Dentmas.id – Wah, kabar gembira nih buat para kreator dan publisher! Google baru saja meluncurkan fitur canggih bernama Search Profile, dan ini benar-benar game changer!
Fitur kece ini memungkinkan setiap kreator memiliki halaman profil resmi khusus di Google Search. Bayangkan saja, halaman ini bakal menjadi pusat identitas digital sekaligus portofolio lengkap semua konten keren yang pernah kamu buat. Google benar-benar serius memanjakan kreator!
KREATOR BISA KONTROL TAMPILAN PROFIL MEREKA DI GOOGLE
Lalu, apa aja sih yang bisa dilakukan lewat Search Profile? Ternyata, fitur ini memberikan kendali penuh kepada kreator untuk mengatur bagaimana profil mereka ditampilkan di hasil pencarian Google. Selain itu, audiens pun dimudahkan untuk menemukan berbagai konten yang telah dipublikasikan di berbagai platform. Keren banget, kan?
Yang lebih menarik lagi, Search Profile terhubung langsung dengan layanan Discover milik Google. Akibatnya, pengguna bisa dengan mudah mengikuti (follow) kreator favorit mereka tanpa perlu pindah-pindah aplikasi. Sayangnya, untuk tahap awal, fitur canggih ini baru tersedia bagi kreator dan publisher di Amerika Serikat (AS). Kita tunggu saja kedatangannya ke Indonesia!
APA ITU SEARCH PROFILE? SIMAK PENJELASANNYA!
Jadi, apa sebenarnya Search Profile itu? Sederhananya, ini adalah halaman yang dapat dikustomisasi sepenuhnya oleh kreator. Di halaman ini, mereka bisa menampilkan portofolio, menggabungkan berbagai akun, dan menyajikan semua konten milik mereka dalam satu tempat yang rapi.
Misalnya nih, di halaman profil tersebut, kreator dapat dengan mudah menghubungkan kanal YouTube, akun media sosial, unggahan menarik, artikel, video, hingga tautan website pribadi atau toko merchandise. Bahkan, mereka masih bisa menambahkan foto profil kece, gambar banner yang menarik, biodata singkat, serta menyematkan (pin) karya atau unggulan terbaru di bagian atas profil. Wow, profesional banget!
Menurut Rene Ritchie, Creator Liaison YouTube, fitur Search Profile ini dirancang khusus agar para penggemar, brand, maupun calon mitra kerja bisa lebih mudah mengenal kreator dan karya-karya mereka. Jadi, nggak heran kalau fitur ini langsung disambut antusias!
FITUR FOLLOW DI GOOGLE: PENGGUNA BISA BERLANGGANAN KREATOR FAVORIT
Salah satu fitur unggulan yang ditawarkan oleh Search Profile adalah tombol “Follow on Google”. Wah, ini mirip-mirip seperti media sosial, ya! Menurut Google, pengguna yang mengikuti sebuah profil akan lebih berpeluang besar untuk melihat konten dari kreator tersebut di feed Discover yang tersedia di aplikasi Google. Praktis sekali!
Lalu, bagaimana cara mengakses Search Profile di perangkat mobile? Google menyediakan beberapa cara mudah. Pertama, pengguna dapat mengetuk tombol “View Search Profile” yang muncul di bagian bawah Knowledge Panel pada hasil pencarian Google. Kedua, pengguna bisa menekan nama kreator atau publisher yang muncul di bagian atas kartu Discover. Ketiga, melalui link, karena setiap profil ternyata memiliki URL khusus yang dapat dibagikan ke mana saja. Gampang, kan?
KNOWLEDGE PANEL BAKAL MAKIN KEREN DENGAN SEARCH PROFILE
Fitur menarik lainnya, membuat Search Profile juga bisa memicu kemunculan Knowledge Panel bagi kreator dan publisher yang sudah memenuhi syarat. Apabila sebelumnya kreator sudah memiliki Knowledge Panel, maka panel tersebut akan diperbarui secara otomatis dengan avatar terbaru, konten terbaru, dan tautan langsung ke profil.
Sebagai informasi tambahan, Knowledge Panel merupakan kotak informasi yang muncul di sisi kanan hasil pencarian Google. Fitur ini biasanya menampilkan ringkasan fakta, gambar, dan detail penting terkait suatu entitas, seperti tokoh, organisasi, tempat, atau karya. Dengan adanya Search Profile, panel ini jadi lebih hidup dan informatif!
PERHATIKAN! ADA SYARAT JUMLAH PENGIKUT MINIMUM
Meskipun fitur Search Profile sudah resmi diluncurkan, ternyata tidak semua kreator dan publisher bisa langsung membuat halaman spesial mereka. Google menetapkan syarat ketat, yaitu jumlah pengikut minimum pada setidaknya satu platform yang didukung.
Misalnya, untuk YouTube, Instagram, dan X, kreator harus memiliki akun publik dengan minimal 100.000 pengikut atau subscriber. Sementara itu, kreator yang hanya memiliki akun TikTok harus memiliki setidaknya 300.000 pengikut. Lumayan tinggi juga, ya! Selain syarat jumlah pengikut, pengguna juga harus berusia minimal 18 tahun. Namun, Google memperbolehkan orang dewasa membuat dan mengelola profil atas nama kreator yang masih di bawah umur. Aturan ini dihimpun langsung dari Searchenginejournal.
INI DIA CARA MUDAH MEMBUAT SEARCH PROFILE
Bagi kreator yang telah memenuhi syarat, mereka bisa segera mulai membuat Search Profile. Caranya? Tinggal kunjungi situs creators.google/profile atau halaman profile.google.com/claim yang disediakan Google. Mudah sekali, bukan?
Selama proses pendaftaran, pengguna diharuskan menghubungkan setidaknya satu akun media sosial yang memenuhi syarat, seperti YouTube, Instagram, X, atau TikTok. Google menjelaskan, nama pengguna (handle) profil akan secara otomatis mengikuti akun tertaut yang memiliki jumlah followers terbanyak. Jika nama tersebut ternyata sudah digunakan pengguna lain, sistem akan memilih handle dari akun dengan jumlah pengikut terbesar berikutnya. Sistemnya otomatis dan adil!
ATUR TAMPILAN PROFIL DAN TUNGGU PERSETUJUAN DARI GOOGLE
Setelah akun berhasil ditautkan, kreator dapat mulai mengatur tampilan profil. Mereka bisa menambahkan foto kece, gambar banner yang menarik, biodata singkat, link website, atau akun media sosial lainnya. Apabila seluruh informasi telah dilengkapi, pengguna tinggal menekan tombol “Create Profile” untuk membuat Search Profile impian mereka.
Namun, perlu diingat! Google menjelaskan bahwa perubahan pada nama profil, biodata, maupun link media sosial tidak langsung ditampilkan. Perubahan tersebut akan berstatus “Pending” hingga selesai ditinjau dan disetujui oleh tim Google. Proses peninjauan ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan keamanan, sehingga hasil akhirnya pasti maksimal.
Sementara itu, konten baru dari akun yang ditautkan biasanya akan muncul di Search Profile mereka dalam waktu sekitar 24 jam. Cukup cepat, kan? Sayangnya, Google belum mengungkap kapan fitur ini akan dirilis secara global. Kita berdoa saja semoga segera hadir di Indonesia!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










