dentmas.id – Realme GT 7 Dream Edition menjadi smartphone yang dirancang dengan edisi khusus karena berkolaborasi dengan tim balap Aston Martin Aramco F1 Team. Smartphone ini sudah dirilis di Indonesia pada Juni lalu.
Realme GT 7 Dream Edition juga merupakan salah satu anggota keluarga dari Realme GT 7 series yang kompak mengunggulkan sektor fotografi, performa yang “sat-set”, dan deretan fitur AI yang semakin beragam.
Soal fotografi, misalnya, smartphone kelas atas ini dilengkapi dengan sensor utama dari Sony IMX906 beresolusi 50 MP (f/1.8), telefoto 50 MP (f/2.0) dengan sensor Samsung S5KJN5, dan kamera ultrawide 8 MP.
Nah, KompasTekno bakal menguji coba kebolehan dari kamera Realme GT 7 Dream Edition dalam segmen “In-Frame”. Segmen ini dibuat khusus untuk membagikan kebolehan kamera di beberapa smartphone yang kami coba.
Kali ini, giliran Realme GT 7 Dream Edition yang akan KompasTekno coba untuk mengabadikan suasana sore hingga petang di sekitar pusat Kota Jakarta.
Bagaimana hasilnya?
Tetap kontras dan detail di malam hari

asil foto Realme GT 7 Dream Edition saat sore hari menggunakan kamera utama 50 MP (f/1.8)
Kami memanfaatkan suasana jam-jam pulang kantor. Lalu lintas jalan raya dipadati oleh berbagai macam kendaraan, mulai dari kendaraan roda empat, roda dua, hingga transportasi umum.
Para pekerja dari berbagai macam kalangan profesi berbondong-bondong pulang. Ada yang menggunakan ojek online (ojol), Trans Jakarta, ataupun mengendarai mobil pribadi.

Suasana hiruk-pikuk dan sibuknya Kota Jakarta tergambar dengan sempurna di momen ini. dentmasTekno memanfaatkan mode kamera Pro untuk memaksimalkan hasil gambar lewat kamera utama 50 MP (f/1.8).
Namun, untuk menghasilkan gambar yang lebih unik dan sinematik, pengaturan kamera yang dilakukan menggunakan teknik foto panning dan low shutter speed agar cocok dengan suasana malam di jalan raya ini.

Hasilnya, Realme GT 7 Dream Edition mampu mempertahankan konsistensi warnanya dengan baik. Ditambah, fleksibilitas yang ditawarkan untuk mode Pro membuat pengguna lebih leluasa menyetel hasil foto yang diinginkan.
Untuk beberapa hasil foto di atas, shutter speed dibuat di bawah 1/20 untuk memberi efek kabur atau bergoyang, shutter speed 100, white balance (tingkat keseimbangan warna putih) dibuat condong ke warna kuning untuk memberi kesan sinematik.
Gedung-gedung tinggi yang berdiri kokoh di sepanjang jalan tampak masih menyala dari kejauhan. Kamera telefoto 50 MP juga mampu mengabadikan detail dari jendela gedung dengan baik.

penyebrangan di Halte Transjakarta Senayan menggunakan kamera ultrawide 8 MP dari Realme GT 7 Dream Edition

Namun, tantangan memotret menggunakan kamera telefoto di malam hari adalah muncul bintik warna (noise), dan rentan blur terhadap guncangan kecil sekalipun.
Untuk mengakalinya, KompasTekno memilih opsi zoom yang tidak terlalu tinggi, seperti mentok di zoom optis 2x untuk mempertahankan kualitas gambar.
Kami juga menyarankan untuk menghindari penggunaan kamera ultrawide di kondisi minim cahaya pada kamera Realme GT 7 Dream Edition.
Sebab, spesifikasi kameranya memiliki resolusi yang lebih kecil sehingga dapat mengakibatkan gambar pecah ketika di-zoom manual, jumlah bintik warna pada gambar juga semakin banyak.
Akan tetapi, jika tetap ingin menggunakan kamera ultrawide untuk membidik momen di keramaian (ambience), pastikan lingkungan sekitarmu mendapat pencahayaan yang cukup dari lampu jalanan. Agar kualitas gambarnya bisa tetap dipertahankan dengan baik.
Suasana sore di Hutan Kota GBK

Hal tersebut dapat dibuktikan melalui warna daun hijau yang cenderung kekuningan. Berbeda dengan warna asli daun saat itu yang justru sedikit lebih cold color (kebiruan)

Sebelum memotret suasana malam Jakarta, kami juga sempat hunting foto di sekitar Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.
Saat itu, kondisi matahari sudah mulai terbenam sehingga suasana tidak terlalu panas. Cocok untuk bersantai dan bercengkrama dengan orang-orang.

Hasil gambarnya cukup kontras, warna hijau yang konsisten cenderung warm color (kekuningan). Namun, pada bagian langit tampak over-exposure. Sebab, warna asli saat itu adalah warna jingga

Langit sore yang mulai berubah menjadi jingga dapat terpotret dengan baik di kamera Realme GT 7 Dream Edition. Kami mengunjungi salah satu toko kopi terdekat.
Hasil gambarnya tetap konsisten, gedung tidak tampak backlight meski angle kamera saat itu mengarah ke langit.
Suasana jalanan dan warna rumput hijau juga tidak menampilkan saturasi yang berlebihan sehingga masih nyaman dipandang oleh mata.

Ada perubahan warna yang ditangkap kamera. Artinya, kamera Realme GT 7 Dream Edition cenderung membuat warna wajah pengguna sedikit ke arah kuning atau warmed color
Namun, untuk beberapa momen tertentu, kamera Realme GT 7 Dream Edition tampak kesulitan mengidentifikasi warna kulit.
Pada beberapa hasil potret, warna kulit yang dibidik di kondisi tertentu mengalami perubahan. Warnanya cenderung dibuat jingga dan sedikit keunguan.
Hal ini mengindikasikan bahwa kamera Realme GT 7 Dream Edition memiliki pengaturan default pada kameranya yang condong ke warna hangat (warm color), ketimbang cold color (kebiruan).
Kamera Realme GT 7 Dream Edition mampu menawarkan pengalaman fotografi yang cukup baik di berbagai macam suasana.
Tentu, kamera utamanya jadi salah satu andalan karena menghasilkan gambar dengan kualitas paling jernih di antara dua kamera lainnya.
Dengan beberapa fitur pendukung, seperti mode Pro, Anda bisa berkreasi secara leluasa. Mulai dari foto panning, low shutter speed, membuat efek bokeh alami, dan sebagainya.










