Dentmas.id – Bencana alam dahsyat yang melanda kawasan Asia, termasuk banjir besar di Indonesia, ternyata berhasil menyita perhatian pimpinan puncak dunia teknologi, lho! Lebih hebatnya lagi, CEO Apple, Tim Cook, secara langsung menyatakan keprihatinannya dan segera menggelontorkan bantuan. Melalui unggahan di media sosial X (Twitter) pada Selasa (2/12/2025), Tim Cook dengan tegas mengumumkan bahwa Apple bakal menyalurkan donasi untuk mendukung penanganan bencana di wilayah-wilayah yang terdampak.

Asia Tenggara Terkoyak Badai & Banjir Bandang
Sebagai informasi, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Sri Lanka baru-baru ini benar-benar dihantam badai hebat yang memicu banjir bandang serta tanah longsor maha dahsyat. Akibatnya, lebih dari 1.300 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara ribuan lainnya harus kehilangan tempat tinggal mereka. Tidak berhenti di situ, hujan ekstrem ini juga dengan brutal merusak infrastruktur, menutup total akses jalan, serta menghancurkan banyak jembatan di berbagai wilayah.
Nah, merespons tragedi ini, Tim Cook pun menyampaikan simpati mendalam melalui cuitannya. “Badai yang melanda Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Sri Lanka telah menghancurkan masyarakat. Di Apple, kami memikirkan semua orang yang terdampak, dan akan berdonasi untuk bantuan dan membangun upaya di lapangan,” tulisnya. Meskipun begitu, sang CEO memang sengaja tidak mengungkapkan besaran nominal donasi yang akan mereka berikan.
Track Record Apple: Dari Amerika hingga Ukraina
Sebenarnya, langkah Apple ini bukanlah hal yang mengejutkan. Pasalnya, perusahaan raksasa teknologi asal Cupertino tersebut memang sudah terkenal rutin berkontribusi dalam berbagai upaya kemanusiaan global. Sebagai contoh, pada Oktober lalu, Apple dengan sigap memberikan donasi untuk pemulihan pasca Badai Melissa di Amerika Serikat. Kemudian, kita juga masih ingat bahwa pada Maret 2025, perusahaan kembali mengulurkan bantuan kepada Myanmar dan Thailand setelah gempa bumi mengguncang kedua negara tersebut.
Lebih jauh lagi, kalau kita tilik ke belakang, Apple ternyata sudah memiliki catatan panjang dalam hal menyalurkan bantuan ke berbagai negara yang sedang dilanda musibah. Misalnya, mereka pernah membantu Pakistan dan Brasil pada 2024. Bahkan, Apple juga pernah menjalin kerja sama erat dengan UNICEF pada 2022 untuk meringankan beban keluarga-keluarga yang terdampak krisis di Ukraina. Oleh karena itu, donasi yang kembali mereka salurkan pada 2025 ini semakin menegaskan komitmen kuat Apple dalam mendukung proses pemulihan di wilayah-wilayah yang mengalami bencana besar. Kali ini, Indonesia yang sedang menghadapi dampak banjir dan longsor terparah dalam beberapa tahun terakhir pun turut menjadi salah satu fokus perhatian mereka.
Data Pilu Korban Jiwa di Sumatera
Ngomong-ngomong soal Indonesia, bencana di Sumatera memang menyisakan duka yang sangat dalam. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 708 orang dinyatakan meninggal dunia akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data memilukan ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapuspedatin) BNPB, Abdul Muhari, dalam jumpa pers yang disiarkan melalui akun YouTube BNPB Indonesia, juga pada Selasa (2/12/2025).
“Sore ini, untuk status hasil pencarian dan pertolongan secara umum, meninggal dunia 708 jiwa, hilang masih dilaporkan 499 jiwa,” papar Abdul Muhari dengan jelas. Selanjutnya, ia pun merinci data per provinsi untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh.
Rincian Korban per Provinsi & Tantangan Evakuasi
Pertama, untuk Sumatera Utara, tercatat ada 294 orang meninggal dunia dan 155 jiwa lainnya masih dinyatakan hilang. Perlu kamu tahu, wilayah yang paling parah terdampak di provinsi ini adalah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Kemudian, untuk Provinsi Aceh, kondisi pada hari itu menunjukkan 218 jiwa meninggal dunia dan 227 jiwa masih hilang. Yang membuat proses evakuasi dan bantuan menjadi lebih sulit, dalam rapat rencana operasi harian disebutkan bahwa masih ada empat kabupaten—yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang—yang jalur daratnya sangat sulit untuk diakses oleh tim penolong.
Terakhir, di Sumatera Barat, jumlah korban jiwa hingga pukul 16.00 WIB pada hari itu telah mencapai 196 orang meninggal dunia, sementara 117 orang lainnya masih dalam status hilang dan terus dilakukan pencarian. Dengan kondisi separah ini, bantuan dari berbagai pihak, termasuk komitmen yang ditunjukkan oleh Apple melalui Tim Cook, tentu sangat dinantikan untuk meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










