Dentmas.id – Kalian pasti sepakat bahwa mengelola ruang penyimpanan Google Drive itu penting, bukan? Nah, salah satu panduan paling krusial yang wajib kalian kuasai adalah cara mengatasi Google Drive yang tetap penuh meski file-file sudah kalian hapus. Percayalah, trik mengatasi Drive penuh padahal ‘tampaknya’ kosong ini akan sangat membantu kalian untuk melonggarkan ruang penyimpanan yang terasa sempit.
Biasanya, ketika kita ingin membuat penyimpanan lebih lega, kita akan langsung menghapus banyak file dari Google Drive. Namun, pernahkah kalian mengalami kondisi di mana setelah mengosongkan Drive, ruang penyimpanannya tak kunjung bertambah? Padahal, seharusnya setelah penghapusan, ruang penyimpanan akan terasa lebih lega atau bahkan kosong. Kondisi membingungkan inilah yang membuat kita harus cerdas dan memahami cara mengatasi Google Drive penuh padahal sudah dihapus.
Lalu, bagaimana sih sebenarnya solusi untuk masalah ini? Jika kalian penasaran dan ingin segera mengatasinya, yuk simak penjelasan lengkap dan detail di bawah ini!
Menguak Penyebab: Kenapa Google Drive Tetap Penuh Meski Sudah Kosong?
Sebelum kita melompat ke solusinya, alangkah baiknya kita pahami dulu akar permasalahannya. Dengan mengetahui penyebabnya, kalian akan lebih mudah menemukan solusi yang tepat dan efektif.
Jadi, sebenarnya apa penyebab utama penyimpanan Google Drive tetap penuh meski terlihat kosong? Masalah ini umumnya terjadi karena masih ada file atau data tersembunyi yang belum benar-benar terhapus dari sistem penyimpanan. Misalnya, file-file yang masih bersemayam di folder Trash atau Sampah. Faktanya, setelah kalian menghapus file, file tersebut tidak serta merta lenyang! Sistem akan menyimpannya sementara di folder Sampah. File-file ini baru akan dihapus permanen secara otomatis setelah 30 hari. Selama masih berada di folder Sampah, mereka tetap ‘menghuni’ dan memakan ruang penyimpanan berharga kalian!
Selain masalah folder Sampah, kondisi Google Drive yang tetap penuh juga bisa dipicu oleh menumpuknya email di Gmail dan foto di Google Photos. Lho, kok bisa? Ternyata, penyimpanan Google Drive terintegrasi secara langsung dengan ekosistem penyimpanan Google lainnya, yaitu Google One. Setiap akun Google secara gratis mendapatkan jatah ruang penyimpanan cloud sebesar 15 GB. Ruang ini dipakai secara bersamaan oleh tiga layanan utama: Google Drive, Gmail, dan Google Photos. Akibatnya, penumpukan data di salah satu layanan (seperti Gmail yang penuh attachment atau Google Photos yang penuh foto) akan langsung mempengaruhi kapasitas Google Drive. Inilah sebabnya Google Drive kalian bisa tetap penuh meski file di dalam Drive sendiri sudah kalian bersihkan.
Nah, setelah mengetahui biang keroknya, sekarang saatnya kita bongkar langkah-langkah jitu untuk mengatasinya!
Langkah Ampuh Mengatasi Google Drive Penuh Meski Sudah Dihapus
Mengatasi masalah ini sebenarnya sangat mudah dan simpel. Setidaknya, ada dua langkah utama yang bisa langsung kalian praktikkan. Pertama, kalian harus membersihkan file-file di folder Trash. Kedua, kalian perlu merombak data yang menumpuk di Gmail dan Google Photos melalui Google One. Berikut adalah penjelasan detailnya!
1. Bersih-Bersih Total: Hapus Permanen File di Folder Trash/Sampah
Langkah pertama dan paling krusial adalah dengan menghapus permanen semua file yang masih menganggur di folder Trash. Ingat, file di folder Sampah masih ikut menyumbang kepenuhan penyimpanan kalian! Untuk membuat penyimpanan benar-benar lega, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Pertama-tama, buka aplikasi atau website Google Drive kalian.
- Kemudian, carilah dan bukalah folder Trash atau Sampah. Di sini, kalian akan melihat semua file yang sebelumnya telah kalian hapus.
- Selanjutnya, kalian hanya perlu mengklik opsi “Empty trash now”. Secara ajaib, Google Drive akan segera mengosongkan folder Sampah dan ruang penyimpanan kalian pun langsung bertambah!
2. Bereskan Sekaligus: Hapus Email Gmail & Foto Google Photos via Google One
Langkah kedua yang tak kalah penting adalah membersihkan email-email menumpuk di Gmail dan foto-foto tidak penting di Google Photos. Daripada membuka kedua aplikasi tersebut secara terpisah, kalian bisa mengelola semuanya secara praktis dan terintegrasi melalui Google One. Fitur ini akan membantu kalian mengidentifikasi dan menghapus data-data ‘penyumbang’ ruang terbesar dengan cepat. Ini dia caranya:
- Pertama, kunjungi situs Google One di alamat https://one.google.com. Jangan lupa untuk login menggunakan akun Google yang sedang kalian hadapi masalah penyimpanannya.
- Setelah berhasil login, pilih menu “Open Google One” untuk masuk ke dasbor utama.
- Kemudian, carilah dan klik opsi “Clean up space” (biasanya ada di menu ‘Home’) atau “Free up account storage” (di menu ‘Storage’).
- Selanjutnya, kalian akan dihadapkan pada sebuah halaman yang menunjukkan detail penggunaan penyimpanan akun Google kalian. Yang menarik, Google One secara cerdas akan memberikan rekomendasi file atau data dalam kategori tertentu yang bisa kalian hapus untuk memperoleh ruang tambahan. Rekomendasi ini biasanya mencakup email di folder sampah, email spam, foto duplikat atau berkualitas rendah di Google Photos, serta email dengan lampiran berukuran besar di Gmail.
- Setelah itu, kalian tinggal mengeksplor setiap kategori dan memilih file-file yang ingin dihapus. Proses ini sangat mudah dan intuitif!
- Akhirnya, setelah proses penghapusan selesai, kalian akan merasakan sendiri betapa leganya ruang penyimpanan akun Google kalian. Artinya, masalah Google Drive yang penuh pun teratasi dengan tuntas!
Cukup mudah dan cepat, bukan? Dengan mengikuti dua langkah di atas, kalian tak perlu lagi bingung atau frustasi ketika Google Drive tetap penuh meski sudah kalian kosongkan. Kalian sekarang memiliki senjata ampuh untuk mengatasi masalah ini secara mandiri. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










