Dentmas.id – Dunia gaming PC baru saja diguncang oleh kehebohan yang luar biasa! Sebuah game berjudul Cinder City berhasil membuat komunitas gamer di seluruh dunia terperangah. Pasalnya, ketika pertama kali muncul di halaman resmi Steam, game ini dengan berani mencantumkan kebutuhan RAM minimum yang sangat mencengangkan, yakni 64 GB! Bayangkan, untuk sekadar memainkan sebuah game, kita harus menyiapkan RAM sebanyak itu. Tentu saja, spesifikasi gila ini langsung menjadi buah bibir di berbagai forum dan media sosial, karena angkanya yang benar-benar di luar nalar.
Gamer Kocar-kacir: Spesifikasi 64 GB Bikin Dompet Menjerit!
Para gamer pun sontak gempar dan saling bertanya-tanya. Kok bisa sih sebuah game membutuhkan RAM sebesar itu? Selama ini, kita terbiasa dengan game-game berat yang meminta RAM 16 GB atau 32 GB saja sudah dianggap luar biasa. Nah, Cinder City ini seolah ingin mengubah standar industri secara drastis. Spesifikasi tersebut menjadi sorotan tajam karena melonjak jauh di atas rata-rata kebutuhan game PC masa kini.
Biasanya, RAM sebesar 64 GB lebih sering kita dengar untuk keperluan workstation kelas atas atau komputer yang digunakan untuk mengolah kecerdasan buatan (AI), bukan untuk sekadar bermain game. Jadi, wajar saja jika para gamer bereaksi dengan sangat heboh. Banyak dari mereka yang langsung mengeluh di media sosial, mengira harus merogoh kocek sangat dalam hanya untuk sekadar bisa menjalankan game ini.
Pengembang Bergerak Cepat: “Maaf, Itu Cuma Salah Ketik!”
Namun, tak lama setelah isu ini menjadi trending topic dan ramai diperbincangkan di mana-mana, pihak pengembang game, yaitu NC, akhirnya angkat bicara. Mereka bergerak cepat untuk mengklarifikasi bahwa informasi mencengangkan tersebut ternyata adalah sebuah kesalahan teknis belaka. Perusahaan dengan tegas menyatakan bahwa persyaratan RAM 64 GB yang sempat muncul di Steam itu tidak benar dan tidak sesuai dengan kenyataan. Setelah dikoreksi, spesifikasi yang direkomendasikan untuk memainkan Cinder City pun telah diperbarui menjadi RAM 32 GB. Wah, meskipun sudah turun setengahnya, angka 32 GB ini tetap tergolong sangat tinggi dan masih di atas rata-rata PC gaming kebanyakan, lho! Jadi, tetap saja game ini bukanlah game ringan yang bisa dimainkan di komputer sembarangan.
Fakta Mengejutkan: Hanya 4% Gamer yang Punya RAM 64 GB!
Sebelum pihak pengembang bergerak melakukan koreksi, Cinder City sempat menyandang predikat sebagai game PC pertama yang berani merekomendasikan RAM 64 GB. Predikat ini sontak membuat publik penasaran dan memicu perdebatan sengit di kalangan gamer. Banyak yang berpendapat bahwa persyaratan seperti itu terlalu berlebihan dan tidak masuk akal. Mereka menganggap game tersebut akan terlalu berat dan tidak ramah bagi kebanyakan pemain yang masih menggunakan komputer dengan spesifikasi standar. Kehebohan ini pun semakin menjadi-jadi karena para gamer khawatir akan muncul tren baru yang memaksa mereka untuk merogoh kocek lebih dalam hanya untuk upgrade perangkat keras.
Fakta menarik terungkap ketika kita melihat data survei perangkat keras terbaru dari Steam. Berdasarkan survei tersebut, ternyata hanya sekitar 4 persen pengguna yang memiliki RAM 64 GB di PC mereka. Wah, sangat minoritas sekali, bukan? Justru sebaliknya, konfigurasi RAM 16 GB masih menjadi yang paling umum dan mendominasi pasar dengan pangsa sekitar 41 persen pengguna. Artinya, jika persyaratan 64 GB itu benar, maka hanya segelintir orang yang bisa menikmati game ini dengan lancar. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang salah dengan spesifikasi yang tertera sebelumnya.
Harga RAM Melambung Tinggi, Gamer Makin Pusing!
Yang membuat daftar spesifikasi game ini semakin membingungkan dan terkesan janggal adalah kebutuhan kartu grafis (GPU) yang justru tidak terlalu tinggi dan tergolong wajar. Cinder City hanya merekomendasikan GPU Nvidia GeForce RTX 4060 dengan VRAM 8 GB, yang kemudian dipadukan dengan prosesor Intel Core i7-12700 atau AMD Ryzen 7 7800X3D. Nah, kalau kita perhatikan, kombinasi GPU dan prosesor ini masih tergolong umum dan banyak dimiliki oleh para gamer. Jadi, sangat aneh jika dengan komponen yang tidak terlalu ekstrem tersebut, game ini tiba-tiba membutuhkan RAM hingga 64 GB. Hal inilah yang membuat banyak pihak menduga keras bahwa persyaratan RAM tersebut murni merupakan kekeliruan administrasi dari pengembang, dan dugaan tersebut akhirnya terbukti benar setelah dikonfirmasi secara resmi.
Kehebohan seputar RAM ini terjadi di saat yang sangat tidak tepat, karena industri PC sedang menghadapi lonjakan harga memori DDR5 di pasar global. Kabar buruknya, harga kit RAM DDR5 64 GB saat ini dibanderol mulai dari 800 dolar AS, atau sekitar Rp 14 jutaan di sejumlah toko luar negeri, seperti yang dirangkum dari TechSpot. Coba bayangkan, untuk membeli RAM saja kita harus merogoh kocek puluhan juta rupiah. Ini tentu menjadi kabar yang sangat menyedihkan bagi para gamer yang ingin upgrade PC mereka.
Lebih parah lagi, konsultan industri memori sekaligus mantan eksekutif Samsung China, Ethan Tan, sebelumnya juga telah memprediksi bahwa harga memori akan terus meroket. Ia memperkirakan bahwa harga memori bakal meningkat sekitar 40 hingga 50 persen pada kuartal III 2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Bahkan, ia memprediksi akan kembali naik sekitar 30 hingga 40 persen lagi pada kuartal IV 2026. Wah, jika prediksi ini benar, maka memiliki PC gaming dengan spesifikasi tinggi akan semakin menjadi mimpi yang mahal bagi banyak orang.
Kapan Rilis? Masih Misteri, Gamer Makin Penasaran!
Hingga saat ini, pihak NC masih belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi untuk Cinder City. Para penggemar pun masih menunggu dengan penasaran kapan mereka akhirnya bisa menjajal game yang sempat membuat geger ini. Spekulasi pun mulai bermunculan di kalangan gamer, ada yang menduga game ini akan rilis tahun depan, ada pula yang menduga akan lebih lama lagi. Yang jelas, meskipun spesifikasi RAM-nya sudah diturunkan, game ini tetap menjadi salah satu game yang paling dinantikan sekaligus paling “berat” di masanya.
Kasus serupa sebenarnya pernah terjadi sebelumnya di industri gaming. Kita masih ingat ketika game 007 First Light sempat merekomendasikan RAM 32 GB. Saat itu, pengembang IO Interactive juga sempat membuat gamer kebingungan. Mereka kemudian menjelaskan bahwa spesifikasi tersebut hanya berlaku jika kita menjalankan game pada pengaturan grafis 4K Ultra. Setelah penjelasan itu, barulah para gamer bisa bernapas lega. Kini, kejadian serupa terulang lagi dengan Cinder City, hanya saja dengan angka yang lebih fantastis.
Nah, buat kamu para gamer yang kepincut dengan Cinder City, bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam jika ingin menikmati game ini dengan lancar. Namun, setidaknya kamu tidak perlu menyiapkan RAM 64 GB lagi seperti yang sempat bikin heboh. Meski begitu, tetap saja spesifikasi 32 GB ini menandakan bahwa game ini akan menjadi salah satu game terberat yang pernah ada. Jadi, apakah PC-mu sudah siap?
Dapatkan juga berita teknologi terbaru hanya di newtechclub.com










