Dentmas.id – Dalam aksi nyata yang bikin decak kagum, raksasa teknologi ZTE Corporation (ZTE) baru aja mengukir prestasi hijau yang sangat inspiratif! Pasalnya, perusahaan perangkat jaringan dan telekomunikasi ini baru saja menanam 500 pohon mangrove di kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Dengan penuh semangat, President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, menegaskan bahwa penanaman ini merupakan hasil dari program keberlanjutan lingkungan terbaru mereka yang punya nama keren, “One Tree, One Future”. “Program ini merupakan wujud nyata dari komitmen ZTE untuk melindungi bumi dan membangun masa depan yang berkelanjutan,” tegas Richard dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu (18/10/2025). Selain itu, Richard juga menambahkan, “Melalui kolaborasi dengan komunitas lokal dan pengelola ekowisata, kami berharap setiap pohon yang ditanam menjadi simbol harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.”
Dari Tanam Pohon Hingga Perkuat Pesisir Jakarta
Hebatnya lagi, ZTE tidak hanya menanam begitu saja; mereka menanam 500 pohon mangrove ini di area seluas 14.674 meter persegi yang berada di dalam kawasan Ekowisata Mangrove PIK. Jenis mangrove yang mereka pilih pun bukan sembarangan, melainkan jenis Rhizophora yang terkenal kokoh. Pada akhirnya, fungsi utama dari penanaman ini tentu saja untuk memperkuat sekaligus melindungi ekosistem pesisir Jakarta dari ancaman erosi dan intrusi air laut yang semakin mengkhawatirkan. Bahkan, ekosistem mangrove yang sehat ini nantinya akan menjadi habitat ideal bagi berbagai biota laut, mulai dari kepiting, udang, hingga berbagai jenis ikan. Dengan demikian, selain melindungi garis pantai, ZTE secara tidak langsung juga turut melestarikan keanekaragaman hayati laut Indonesia.
Kurangi Jejak Karbon, ZTE Serius Lawan Perubahan Iklim
Tidak berhenti di situ, Mereka juga dengan percaya diri mengeklaim bahwa ratusan pohon ini dapat memberikan dampak nyata terhadap mitigasi perubahan iklim. Bayangkan saja, sebanyak 500 pohon ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 4.000 kilogram CO2e (karbon dioksida ekuivalen)! Oleh karena itu, aksi ini bukan sekadar penghijauan biasa, melainkan sebuah langkah strategis melawan pemanasan global. Sebagai perbandingan, jumlah penyerapan karbon ini setara dengan emisi yang dihasilkan dari 900.000 km perjalanan mobil konvensional! Selain menyerap karbon, hutan mangrove juga berperan penting sebagai penyimpan karbon biru yang efektif, bahkan lebih efisien dibandingkan hutan tropis daratan.
Yang membuat inisiatif ini semakin solid, ZTE secara cerdas menggandeng organisasi nirlaba yang fokus pada konservasi hutan dan lingkungan di Indonesia, yaitu Lindungi Hutan. Bahkan, pengelola ekowisata dan komunitas lokal juga turut serta dalam kolaborasi ini. Sebagai hasilnya, mereka bersama-sama akan memastikan pengelolaan yang berkelanjutan serta pemantauan jangka panjang terhadap program “One Tree, One Future”. Dengan demikian, program ini tidak hanya mewujudkan keberlanjutan lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat mendorong kegiatan sosial-ekonomi seperti pendidikan lingkungan, wisata keluarga, dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan mangrove. Misalnya, masyarakat lokal akan dilibatkan secara aktif dalam kegiatan pemeliharaan dan monitoring pertumbuhan mangrove, sehingga menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan.
Lebih Dari Sekadar Program: Komitmen Global ZTE
Sebagai informasi tambahan yang bakal bikin kamu makin respect, program penanaman pohon mangrove ini sebenarnya merupakan salah satu bagian dari strategi global ZTE yang dijuluki “Green Digital Path”. Strategi cemerlang ini bertujuan mengurangi emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi energi lintas industri. Lebih dari itu, inisiatif ini juga secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, khususnya dalam pelestarian ekosistem dan pemberdayaan komunitas lokal. Bahkan, ZTE telah mengalokasikan dana khusus untuk pengembangan teknologi ramah lingkungan dalam operasional perusahaan mereka. Mereka pun secara konsisten menggunakan material daur ulang dalam produk-produk terbaru mereka.
Komitmen ZTE terhadap lingkungan ternyata sudah diakui secara global, lho! Sebagai buktinya, target jangka pendek dan jangka panjang ZTE untuk mencapai net-zero (nol emisi karbon) telah divalidasi oleh SBTi (Science Based Targets initiative). Alhasil, perusahaan ini menjadi salah satu yang target net-zero-nya telah diakui oleh lembaga pengukur misi dan target pengurangan emisi gas rumah kaca terpercaya. Selain itu, ZTE juga berhasil masuk dalam CDP A List pada tahun 2023 dan 2024. Daftar prestisius ini tentu saja hanya berisi berbagai perusahaan yang dinilai berhasil dan konsisten mengimplementasikan kebijakan ramah lingkungan dan transparansi dalam pelaporan iklim. Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi ZTE sebagai pelopor teknologi yang bertanggung jawab terhadap masa depan planet kita.
Ke depannya, ZTE bertekad memperluas dampak positif dari inisiatif keberlanjutan ini. Melalui misi “Tech for Good”, ZTE berharap dapat menghadirkan teknologi yang tidak hanya mendorong kemajuan digital, tetapi juga membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan. Mereka berencana akan memperluas program penanaman mangrove ke berbagai wilayah pesisir Indonesia lainnya. Bahkan, ZTE sedang mengembangkan teknologi IoT untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan mangrove secara real-time. Jadi, bisa dibilang ZTE sedang membuktikan bahwa teknologi dan alam bisa berjalan beriringan! Inisiatif inspiratif ini patut kita dukung bersama untuk menciptakan bumi yang lebih hijau dan masa depan yang lebih cerah untuk generasi mendatang.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










