Dentmas.id – Dengarkan gosip panas dari dunia teknologi! ByteDance, raksasa China yang selama ini dikenal sebagai induk dari aplikasi video pendek favorit kita, TikTok, lagi-lagi bikin kejutan. Kabarnya, mereka saat ini sedang merencanakan aksi jual-beli yang bikin banyak orang tersentak, yaitu melepas unit bisnis game andalan mereka, Moonton, dengan nilai yang fantastis, mencapai miliaran dolar Amerika Serikat.
Ngomongin Moonton, pasti sudah pada tahu dong? Yap, mereka adalah studio pengembang di balik game mobile yang super populer di Indonesia, yaitu Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Buat anak muda zaman now, khususnya para gamers, game ini sudah seperti bagian dari kehidupan sehari-hari. Turnamen e-sports-nya, MPL ID, selalu ramai dan ditonton jutaan pasang mata.
Ceritanya berawal pada 2021 lalu, ketika ByteDance mengakuisisi Moonton melalui unit bisnis game mereka, Nuverse. Waktu itu, nilai akuisisinya mencapai 4 miliar dolar AS, atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 67,3 triliun. Tapi sekarang, mereka justru berniat melepaskannya. Informasi mengejutkan ini pertama kali disampaikan oleh beberapa sumber industri terpercaya, yang kemudian dirangkum dalam sebuah laporan eksklusif dari Reuters.
Nah, yang lebih seru lagi, siapa calon pembelinya? Bukan kaleng-kaleng! Menurut sumber itu, ByteDance saat ini sedang dalam tahap diskusi panas dan negosiasi alot dengan perusahaan game asal Arab Saudi. Namanya Savvy Games Group. Perusahaan ini juga bergerak di bidang pengembangan game dan penyelenggaraan turnamen e-sports, jadi cocok banget.
Bicara soal harga, jangan kaget! Angka yang disebut-sebut dalam proses akuisisi ini mulai dari 6 miliar dolar AS (sekitar Rp 100 triliun) hingga 7 miliar dolar AS (sekitar Rp 117 triliun). Coba bayangkan, uang sebanyak itu bisa buat apa saja! Jika diskusi ini mencapai kata sepakat, maka ke depannya, Moonton kemungkinan besar akan berganti induk dan berada langsung di bawah komando Savvy Games Group.
Proses jual beli perusahaan sebesar ini tentu tidak instan. Namun, sumber yang sama menyebut, kedua belah pihak dikabarkan sudah mencapai persetujuan awal untuk sejumlah poin utama transaksi. Kalau semuanya lancar, kesepakatan ini bisa diteken secepatnya pada kuartal awal tahun 2026 ini. Kita tunggu saja tanggal mainnya.
Apakah Ini Tanda ByteDape Mundur dari Industri Game?
Hingga berita ini diturunkan, baik ByteDance, Moonton, maupun Savvy Games Group belum ada yang buka suara secara resmi. Mereka masih bungkam seribu bahasa. Namun, satu hal yang pasti, jika kabar ini akurat dan benar-benar terjadi, aksi penjualan Moonton ini akan menjadi sinyal kuat bahwa ByteDance serius ingin mundur dari bisnis game online.
Sebenarnya, pada 2023 lalu, perusahaan induk TikTok ini memang sudah mengumumkan restrukturisasi besar-besaran di unit game mereka. Mereka melakukan evaluasi bisnis secara mendalam. Namun, langkah perampingan itu sepertinya belum menunjukkan hasil yang maksimal. Akhirnya, melepas aset sebesar Moonton ke pihak lain kemungkinan menjadi pilihan paling realistis.
Moonton sendiri bukan perusahaan kecil. Didirikan pada 2014, studio ini kini memiliki lebih dari 2.000 karyawan. Mereka tidak hanya berpusat di satu tempat, tetapi mengoperasikan kantor di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Amerika Latin, dan China. Jadi, keputusan ini akan berdampak luas secara global.
Bicara soal popularitas, MLBB sudah seperti dewa di ranah game mobile. Berdasarkan data yang didapat Reuters, game ini telah diunduh lebih dari 1,5 miliar kali! Jumlah pengguna aktif bulanannya pun tembus lebih dari 110 juta orang. Bahkan, MLBB sudah berhasil masuk dalam jajaran 10 besar game yang paling banyak dimainkan di lebih dari 80 negara. Prestasi yang luar biasa, bukan?
Duel Dua Raksasa: Savvy Games vs ByteDance
Sekarang mari kita bedah siapa saja pemain dalam drama akuisisi ini. Savvy Games Group bukanlah perusahaan biasa. Mereka adalah perusahaan game dan e-sports global yang dimiliki oleh dana investasi pemerintah Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF). Artinya, duit mereka tebal dan lagi agresif-agresifnya melakukan ekspansi dengan mengakuisisi berbagai perusahaan game ternama.
Sebagai bukti, pada 2023 lalu, Savvy Games sudah mengakuisisi pengembang game mobile Scopely dengan nilai yang juga bikin geleng-geleng kepala, yaitu 4,9 miliar dolar AS (sekitar Rp 82,4 triliun). Belum lama ini, pada Maret lalu, Scopely yang sudah berada di bawah naungan mereka kembali beraksi dengan membeli divisi game milik Niantic, perusahaan di balik game fenomenal Pokémon Go. Transaksinya mencapai 3,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 58,9 triliun). Jadi, minat Savvy Games pada Moonton ini adalah kelanjutan dari strategi besar mereka.
Di sisi lain, ByteDance juga bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka adalah konglomerat digital yang portofolionya sangat luas. Mulai dari media sosial TikTok yang mendunia, platform gaming Nuverse, platform kolaborasi tim Lark, dan masih banyak lagi. Menjual Moonton mungkin akan menjadi langkah strategis bagi ByteDance untuk fokus pada bisnis inti lain yang lebih menjanjikan.
Dengan segala dinamika ini, dunia game dan teknologi pasti akan terus mengawasi. Apakah kesepakatan ini benar-benar akan terwujud? Atau adakah kejutan lain di menit-menit akhir? Yang jelas, kabar ini sudah cukup membuat jagat maya dan industri game internasional bergemuruh.
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










