Jakarta, Dentmas.id – Siapa bilang internet kencang dan stabil cuma hak istimewa warga kota? Kini, mimpi besar untuk menikmati koneksi digital di setiap sudut Nusantara perlahan berubah menjadi kenyataan. Di tengah euforia perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-30 Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang berbarengan dengan gelaran akbar Internet Days 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia—yang akrab disapa InfraNexia—muncul sebagai salah satu penggerak utama yang berani berkomitmen penuh menghapus kesenjangan digital di tanah air. Acara spektakuler yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (12/8/2026) ini pun menjelma menjadi panggung ideal bagi InfraNexia untuk menunjukkan perannya sebagai tulang punggung infrastruktur digital nasional.

Kolaborasi Strategis: InfraNexia dan APJII Satukan Langkah Perkuat Ekosistem Digital
Sebagai operating company di bawah naungan raksasa telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, InfraNexia tidak datang sekadar menjadi pengunjung biasa. Kehadiran mereka dalam kegiatan bergengsi ini merupakan buah dari kolaborasi strategis yang telah dirancang matang bersama APJII dan seluruh pemain industri. Tujuan utamanya pun terasa jelas dan lurus ke depan: memperkokoh ekosistem infrastruktur digital sekaligus mempercepat perluasan akses internet hingga ke pelosok-pelosok negeri yang selama ini masih minim sinyal. Langkah berani ini memberikan sinyal kuat bahwa pemerataan konektivitas kini bukan lagi sekadar wacana manis, melainkan sebuah proyek nasional yang mulai dieksekusi dengan penuh keseriusan.
Layanan Andalan InfraNexia: Berbagi Infrastruktur demi Efisiensi dan Jangkauan Lebih Luas
Dalam kapasitasnya sebagai penyedia infrastruktur digital terkemuka, InfraNexia membawa angin segar bagi industri dengan mengandalkan layanan unggulan berupa infrastructure sharing dan konektivitas. Layanan ini dirancang khusus agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh penyelenggara jasa internet atau internet service provider (ISP) di Indonesia. InfraNexia dengan sigap menyediakan akses terhadap infrastruktur fisik yang selama ini kerap menjadi momok utama bagi banyak ISP kelas menengah ke bawah. Berkat skema berbagi infrastruktur ini, para ISP pun tidak perlu pusing memikirkan biaya selangit untuk membangun jaringan dari nol. Mereka dapat langsung menumpang pada fasilitas yang sudah tersedia demi memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kapasitas jaringan secara signifikan, sekaligus mendukung ekspansi bisnis dengan cara yang jauh lebih efisien.
Peran strategis yang diusung InfraNexia ini sangat sejalan dengan upaya besar pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat ekosistem digital nasional. Dukungan penuh dari Danantara Indonesia—yang merupakan ekosistem strategis nasional—turut menjadi katalis ampuh dalam mempercepat realisasi visi besar ini. Selain itu, kolaborasi erat di lingkungan TelkomGroup juga menjadi kekuatan tambahan yang mendorong penguatan perusahaan dan memastikan infrastruktur strategis nasional tetap kokoh menghadapi gelombang tantangan digital di masa depan. Sinergi yang solid antara penyedia infrastruktur, pelaku industri, asosiasi, dan ekosistem Danantara ini diyakini bakal menjadi fondasi kokoh untuk mempercepat penetrasi internet dan menyebarkan manfaat transformasi digital secara lebih merata ke berbagai daerah terpencil.
Apresiasi APJII: InfraNexia Dianggap sebagai Pilar Penting Pertumbuhan Internet Nasional
Ketua Umum APJII, Muhammad Arif Angga, tidak bisa menyembunyikan rasa apresiasinya yang begitu dalam terhadap kontribusi nyata yang diberikan InfraNexia. Menurutnya, pertumbuhan ekosistem internet di Indonesia tidak akan pernah berjalan optimal tanpa adanya dukungan infrastruktur yang kuat, terbuka, dan mampu menembus batas-batas geografis. Dengan nada penuh optimisme, Arif menyampaikan bahwa kehadiran InfraNexia akan semakin mengokohkan kolaborasi antara APJII, penyedia infrastruktur, dan seluruh pelaku industri. Ia juga menekankan bahwa dukungan dari ekosistem strategis seperti Danantara menjadi elemen krusial untuk mendorong penetrasi internet yang semakin luas dan merata di seluruh penjuru Nusantara. Dalam rilis pers yang diterima pada Kamis (13/8/2026), Arif dengan tegas menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama ini akan membawa lompatan besar bagi kemajuan digital Indonesia.
Sementara itu, Direktur Commercial InfraNexia, Syaiful Rahim Soenaria, memaparkan pandangan tajamnya tentang pentingnya model kolaborasi dalam menghadapi tantangan pemerataan internet. Menurut Syaiful, percepatan pemerataan internet tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara usang. Industri ini menuntut model kolaborasi inovatif yang mampu menciptakan efisiensi tinggi bagi seluruh pelaku usaha. Upaya ini pun harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur yang mumpuni untuk mengakomodasi lonjakan kapasitas, perluasan jaringan yang masif, interkoneksi yang stabil, serta pertumbuhan kebutuhan konektivitas yang terus meningkat di berbagai wilayah Indonesia. Syaiful menegaskan bahwa InfraNexia memahami betul dinamika kebutuhan pelaku industri yang terus berkembang, baik dari sisi kapasitas, jangkauan, maupun kecepatan ekspansi. Oleh karena itu, InfraNexia hadir sebagai solusi jitu dengan menyediakan infrastruktur dan layanan konektivitas yang dapat membantu para ISP memperluas jaringan secara lebih cepat dan efisien, tanpa harus terbebani investasi berlebihan.
Lebih jauh lagi, Syaiful menjelaskan bahwa pemerataan konektivitas memberikan dampak positif yang menjangkau jauh melampaui sektor telekomunikasi itu sendiri. Ketika koneksi internet sudah merata, manfaatnya tidak akan berhenti pada industri telekomunikasi saja. Akses terhadap berbagai layanan digital pun akan terbuka lebar bagi masyarakat di daerah-daerah terpencil. Tingkat literasi digital di kalangan masyarakat akan melonjak secara signifikan seiring dengan kemudahan akses informasi. Aktivitas ekonomi pun akan bergairah, dan pertumbuhan ekonomi digital di berbagai daerah akan terdorong ke level yang lebih tinggi. Dengan demikian, pemerataan internet bukan hanya soal koneksi, tetapi juga tentang membuka peluang dan menciptakan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
InfraNexia pun mengusung pendekatan revolusioner dengan menerapkan konsep open-access and neutral infrastructure. Melalui pendekatan ini, infrastruktur yang dimiliki InfraNexia dapat diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai pelaku industri sesuai dengan kebutuhan pengembangan jaringan masing-masing. Artinya, tidak ada monopoli atau pembatasan akses yang merugikan satu pihak pun. Setiap ISP, baik besar maupun kecil, memiliki kesempatan yang sama untuk menggunakan infrastruktur yang tersedia. Dengan model ini, para pelaku industri dapat melakukan ekspansi jaringan tanpa harus bersusah payah membangun seluruh infrastruktur secara mandiri dari awal. Konsekuensinya, efisiensi investasi meningkat drastis dan perluasan layanan internet dapat berjalan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.
Masa Depan Cerah: InfraNexia Siap Perluas Kolaborasi demi Konektivitas Berkelanjutan
Melalui partisipasi aktif dalam perayaan HUT Ke-30 APJII dan Internet Days 2026, InfraNexia secara tegas menegaskan perannya sebagai mitra infrastruktur yang andal bagi industri. InfraNexia tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan, tetapi juga menjelma menjadi katalis utama dalam mendukung penguatan dan ekspansi jaringan nasional. Ke depannya, Syaiful berjanji bahwa InfraNexia akan terus memperkuat kolaborasi dengan Danantara Indonesia, APJII, para penyelenggara jasa internet, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya. Target akhirnya pun sudah bulat: menghadirkan konektivitas yang semakin luas, andal, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan inovasi yang tak pernah padam, mimpi untuk melihat Indonesia terhubung sepenuhnya secara digital kini bukanlah hal yang mustahil. InfraNexia dan APJII telah membuktikan bahwa mereka siap memimpin perubahan besar ini demi masa depan digital Indonesia yang lebih cerah, inklusif, dan merata untuk semua.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










