Dentmas.id – Dunia teknologi kembali diguncang! Get ready, karena aplikasi media sosial anyar yang fokus pada video generatif AI, Sora, besutan OpenAI, secara mengejutkan berhasil mencetak rekor fenomenal dengan melampaui satu juta unduhan hanya dalam waktu singkat. Bayangkan, angka fantastis ini mereka klaim berhasil dicapai kurang dari lima hari setelah debut perdananya pada 30 September. Sungguh sebuah awal yang meledak!
Tanpa menunggu lama, Bos Sora, Bill Peebles, langsung saja membagikan euforia ini kepada publik. Melalui sebuah kicauan di akun X pribadinya, Peebles dengan bangga membeberkan bahwa prestasi aplikasi Sora ini bahkan berhasil menyalip rekor debut sang “kakak”, aplikasi ChatGPT, pada Mei 2023 lalu. “Sora mencapai 1 juta unduhan aplikasi dalam <5 hari, bahkan lebih cepat daripada ChatGPT,” tulis Peebles dengan penuh semangat. Sebagai perbandingan, data terbaru dari penyedia intelijen aplikasi Appfigures yang dilansir TechCrunch menunjukkan, aplikasi ChatGPT untuk iOS hanya mengumpulkan 606.000 download di minggu pertamanya. Jelas, Sora memenangkan pertarungan ini!
Kesuksesan di Balik Eksklusivitas yang Ketat
Yang membuat pencapaian ini semakin tak biasa, Peebles menekankan, rekor satu juta unduhan aplikasi Sora ini ternyata tercapai dalam kondisi yang sangat eksklusif. Pertama-tama, aplikasi dengan tampilan antarmuka (UI) yang mirip TikTok ini baru tersedia secara terbatas hanya untuk mereka yang tinggal di AS dan Kanada. Selanjutnya, Anda harus tahu bahwa aplikasi Sora baru hadir di toko aplikasi iOS, Apple App Store. Artinya, para pengguna harus memiliki perangkat iPhone, iPad, atau Mac untuk bisa menginstalnya. Jadi, bisa dibilang aksesnya sangat dibatasi.
Namun, eksklusivitas aplikasi Sora by OpenAI tidak berhenti sampai di situ saja. OpenAI ternyata menerapkan skema undangan bagi pengguna yang ingin mendaftar dan menjajal langsung aplikasi media sosial yang menampilkan video-video dari model Sora 2 ini. Menariknya, setiap pengguna yang berhasil mendapat undangan juga bisa mengirimkan empat undangan tambahan untuk teman-teman mereka. Sistem ini jelas menciptakan rasa ingin tahu yang tinggi!
Berdasarkan pantauan terbaru pada Jumat (10/10/2025), aplikasi Sora by OpenAI juga dengan percaya diri menduduki posisi puncak sebagai Top Free Apps di iPhone. Hebatnya, ia berhasil mengungguli aplikasi AI lain yang sudah lebih dulu populer, seperti ChatGPT buatan OpenAI sendiri, Google Gemini, hingga Grok milik xAI Elon Musk. Benar-benar debut yang spektakuler!
TikTok-nya Generasi AI: Semua Konten Diciptakan oleh Sora 2
Kemudian, mari kita bahas soal aplikasinya sendiri. Aplikasi Sora by OpenAI ini sengaja dirilis berbarengan dengan peluncuran Sora 2, model AI yang jauh lebih canggih untuk membuat video dan audio. Secara sekilas, aplikasi ini memang memiliki tampilan dan navigasi yang sangat menyerupai TikTok, karena menampilkan feed video pendek vertikal bertajuk “For You”. Di layar, pengguna dapat dengan mudah melihat username, caption, serta ikon hati, kolom komentar, dan fitur berbagi.
Akan tetapi, ada perbedaan mendasar yang wajib kamu pahami, yakni semua konten di aplikasi ini sepenuhnya dibuat oleh AI dengan model Sora 2, dan bukan hasil rekaman kamera biasa. Pengguna bisa dengan bebas menciptakan video hanya dengan memasukkan prompt atau perintah teks. Inilah kekuatan utamanya!
Fitur “Cameos” yang Revolusioner dan Komitmen Keamanan
Selain itu, fitur paling unik dan menjadi pembicaraan adalah “cameos”. Dengan mengunggah rekaman wajah dan suara satu kali saja, pengguna bisa memproyeksikan diri mereka ke dalam berbagai adegan buatan AI. Mulai dari konser musik, adegan olahraga, dan masih banyak lagi. Lebih serunya lagi, cameo ini juga bisa dibagikan ke teman, sehingga orang lain pun dapat membuat video dengan wajah kita, meskipun kendali penuh tetap berada di tangan pemilik cameo. Bayangkan betapa kreatifnya!
Tentu saja, OpenAI menegaskan bahwa sistem keamanan menjadi prioritas utama mereka. Sebagai contoh, figur publik tidak bisa digunakan tanpa izin resmi, konten eksplisit akan ditolak sistem, dan tersedia kontrol orangtua untuk pengguna remaja. Selain itu, pengguna juga diberikan kebebasan untuk menghapus atau mencabut izin penggunaan cameo mereka kapan saja. Keamanan pengguna benar-benar diutamakan.
Di sisi lain, CEO OpenAI Sam Altman secara terbuka mengakui adanya risiko dari layanan sosial berbasis AI seperti ini, seperti potensi adiksi atau penyalahgunaan untuk bullying. Oleh karena itu, tim OpenAI telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Mulai dari pencegahan deepfake tanpa izin, perlindungan terhadap konten berbahaya, hingga pengecekan berkala terhadap dampak penggunaan aplikasi pada suasana hati pengguna. Semua ini mereka lakukan demi kenyamanan bersama.
“We are aware layanan seperti ini bisa disalahgunakan. That’s why kami menaruh perhatian ekstra pada keamanan, dengan prinsip bahwa pengguna harus merasa hidup mereka lebih baik karena memakai Sora, bukan sebaliknya,” tegas Altman dengan penuh keyakinan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa kesuksesan Sora tidak hanya diukur dari angka download, tetapi juga dari komitmen mereka menciptakan ekosistem yang aman dan positif bagi semua penggunanya. Siap untuk mencoba sensasi baru bermedia sosial?
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










