Dentmas.id – Siap-siap merogoh kocek lebih dalam! Pasalnya, sejumlah smartphone (HP) Xiaomi di Indonesia justru mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan di tahun 2026 ini. Sebagai contoh, Xiaomi 15T Pro saat ini harus Anda beli seharga Rp 10,5 juta, atau naik fantastis sebesar Rp 500.000 dari harga peluncurannya yang ‘hanya’ Rp 10 juta. Lantas, apa penyebabnya? Secara mengejutkan, Country Director Xiaomi Indonesia, Wentao Zhao, akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait fenomena kenaikan harga ini.
Perlu Anda ketahui, meski tidak menyebutkan secara gamblang pengaruh fenomena kelangkaan memori (RAM) global, Wentao justru mengungkapkan bahwa kenaikan harga HP Xiaomi di Indonesia ternyata dipengaruhi oleh berbagai faktor kompleks. “Beberapa faktor kunci ini meliputi fluktuasi nilai tukar mata uang yang tak menentu, perubahan ketentuan pajak dan regulasi, kenaikan biaya logistik dan distribusi, serta kondisi operasional yang unik di setiap pasar,” jelas Wentao melalui pesan singkat yang berhasil kami terima, Rabu (14/1/2026).
Lebih lanjut, Wentao melanjutkan bahwa pihaknya menilai kenaikan harga ini sebagai sesuatu yang cukup wajar. Bagaimana tidak, dinamika pasar global terus berubah dengan cepat. Oleh karena itu, Xiaomi secara berkala terpaksa melakukan peninjauan harga agar selalu mampu mencerminkan kondisi riil pasar sekaligus mendukung investasi berkelanjutan untuk kualitas produk dan inovasi. Meski demikian, Wentao menegaskan dengan tegas bahwa Xiaomi tetap berpegang teguh pada prinsip menghadirkan produk dengan harga jujur dan nilai terbaik bagi konsumen.
“Setiap penyesuaian harga selalu kami lakukan dengan pertimbangan matang terhadap dinamika pasar lokal, ekspektasi konsumen, serta peta persaingan yang ketat. Tujuannya jelas, agar produk kami tetap menawarkan keseimbangan optimal antara performa tinggi, kualitas teruji, dan keterjangkauan,” tambah Wentao. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Wentao tidak memberikan jawaban pasti mengenai apakah harga beberapa HP Xiaomi yang naik ini akan turun dalam waktu dekat. Namun biasanya, harga sebuah HP baru akan mengalami penurunan jika model terbaru atau generasi penerusnya sudah dirilis ke pasar.
Bos Xiaomi Global Sudah Beri Sinyal! Kenaikan Harga Dipicu Demam AI
Nah, ternyata di balik kenaikan harga di Indonesia, bos Xiaomi global sebenarnya sudah memberikan kisi-kisi mengenai hal ini sejak tahun lalu. Dalam sebuah konferensi pers yang menggemparkan, Presiden Xiaomi, Lu Weibing dengan terbuka mengatakan perusahaannya akan menaikkan harga smartphone yang dipasarkan pada tahun 2026. Kebijakan mengejutkan ini mereka ambil karena dipicu oleh melonjaknya harga chip memori di pasar global, yang seiring dengan lonjakan permintaan gila-gilaan untuk server kecerdasan buatan (AI).
“Saya memprediksi tekanan pada tahun depan akan jauh lebih berat dibanding tahun ini,” tegas Weibing, seperti dikutip dari Reuters. “Secara umum, konsumen mungkin akan mendapati kenaikan harga ecer produk yang cukup besar. Kami terpaksa harus mengatasi sebagian tekanan ini melalui kenaikan harga, walaupun cara ini saja sebenarnya tidak akan cukup untuk mengatasinya,” papar bos Xiaomi tersebut dengan nada serius.
Daftar Kenaikan Mengejutkan! Mulai Entry-Level hingga Flagship Tembus Rp 500.000
Lalu, seberapa besar sih kenaikan harganya? Ternyata, kenaikan harga HP Xiaomi di Indonesia sangat bervariasi. Yang pasti, kenaikan tampaknya terjadi secara merata di berbagai lini, mulai dari seri andalan (flagship) seperti Xiaomi 15T Series, hingga HP murah alias entry-level seperti Redmi A-Series dan Poco C-Series.
Berdasarkan pantauan langsung di situs web resmi Mi.co.id pada Rabu (14/1/2026), kami menemukan fakta bahwa kenaikan harga bervariasi, mulai dari Rp 100.000 hingga yang tertinggi mencapai Rp 500.000! Xiaomi 15T Series rupanya mengalami kenaikan harga paling tinggi dengan selisih Rp 500.000 dari harga peluncurannya. Sebagai contoh, Xiaomi 15T varian 12/256 GB, kini harus Anda beli dengan harga Rp 7,5 juta, naik tajam dari harga peluncuran (launch price) Rp 7 juta.
Kemudian, ada Xiaomi 15T Pro yang kini dibanderol dengan harga fantastis, yakni Rp 10,5 juta, atau naik drastis dari harga awalnya Rp 10 juta. Beralih ke seri Redmi yang populer, Redmi 15C 6/128 GB harganya kini melonjak menjadi Rp 1,75 juta, atau naik Rp 150.000 dari harga awal Rp 1,6 juta. Tak ketinggalan, Redmi A5 4/128 GB kini dibanderol Rp 1,4 juta, setelah mengalami kenaikan cukup besar sebesar Rp 200.000 dari harga peluncuran Rp 1,2 juta.
Seri Poco pun tak luput dari kenaikan. Poco C85 6/128 GB harganya kini menjadi Rp 1,65 juta, naik Rp 100.000 dari Rp 1,55 juta. Bahkan, yang paling mencolok adalah Poco C71 yang sekarang dijual dengan harga Rp 1,4 juta, setelah mengalami kenaikan sangat signifikan sebesar Rp 300.000 dari harga awalnya yang hanya Rp 1,1 juta.
Berikut daftar lengkap HP Xiaomi yang harganya naik per Januari 2026:
- Xiaomi 15T 12/256 GB – Rp 7.499.000 (naik dari Rp 6.999.000)
- Xiaomi 15T 12/512 GB – Rp 7.999.000 (naik dari Rp 7.499.000)
- Xiaomi 15T Pro 12/512 GB – Rp 10.499.000 (naik dari Rp 9.999.000)
- Redmi 15C 6/128 GB – Rp 1.749.000 (naik dari Rp 1.599.000)
- Redmi 15C 8/256 GB – Rp 1.949.000 (naik dari Rp 1.799.000)
- Redmi A5 4/128 GB – Rp 1.399.000 (naik dari Rp 1.199.000)
- Poco C85 6/128 GB – Rp 1.649.000 (naik dari Rp 1.549.000)
- Poco C85 8/256 GB – Rp 1.849.000 (naik dari Rp 1.749.000)
- Poco C71 4/128 GB – Rp 1.399.000 (naik dari Rp 1.099.000)
Jadi, bagi Anda yang berencana membeli smartphone Xiaomi dalam waktu dekat, sebaiknya persiapkan budget ekstra karena kenaikan harga telah terjadi secara menyeluruh.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










