Dentmas.id – Platform obrolan online yang mendunia, Discord, akhirnya buka suara! Dengan resmi, platform andalan para gamer ini mengakui sebuah insiden kebocoran data yang berhasil menyerang sejumlah akun penggunanya.
Bocor! Ternyata Ini Celah Keamanan yang Dijebol Hacker
Dalam pernyataan resmi yang mereka rilis pada Jumat (3/10/2025) lalu, Discord secara gamblang mengonfirmasi bahwa data pribadi beserta dokumen identitas para penggunya sempat diintip oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tidak berhenti di situ, Discord juga meluruskan motif di balik aksi jahat ini. Ternyata, pelaku diduga kuat menjalankan aksinya dengan motif finansial, lho! Dengan kata lain, sang pelaku berusaha memeras perusahaan dengan ancaman akan mempublikasikan seluruh data pengguna yang berhasil mereka curi.
Lalu, bagaimana cara mereka melakukannya? Yang mengejutkan, ternyata serangan ini tidak langsung menerobos infrastruktur inti Discord. Malah, pihak ketiga yang menjadi mitra resmi Discord, yaitu Zendesk, justru menjadi pintu belakang yang dimanfaatkan oleh para hacker. Sebagai informasi, Zendesk selama ini berperan sebagai platform layanan dukungan pelanggan bagi Discord. Perusahaan memaparkan dengan jelas bahwa pelaku berhasil menembus sistem customer support ticket yang dipegang oleh Zendesk. Nah, sistem inilah yang menjadi gudangnya berbagai data pribadi pengguna, mulai dari identitas resmi, email, hingga dokumen verifikasi yang sangat rahasia.
Jenis Data Pribadi Apa Saja yang Terbongkar? Simak Daftar Lengkapnya!
Akibatnya, Discord pun menyebut bahwa data-data yang bocor itu kemungkinan besar berasal dari pengguna yang pernah berinteraksi langsung dengan tim Support atau Trust & Safety mereka. Artinya, jika kamu pernah mengajukan laporan, komplain, atau verifikasi data ke tim tersebut, kamu berisiko menjadi salah satu korban utama dalam insiden kebocoran data yang cukup serius ini. Bayangkan saja, semua percakapan dan dokumen yang kamu kirim untuk verifikasi bisa saja jatuh ke tangan yang salah!
Lantas, data apa saja sih yang sebenarnya terekspos? Secara lebih detail, berikut adalah jenis-jenis data yang berhasil dijangkau oleh para pelaku penyerangan. Pertama, nama lengkap, nama pengguna, dan alamat email kalian. Kedua, riwayat percakapan pribadi antara pengguna dengan tim dukungan pelanggan. Ketiga, informasi penagihan yang terbatas, seperti metode pembayaran dan empat digit terakhir nomor kartu. Dan yang paling mengkhawatirkan, keempat, dokumen identitas resmi seperti SIM dan paspor yang biasanya kalian gunakan untuk verifikasi usia!
Langkah Darurat Discord: Cabut Akses dan Libatkan Ahli Forensik
Sayangnya, pihak Discord sendiri belum mau mengungkap berapa jumlah pasti pengguna yang akhirnya terdampak. Meski demikian, perusahaan dengan sigap mengaku telah mengirimkan notifikasi email resmi kepada semua pengguna yang berpotensi menjadi korban, langsung dari alamat [email protected]. Dalam pemberitahuan mendesak tersebut, Discord juga tidak lupa menyelipkan langkah-langkah perlindungan tambahan yang bisa segera dilakukan pengguna untuk mengamankan data pribadi mereka di masa depan.
Merespons insiden ini, Discord langsung mengambil tindakan tegas. Karena dokumen identitas resmi pengguna yang terekspos dinilai memiliki risiko sangat tinggi dan dapat memicu pencurian identitas, perusahaan tanpa ba-bi-bu langsung mencabut akses layanan Zendesk dari sistem internal mereka. Sebagai langkah lanjutan, perusahaan juga meluncurkan investigasi forensik dengan menggandeng pakar keamanan siber ternama, sekaligus melaporkan insiden ini kepada otoritas perlindungan data terkait untuk proses hukum lebih lanjut. Walaupun berbagai langkah pengamanan sudah dijalankan, Discord tetap menghimbau seluruh penggunanya untuk terus waspada terhadap segala bentuk pesan mencurigakan, termasuk serangan phishing atau komunikasi tidak jelas yang mengatasnamakan Discord.
Kelompok Hacker Pamer Hasil Jarahan, Ejek Sistem Keamanan Discord
Nah, siapa sebenarnya dalang di balik semua kekacauan ini? Meskipun Discord sendiri masih tutup mulut mengenai identitas pelaku, sebuah kelompok peretas yang menyebut diri mereka Scattered LAPSUS$ Hunters justru dengan bangga mengaku sebagai “dalang” dari peretasan besar-besaran ini. Kelompok yang merupakan gabungan dari anggota Scattered Spider, Lapsus$, dan ShinyHunters ini bahkan tidak segan menunjukkan bukti aksi mereka. Dalam unggahan di platform Telegram, kelompok tersebut dengan pongah membagikan tangkapan layar yang diduga menunjukkan akses penuh mereka ke panel administratif dan data internal Discord yang seharusnya privat.
Pada postingan yang sama, Scattered LAPSUS$ Hunters juga dilaporkan mengejek habis-habisan langkah-langkah keamanan yang diterapkan oleh Discord. Mereka secara khusus menyoroti penggunaan Okta dan Kolide untuk sistem manajemen akses internal, yang menurut mereka sama sekali tidak ketat. Seolah belum cukup, kelompok peretas itu juga mengklaim bahwa mereka masih menyimpan informasi tambahan lainnya dan dengan enaknya mengancam akan menyebarkannya di “Situs Kebocoran Data” (DLS) milik mereka. Situs ini, seperti yang kita tahu, sering kali dijadikan pasar gelap oleh para peretas untuk menerbitkan atau bahkan menjual data curian mereka, sebagaimana dihimpun dari Ubergizmo, Kamis (9/10/2025). Jadi, waspada selalu, ya!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










