard Vertikal Berputar Hasil Eksperimen Desain Google Jepang

by [email protected]
Oktober 15, 2026
0

Dentmas.id - Tim pengembang Google Jepang baru saja berhasil membuat heboh seluruh jagat teknologi dunia setelah secara resmi memperkenalkan sebuah...

Next Post
Xiaomi 18 Dikabarkan Bawa Lagi Desain Transparan, Terakhir Muncul 6 Tahun Lalu

Samsung Perkenalkan Odyssey G6 dengan Refresh Rate 1.100 Hz di Gamescom 2026

Xiaomi 18 Dikabarkan Bawa Lagi Desain Transparan, Terakhir Muncul 6 Tahun Lalu

Claude Resmi Terhubung dengan Salesforce, Bantu Tim Penjualan Kelola Data Lebih Efisien

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Konsep Otomatis

Putusan Pengadilan AS: Qualcomm Menang Lawan Arm Meski Ganti Rugi Hanya 2 Dolar

Oktober 17, 2026
Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?

Baterai Silicon Carbon Geser Li-Ion di HP Flagship, Apa Saja Kelebihannya?

Oktober 17, 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapshot Data: Solusi Keren untuk Jaga Data Kamu!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simbol 5G, LTE, 4G, H+, 3G, G di Sinyal HP, Ini Maknanya untuk Pengalaman Internet Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Kemkomdigi 2026: Fokus pada Tiga Pilar Digital untuk Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutorial reset mikrotik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 PGSoft vs Pragmatic Play Siapa Raja Slot Online Tahun Ini 7 Game PGSoft Paling Populer dari Mahjong Ways hingga Wild Bandito Gate of Olympus vs Mahjong Ways Duel Slot Legendaris yang Wajib Kamu Tahu Rahasia Grafis Mewah PGSoft yang Bikin Pemain Betah Berlama lama 10 Game Pragmatic Play dengan Fitur Bonus Paling Menggila RTP Volatilitas Dan Gaya main Panduan Lengkap PGSoft Pragmatic Sweet Bonanza sampai Starlight Princess Evolusi Game Pragmatic yang Tak Pernah Sepi PGSoft untuk Pemula Cara Memilih Game Sesuai Gaya Main 5 Slot Pragmatic yang Cocok untuk Main Santai Tanpa Ribet Masa Depan Slot Online Inovasi PGSoft dan Pragmatic Play di 2026 Bukan Cuma Jackpot 7 Alasan Slot PGSoft Pragmatic Play Bikin Nagih Dari Scatter ke Free Spin Bedah Mekanisme Bonus PGSoft vs Pragmatic Play 5 Mitos Slot Online yang Sering Bikin Pemain Salah Paham PANDUAN Main Di HP pgsoft Atau Pragmatic Yang Lebih Nyaman Jam RTP atau Keberuntungan Menakar Pola Main di Dua Provider Raksasa 7 Slot Bertema Petualangan Terbaik dari PGSoft dan Pragmatic Play Ketika Grafis Ketemu Matematika Rahasia Slot yang Enak Dimainkan Duel Provider 2026 Inovasi Fitur yang Bakal Jadi Tren Slot Berikutnya Dari Klasik sampai Megaways Evolusi Gaya Slot Pragmatic Play Checklist Sebelum Main 8 Hal Wajib Dilihat di Slot PGSoft Pragmatic TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT Integrasi Vision Transformers OpenAI Akselerasi Simulasi Probabilitas Multi Reel Terobosan Arsitektur Sora Generatif Game Gulungan Daring Starlight Princess Implementasi DeepSeek V3 Mekanisme Paylines Dinamis Gates of Olympus Sinergi Komputasi Kuantum Google Quantum AI Sinyal Pembayaran Sugar Rush 1000 Model Bahasa Penalaran Claude 3 5 Sonnet Struktur Kerapatan Scatter Mahjong Ways Pemrosesan Neural Network NVIDIA Blackwell Dinamika Cascading Lucky Neko Pemanfaatan Model Difusi Runway Gen 3 Sticky Wild Wild West Gold Riset Terapan xAI Grok 2 Lonjakan Frekuensi Multiplier Mahjong Ways 2 Algoritma Deep Reinforcement Learning DeepMind Stabilitas Tumble Sweet Bonanza Penerapan Sistem Inferensi Meta LLaMA 3 3 Paylines Wild Bounty Showdown Transformasi Model Matematika Anthropic Ritme Transisi Starlight Princess 1000 Adopsi Jaringan Sparse Autoencoder MIT Distribusi Gates of Olympus 1000 Terobosan Komputasi Kognitif Microsoft Copilot Anomali Mahjong Wins 3 Analisis Prediktif AI Kausal OpenAI Fluktuasi Simbol Fruit Party Pemanfaatan Framework Qwen 2 5 Alibaba Cloud Titik Jenuh Buffalo King Megaways Eksplorasi Model Prediksi Dinamis Mistral Large Pola Scatter Madame Destiny Megaways Penerapan Vision Language AI Generasi Baru Variasi Simbol Emas Caishen Wins Rekonstruksi Stokastik Arsitektur AI Gemini 1 5 Pro The Dog House Megaways Pemanfaatan Algoritma Self Supervised Learning Stanford Treasures of Aztec Integrasi Edge AI Apple Intelligence Pola Pecahan Rise of Olympus Mengenal PG Soft Profil Pengembang Game Digital Asal Asia Sejarah DAN Perjalanan PG Soft Di Industri Game Online 10 GAME Paling POPULER Buatan PG Soft Dan Karakteristiknya Analisis Grafis dan Animasi dalam Game PG Soft Inovasi Teknologi dan Mekanisme permainan Di PG Soft Memahami RTP Volatilitas dan Fitur Bonus di Game PG Soft Tren Tema dan Desain Visual Game PG Soft dari Tahun ke Tahun PG Soft vs Pengembang Game Lain Perbandingan Kualitas dan Inovasi DAMPAK PG soft Terhadap Industri Hiburan Digital Dan mobile Gaming Prospek dan Tantangan PG Soft di Masa Depan PRAGMATIC play Vs PG Soft Siapa Lebih berani Bereksperimen Dengan Mekanik Bonus Anatomi RTP Hit Frequency dan Volatilitas Kenapa Dua Slot Terasa Beda Meski Angkanya Mirip Rahasia DESAIN Mobile PG soft Portrait Mode One Handed Play Dan Psikologi Layar Sentuh Dari Zeus ke Mahjong Simbolisme yang Menjual Pragmatic PG Soft di Pasar Global Scatter Multiplier dan Ante Bet evolusi Fitur Pragmatic YANG Mengubah cara Orang Main Sound Haptik di Slot PG Soft Membangun Adrenalin Tanpa Harus Menang Turnamen Mission dan Leaderboard CARA Provider Membuat Slot Terasa Seperti Esports Audit Sertifikasi dan Regulasi Apa yang Sebenarnya Diuji dari Game Pragmatic PG Soft Mystery Progressive dan Fixed Jackpot Matematika Harapan di Balik Hadiah Besar Masa Depan Slot Pragmatic PG Soft Cloud VR AI dan Personalisasi Real Time
dentmas

Dentmas.id adalah portal informasi digital yang menyajikan berbagai konten edukatif, informatif, dan menghibur. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita terkini, panduan praktis, serta ulasan teknologi dan hiburan yang relevan dengan perkembangan zaman.

CATEGORY

  • ai
  • Aplikasi
  • Esports
  • Game
  • News
  • rekomendasi
  • Review
  • Technologi
  • Tutorial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Partner Kita

aatoto
Mposakti
MOTOSLOT
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Dentmas.id

No Result
View All Result
  • Homepages
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game

© 2025 Dentmas.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In