Jakarta, Dentmas.id – Dunia game kembali diguncang kabar besar! Mantan direktur legendaris Capcom, Hideaki Itsuno, secara resmi mengumumkan pembukaan studio game barunya yang sudah lama dinantikan. Yang membuatnya semakin spesial, studio ini berhasil merekrut para veteran papan atas yang sebelumnya terlibat langsung dalam merancang game-game ikonik seperti Devil May Cry dan Street Fighter.
Ternyata, studio game barunya ini bukanlah studio independen biasa, melainkan merupakan divisi Jepang dari Lightspeed Studios, sebuah anak perusahaan raksasa Tencent. Kini, Itsuno dengan bangga memimpin cabang yang berlokasi di Osaka tersebut dengan satu misi yang jelas: mengembangkan sebuah game action triple-A yang spektakuler.
Selanjutnya, pada Selasa lalu, pihak Lightspeed Studios secara terbuka menyampaikan bahwa pembentukan studio ini merupakan bagian integral dari strategi ekspansi global mereka yang sangat ambisius. Seperti dilansir dari VGC, Jumat (29/8/2025), Itsuno sendiri mengungkapkan sebuah fakta menarik bahwa sekitar sepertiga dari 40 karyawan perdana studio barunya adalah para profesional yang direkrut langsung dari Capcom, membawa serta segudang pengalaman berharga.

“Meskipun kami adalah studio baru yang sedang mengerjakan game baru, senang rasanya bisa kembali bekerja sama dengan orang-orang yang saya percaya sepenuhnya, seperti Pak Nakagawa. Saya telah menjalin kolaborasi erat dengannya selama beberapa dekade, tepatnya sejak era Devil May Cry 2, dan dia adalah salah satu anggota inti yang sangat memahami visi dan gaya kerja saya,” ujar Itsuno dengan penuh semangat.

Tak berhenti di situ, selain Toshihiro Nakagawa, ia juga dengan antusias menyebutkan dua nama besar lainnya yang tak kalah hebatnya, yakni Daigo Ikeno dan Naoto Kuroshima yang akrab disapa Bengus. Itsuno bahkan dengan yakin mengklaim bahwa Bengus bukan hanya seorang yang unik, tetapi juga memiliki tingkat pemahaman desain yang sangat tinggi dan sulit ditemukan di tempat lain.

“Pada akhirnya, ini semua tentang rasa percaya dan chemistry yang kuat. Kami sudah saling mengenal dan tahu persis apa yang kami masing-masing inginkan tanpa perlu banyak bicara. Namun, bukan hanya tiga orang ini saja, saya juga dengan sengaja merekrut beberapa talenta lain yang pernah memiliki pengalaman kerja sama yang solid dengan saya di Capcom. Jadi, meskipun secara teknis ini adalah studio baru, sebenarnya saya telah mengumpulkan kembali tim yang sudah terpercaya untuk memastikan game pertama kami sukses besar,” tambahnya menjelaskan strategi timnya.
Selain itu, menurut pandangannya, studio game yang berbasis di Jepang saat ini sangat jarang menerima tantangan besar untuk menciptakan IP AAA yang benar-benar orisinil dari nol. Oleh karena itu, kesempatan emas inilah yang langsung direbut oleh Itsuno dan timnya tanpa ragu untuk membuktikan kemampuan mereka.
kunjungi juga laman berita terbaru di Exposenews.id
Sebagai informasi, Itsuno sendiri sudah tidak diragukan lagi sebagai veteran paling berpengaruh di Capcom. Dirinya merupakan sutradara di balik kesuksesan sejumlah game klasik fenomenal seperti Power Stone, Devil May Cry 3, 4, dan 5, serta Dragon’s Dogma 1 dan 2. Maka dari itu, setiap sepak terjangnya di studio baru ini pasti akan menjadi sorotan utama dan patut dinantikan oleh jutaan fans di seluruh dunia. Sayangnya, hingga saat ini masih belum jelas game seperti apa yang akan ditawarkannya kepada para gamer nantinya, yang pasti game tersebut dijamin akan menjadi gebrakan!










