Jakarta, Dentmas.id — Kabar gembira datang bagi para pelaku bisnis di Indonesia! Hypernet Technologies resmi meluncurkan platform revolusioner bernama Tokenku.ai pada Kamis, 10 September 2026. Platform agregator AI ini hadir sebagai jawaban atas berbagai kegelisahan perusahaan yang ingin mengadopsi kecerdasan buatan tanpa harus menguras kantong.
“Tokenku.ai merupakan suatu solusi, platform yang bisa memberikan jawaban atas bagaimana kita memanage AI dengan lebih efektif, lebih cost efficient, dan pastinya memberikan produktivitas,” ujar CEO Hypernet Technologies, Sudianto Oei, dengan penuh semangat saat peluncuran Tokenku.ai di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Bayangkan saja, selama ini perusahaan yang ingin menggunakan AI harus berlangganan paket penuh dari masing-masing penyedia model. Namun, Tokenku.ai mengubah total permainan tersebut. Melalui platform ini, pelanggan dapat memilih bermacam model AI yang diinginkan untuk menunjang operasional bisnis. Mulai dari Gemini milik Google, GPT dari OpenAI, hingga DeepSeek yang tengah naik daun.
Yang lebih menarik lagi, perusahaan juga bisa menggunakan beberapa model AI untuk suatu divisi sesuai kebutuhan, tanpa perlu membeli paket penuh. Singkatnya, Tokenku.ai memungkinkan bisnis membeli akses ke model AI secara eceran, sesuai kebutuhan. Inilah terobosan yang selama ini dinanti para pelaku usaha!
Menurut Sudianto, Tokenku.ai adalah jawaban atas berbagai masalah yang muncul ketika perusahaan mulai mengadopsi AI secara masif. Masalah tersebut meliputi empat hal. Pertama, pembengkakan biaya langganan. Kedua, penggunaan AI kantor yang bercampur dengan akun pribadi karyawan. Ketiga, risiko kebocoran data rahasia. Keempat, rumitnya tata kelola puluhan model AI sekaligus.
Saat ini, Tokenku.ai menyediakan akses ke lebih dari 120 model AI, termasuk Claude Anthropic, Grok, Qwen Alibaba dan lain sebagainya. Wow, lengkap sekali bukan?
Konsep penggunaannya disederhanakan menjadi tiga langkah, dianalogikan seperti mengisi pulsa atau token listrik. Pertama, Top up — pengguna mengisi saldo ke dalam platform terlebih dahulu, dengan sistem prabayar. Kedua, Target — pengguna memilih model AI (LLM) yang ingin digunakan. Sebagai fitur pembeda, Tokenku.ai memberikan rekomendasi model yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, sehingga tidak perlu selalu memakai model premium jika kebutuhannya sebenarnya bisa dipenuhi model standar yang lebih murah. Ketiga, Trigger — setelah model dipilih, pengguna mendapatkan API key yang tinggal dipasang ke aplikasi atau sistem agentic AI yang sudah dipakai perusahaan.
API key ini bisa dibuat secara terpisah untuk tiap divisi, misalnya IT, finance, atau legal, sehingga tidak perlu berbagi satu akun untuk banyak orang, sekaligus memudahkan pengaturan anggaran dan pemantauan pemakaian per tim.
Bayar Sesuai Pemakaian, Hemat Hingga 76 Persen!
Dalam peluncurannya, Hypernet juga melakukan demonstrasi Tokenku.ai, dengan menunjukkan fitur workspace yang berfungsi layaknya representasi departemen atau tim dalam perusahaan. Dalam contoh yang diperagakan, dibuat sebuah workspace baru untuk tim operasional.
Di dalam workspace tersebut, admin dapat membuat API key dan mengatur alokasi anggaran yang dicontohkan sebesar 100 dollar AS per bulan untuk mencegah pemakaian berlebih. Admin juga melakukan pembatasan model AI yang boleh diakses tim tersebut, misalnya hanya boleh memakai satu model asal AS dan satu model asal China untuk kebutuhan redundansi.
Yang menarik, Tokenku.ai juga memungkinkan pelanggan berganti model AI yang sudah dibeli di platform yang sama sebelumnya. Namun praktik ini akan menyesuaikan jumlah token pelanggan. Platform ini juga dilengkapi fitur Playground, yang memungkinkan pengujian model AI langsung dari dalam dashboard Tokenku.ai tanpa perlu berpindah ke situs penyedia model masing-masing.
Dalam demo tersebut, Hypernet menguji salah satu model AI. Menurut perusahaan, responsnya cukup cepat dan sesuai konfigurasi yang sudah diatur sebelumnya. Dari sisi harga, penggunaan lewat Tokenku.ai diklaim bisa memberi penghematan hingga 76 persen dibanding berlangganan langsung ke masing-masing penyedia model. Tokenku.ai juga menjanjikan promo tambahan pada momen-momen tertentu.
Transaksi di Tokenku.ai sepenuhnya menggunakan mata uang rupiah, sehingga dinilai lebih sesuai dari sisi kepatuhan pajak dibanding berlangganan layanan luar negeri berbasis dollar AS yang selama ini sulit mendapatkan faktur resmi.
Keamanan Data Terjamin, Fokus pada Sektor Prioritas
Soal keamanan data, Tokenku.ai diklaim hanya mengelola aspek penggunaan token, bukan mengakses isi percakapan atau data yang diproses. Pasalnya, lalu lintas data tetap mengalir langsung ke server masing-masing penyedia model AI, bukan melalui server Tokenku.ai. Dengan demikian, kerahasiaan data perusahaan tetap terjaga dengan baik.
Untuk tahap awal, Tokenku.ai akan menyasar sektor-sektor prioritas yang menuntut kepatuhan data dan efisiensi operasional tingkat tinggi, seperti Telekomunikasi, Media, & Teknologi (TMT), Jasa Keuangan, dan Ritel. Tokenku.ai juga berencana memperluas jangkauannya ke lebih banyak sektor secara bertahap di waktu mendatang.
Jadi, tunggu apa lagi? Bagi Anda para pelaku bisnis yang ingin mengadopsi AI secara efisien, hemat, dan aman, Tokenku.ai bisa menjadi jawabannya. Platform ini tidak hanya menawarkan kemudahan akses ke 120 model AI, tetapi juga memberikan fleksibilitas, transparansi, dan penghematan hingga 76 persen. Segera coba dan rasakan sendiri manfaatnya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










