Dentmas.id – Tajir melintir! CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk, dengan gemilang menutup tahun 2025 dengan membawa pulang kekayaan bersih (net worth) fantastis senilai 726,3 miliar dolar AS atau setara Rp 12.144 triliun. Data indeks miliarder Forbes yang dirilis pada Jumat (2/1/2026) dengan tegas menegaskan hal ini. Posisinya sebagai orang terkaya di dunia ini bahkan membuatnya terlihat lebih “berkuasa” secara finansial dibandingkan sejumlah negara dan perusahaan raksasa global.
Lebih hebatnya lagi, jika kita bandingkan dengan ukuran ekonomi suatu negara, kekayaan Musk ternyata setara dengan ekonomi terbesar ke-23 di dunia! Sebagai buktinya, mari kita simak data dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang dengan jelas menunjukkan bahwa net worth Musk yang 726,3 miliar dolar AS itu berhasil melampaui Produk Domestik Bruto (PDB) Belgia yang ‘hanya’ sekitar 716 miliar dolar AS. Pria kelahiran Pretoria, Afrika Selatan, 28 Juni 1971 ini juga dengan mudah mengungguli kekuatan ekonomi Irlandia (708 miliar dolar AS), Argentina (683 miliar dolar AS), hingga Swedia (662 miliar dolar AS).
Perlu dipahami, PDB atau Gross Domestic Product (GDP) memang menjadi indikator utama untuk mengukur aktivitas ekonomi suatu negara. Walaupun tidak secara langsung menggambarkan kekayaan, PDB kerap dijadikan sebagai acuan utama untuk membandingkan skala ekonomi dan kapasitas finansial antarnegara.
Tidak berhenti di situ, harta Musk juga secara mengejutkan berhasil mengalahkan valuasi pasar sejumlah perusahaan papan atas dunia. Sebagai contoh, kekayaan pria berusia 54 tahun ini jauh melampaui Oracle yang bernilai sekitar 560 miliar dolar AS. Selain itu, kekayaannya juga dengan nyata lebih besar dibanding raksasa kesehatan Johnson & Johnson (498,6 miliar dolar AS), hingga konglomerasi barang mewah LVMH milik rivalnya, Bernard Arnault, yang ‘cuma’ bernilai sekitar 375,9 miliar dolar AS.
Lonjakan Ekstrem dalam 5 Tahun: Dari Puluhan Miliar Menuju Triliunan!
Yang benar-benar membuat publik tercengang adalah lonjakan kekayaan Musk dalam lima tahun terakhir yang sangat ekstrem. Sebagai gambaran, pada Maret 2020 lalu, total hartanya masih berada di kisaran 24,6 miliar dolar AS. Namun, sejak saat itu, valuasinya melesat bak roket SpaceX seiring reli saham Tesla dan pertumbuhan bisnis antariksa tersebut. Momen bersejarah pun terjadi pada Agustus di tahun yang sama, ketika ia berhasil menjadi orang kelima di dunia yang menembus kekayaan 100 miliar dolar AS.
Tak lama berselang, tepatnya pada Januari 2021, dunia akhirnya menyaksikan Musk untuk pertama kalinya menyandang mahkota orang terkaya di dunia, dengan total kekayaan hampir 190 miliar dolar AS. Kemudian, pada September 2021, ia kembali mencetak rekor dengan menjadi orang ketiga di dunia yang memiliki kekayaan lebih dari 200 miliar dolar AS. Namun, kenaikan spektakuler ini ternyata belum berhenti sama sekali.
Pada November 2021, Musk berhasil menembus angka 300 miliar dolar AS. Selanjutnya, ia melampaui 400 miliar dolar AS pada Desember 2024. Puncaknya, pada Oktober 2025, ia menjadi orang pertama dalam sejarah yang mencapai valuasi kekayaan 500 miliar dolar AS. Bahkan, hanya dalam hitungan minggu di awal Desember, kekayaannya sudah menembus 600 miliar dolar AS dan langsung melewati 700 miliar dolar AS!
Dua Faktor Pendongkrak Utama: SpaceX dan Kemenangan di Pengadilan
Lalu, apa rahasia di balik lonjakan gila-gilaan ini? Ternyata, salah satu pendongkrak utamanya datang dari SpaceX, perusahaan antariksa andalannya. Baru-baru ini, SpaceX meluncurkan tender offer yang menilai perusahaannya di angka 800 miliar dolar AS, sebuah lonjakan dua kali lipat dari valuasi Agustus lalu yang sekitar 400 miliar dolar AS. Langkah strategis ini saja dikabarkan telah menambah kekayaan Musk secara langsung sekitar 168 miliar dolar AS.
Di sisi lain, sebuah kemenangan hukum gemilang juga turut mendorong kekayaannya. Mahkamah Agung Delaware dengan bijaksana membatalkan putusan pengadilan tingkat bawah yang sebelumnya membatalkan paket kompensasi saham Tesla milik Musk. Keputusan monumental ini secara otomatis mengembalikan nilai opsi saham Musk yang diperkirakan mencapai 139 miliar dolar AS, dan langsung menyuntikkan tambahan kekayaan yang sangat besar ke dalam portofolionya.
Dengan momentum ini, kekayaan Musk diprediksi oleh banyak analis akan terus bertambah tanpa henti. Bahkan, pemilik platform X (dulu Twitter) ini sudah berada di jalur yang tepat untuk menjadi “triliuner” pertama di dunia. Ya, Elon Musk sedang menuju menjadi manusia pertama dengan total net worth 1 triliun dolar AS! Jika prediksi Forbes ini terwujud, kita sedang menyaksikan sejarah finansial yang belum pernah ada sebelumnya. Bersiaplah, karena batas kekayaan pribadi akan segera ditulis ulang olehnya.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










