Dentmas.id – Dalam sebuah langkah yang mengejutkan dunia teknologi, Intel secara resmi meluncurkan sebuah prosesor (CPU) desktop PC anyar pekan ini dengan nama Intel Core i5-110. Namun, jangan terkecoh dulu oleh embel-embel “baru”-nya! Pasalnya, prosesor ini ternyata sama sekali bukan produk inovasi terbaru, melainkan sebuah CPU berumur lima tahun yang sengaja mereka rilis ulang dengan identitas berbeda (rebranding).
Alasannya sangat jelas, kalau kita melihat spesifikasinya. Secara mencolok, prosesor ini justru menunjukkan kesamaan yang identik, bahkan bisa dibilang kembar, dengan Intel Core i5-10400. Sebagai informasi, CPU Intel generasi ke-10 (Comet Lake) tersebut pertama kali telah diluncurkan pada tahun 2020 silam, atau sudah lima tahun yang lalu.
Tanpa perlu berbelit-belit, kemampuan Intel Core i5-110 di atas kertas persis seperti pendahulunya tersebut.
Spesifikasi CPU: Sama Persis dengan Pendahulunya yang Berumur 5 Tahun
Sebagai contoh, chip ini masih tetap dirancang dengan menggunakan fabrikasi 14 nm (nanometer) yang legendaris itu, dengan jumlah inti (core) yang mencapai 6 cores dan 12 threads.
Tidak berhenti di situ, prosesor ini juga memiliki kecepatan clock maksimal yang bertahan di angka 4,3 GHz. Sementara itu, untuk kecepatan dasar alias base speed-nya berada di angka 2,9 GHz, ditambah dengan bus speed yang mencapai 8 GT/s.
Selanjutnya, dari segi memori sementara, kapasitas cache prosesor “anyar” ini masih sama, yaitu 12 MB. Kabar baiknya, fitur Intel Smart Cache yang bertugas memproses data lebih cepat dan efisien juga tetap dipertahankan di sini.
Di bagian pengolah grafis, CPU ini masih mengandalkan GPU terintegrasi Intel UHD Graphics 630. GPU ini kemudian memiliki kecepatan clock base sebesar 350 MHz, sedangkan untuk kecepatan maksimalnya mampu mencapai 1,1 GHz.
Beralih ke aspek memori, CPU “teranyar” Intel ini masih setia mendukung RAM bertipe DDR4-2666. Selain itu, kapasitas maksimal yang didukungnya pun masih hingga 128 GB, dengan bandwidth memori maksimal yang tetap mencapai 41,6 GB/s.
Untuk urusan daya, prosesor ini jelas tidak banyak berubah. Konsumsi daya maksimalnya (TDP) masih sama-sama mencapai 65 watt, sehingga tergolong cukup efisien untuk berbagai kebutuhan.
Sementara itu, fitur pendukung lainnya di Intel Core i5-110 masih mencakup teknologi-teknologi Intel yang familiar. Sebut saja, Intel Optane Memory, Intel Thermal Velocity Boost, Intel Turbo Boost Technology, hingga Intel Hyper Threading Technology, dan masih banyak lagi.
Berdasarkan rencana, prosesor Intel Core i5-110 ini akan mulai dirilis sekitar kuartal III, tepatnya pada periode Juli-September 2025 mendatang. Untuk harganya, Intel membanderolnya dengan harga ritel 200 dollar AS atau sekitar Rp 3,2 juta.
Sampai saat ini, Intel sendiri belum menyebutkan alasan jelas mengapa mereka memutuskan untuk “menghidupkan” kembali produk lama yang umurnya sudah 5 tahun dengan kemasan nama baru.
Keputusan ini justru terasa aneh, mengingat Intel sendiri saat ini sudah memiliki jajaran prosesor anyar yang jauh lebih modern, seperti Intel Core Ultra Series 2 yang masuk dalam rangkaian prosesor generasi ke-15 (Lunar Lake).
Oleh para pengamat, produk ini diduga kuat masih akan dipasarkan untuk segmen konsumen tertentu yang memang membutuhkan prosesor lawas karena keterbatasan kompatibilitas hardware motherboard lama mereka, sebagaimana telah dirangkum dari Wccftech pada Jumat (12/9/2025).
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Indonesiaartnews










