Washington, dentmas.id – Dalam sebuah keputusan yang menggemparkan dunia teknologi, OpenAI secara resmi menolak tawaran akuisisi dari miliarder ternama AS, Elon Musk, yang bernilai sangat fantastis, yakni 97,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp1.576 triliun.
Selanjutnya, dewan direksi perusahaan mengambil keputusan ini secara bulat tanpa adanya perdebatan. Ketua Dewan Direksi OpenAI, Bret Taylor, dengan tegas menyampaikan hal tersebut melalui sebuah pernyataan resmi.

“OpenAI sama sekali tidak untuk dijual, dan dewan direksi secara bulat menolak upaya terbaru Tuan Musk yang jelas-jelas ingin mengganggu pesaingnya,” demikian isi pernyataan tegas itu membahas penolakan tersebut.
Selain itu, pernyataan itu juga menjelaskan bahwa setiap rencana reorganisasi yang akan datang justru akan semakin memperkuat status nirlaba dan misi inti perusahaan untuk “memastikan AGI memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh umat manusia.”

AGI (Artificial General Intelligence) sendiri merupakan bentuk kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi yang kemampuannya disetarakan dengan kecerdasan manusia, baik dalam hal berpikir maupun memahami.
kunjungi juga laman berita ter update di Exposenews.id
Sebelumnya, pada awal pekan ini, Wall Street Journal sempat melaporkan bahwa sekelompok investor yang dipimpin langsung oleh Musk mengajukan tawaran untuk mengakuisisi OpenAI Inc., yaitu entitas yang memegang kendali atas OpenAI LP.
Awalnya, OpenAI Inc. merupakan sebuah organisasi nirlaba yang didirikan bersama pada tahun 2015 oleh Elon Musk, Sam Altman, dan beberapa orang lainnya. Sementara itu, OpenAI LP merupakan entitas berorientasi profit yang terkenal sebagai pengembang aplikasi ChatGPT yang fenomenal.

Kemudian, Musk memutuskan untuk hengkang dari OpenAI Inc. pada tahun 2018 dengan alasan ingin lebih fokus pada pengembangan AI secara mandiri. Pasca kepergiannya, Sam Altman kemudian mengambil alih tampuk kepemimpinan sebagai CEO OpenAI.
Tidak berhenti di situ, pada Maret 2024, Musk bahkan secara mengejutkan menggugat OpenAI serta Altman dengan tuduhan bahwa perusahaan telah menyimpang dari model bisnis nirlaba awal dan lebih memilih mencari keuntungan dengan cara menjual teknologi AI paling mutakhirnya kepada pengguna pribadi.
Menanggapi tawaran akuisisi terbaru dari Musk, Altman langsung memberikan penolakan yang keras dan justru membalasnya dengan tawaran lelucon untuk membeli platform media sosial X milik Musk dengan harga 9,74 miliar dolar AS.










