Dentmas.id – Apple benar-benar bikin kejutan! Mereka secara resmi menyetop produksi dan penjualan sejumlah produk lawas setelah memperkenalkan beberapa perangkat baru pekan ini. Siap-siap, karena ada tujuh produk andalan yang resmi pensiun dari pasaran!
Tim Cook dkk memang punya kebiasaan unik. Setiap kali mereka merilis produk anyar, produk lama langsung mereka tarik dari edaran. Tujuannya jelas: memberi ruang bagi generasi terbaru untuk bersinar. Namun yang bikin heboh, kali ini Apple menyetop produk yang masih sangat muda usianya!
MacBook Pro M5 512 GB: Produk 5 Bulan yang Langsung Pensiun
Salah satu perubahan paling mengejutkan adalah penghapusan varian MacBook Pro M5 dengan penyimpanan 512 GB. Bayangkan, Apple baru saja meluncurkan laptop ini pada Oktober 2025, alias sekitar lima bulan yang lalu! Namun sekarang, opsi penyimpanan paling rendah itu lenyap. Akibatnya, konsumen harus merogoh kocek lebih dalam untuk model dengan kapasitas minimal 1 TB. Keputusan ini otomatis membuat harga awal MacBook Pro generasi tersebut melonjak signifikan. Menyedihkan? Mungkin. Tapi itulah strategi bisnis Apple!
Tidak hanya produk berumur lima bulan, Apple juga menghentikan penjualan beberapa perangkat yang baru berusia satu tahun atau bahkan yang diluncurkan tahun lalu. Mereka benar-benar bersih-bersih besar-besaran!
Daftar Lengkap 7 Produk Apple yang Disetop dan Penggantinya
Mari kita bedah satu per satu produk yang di-discontinue ini. Menariknya, semua produk yang pensiun ini sudah memiliki penerus dengan desain mirip, namun spesifikasi dan hardware yang lebih canggih. Jadi wajar saja kalau Apple menarik produk lama yang tampilannya kurang lebih sama dengan generasi terbaru.
Daftar lengkap produk Apple yang dihentikan penjualannya pekan ini:
- iPhone 16e → Langsung digantikan oleh iPhone 17e
- MacBook Air M4 → Posisinya diambil alih MacBook Air M5
- MacBook Pro M4 Pro dan M4 Max → Kini digantikan MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max
- MacBook Pro M5 dengan penyimpanan 512 GB → Sekarang mulai dari 1 TB!
- iPad Air M3 → Harus memberi jalan untuk iPad Air M4
- Studio Display (model 2022) → Digantikan Studio Display generasi baru
- Pro Display XDR → Kini posisinya ditempati Studio Display XDR
Keputusan ini mencakup berbagai kategori perangkat Apple, mulai dari iPhone, iPad, MacBook, hingga monitor eksternal. Mereka benar-benar merombak lini produknya secara total!
Strategi di Balik Penyetopan Produk: Lebih dari Sekadar Ganti Model
Yang paling menyita perhatian tentu saja MacBook Pro M5 512 GB. Bagaimana tidak, produk ini masih sangat baru di pasaran. Apple biasanya memberikan siklus hidup produk lebih panjang, tapi kali ini mereka bertindak cepat. Mungkin mereka menyadari bahwa kebutuhan penyimpanan pengguna semakin besar, sehingga 512 GB dirasa kurang relevan? Atau mungkin ini strategi untuk meningkatkan harga jual rata-rata? Apapun alasannya, para pengguna yang mengincar varian entry-level harus gigit jari.
Beralih ke lini iPhone, Apple kembali menunjukkan taringnya dengan mengganti iPhone 16e dengan iPhone 17e. Padahal iPhone 16e juga belum terlalu lama beredar. Langkah ini menegaskan bahwa Apple tidak main-main dalam persaingan smartphone global. Mereka terus melakukan inovasi dan penyegaran produk dengan kecepatan yang mengagumkan.
Di sektor laptop, MacBook Air M4 dan MacBook Pro M4 Pro/M4 Max juga harus angkat kaki. Keduanya digantikan oleh versi M5 yang menjanjikan performa lebih ngebut. Bagi para profesional kreatif, kehadiran MacBook Pro M5 Pro dan M5 Max tentu menjadi kabar gembira. Namun di sisi lain, pemilik M4 mungkin merasa produknya cepat ketinggalan zaman.
iPad Air M3 juga tak luput dari sapu bersih ini. Generasi terbaru iPad Air M4 siap melesat dengan chip yang lebih powerful. Apple sepertinya ingin memastikan lini tablet mereka selalu yang terdepan dalam hal performa.
Tak ketinggalan, dua produk monitor andalan Apple juga masuk daftar setop produksi. Studio Display model 2022 dan Pro Display XDR resmi pensiun. Keduanya digantikan oleh Studio Display XDR yang siap memanjakan mata para profesional dengan kualitas tampilan super jernih.
Fenomena ini sebenarnya sudah sering terjadi. Setiap kali Apple menggelar event peluncuran produk baru, pasti ada beberapa produk lama yang “wafat”. Namun yang membuat kali ini spesial adalah jumlahnya yang mencapai tujuh produk sekaligus. Belum lagi adanya produk berumur lima bulan yang ikut tersingkir.
Para analis menduga langkah ini diambil Apple untuk menyederhanakan lini produk mereka. Dengan mengurangi jumlah varian, Apple bisa fokus memproduksi dan memasarkan produk-produk unggulan. Selain itu, konsumen juga tidak akan bingung memilih karena pilihannya lebih sedikit namun lebih segar.
Bagi kamu yang baru saja membeli salah satu produk di atas, jangan berkecil hati. Produk kalian tetap bisa digunakan dan mendapat update software untuk beberapa tahun ke depan. Hanya saja, Apple tidak lagi memproduksi unit baru. Jadi kalau ada kerusakan, suku cadang mungkin akan lebih sulit dicari.
Lalu bagaimana dengan pasar second? Justru dengan dihentikannya produksi produk-produk ini, harga jual kembali (resale value) di pasar barang bekas berpotensi naik. Pasalnya, produk-produk tersebut menjadi edisi terakhir sebelum generasi baru meluncur.
Apple memang selalu punya cara untuk membuat gebrakan. Penghentian produksi tujuh produk sekaligus ini membuktikan bahwa mereka serius melakukan regenerasi produk. Bagi konsumen, ini saatnya memilih: buruan beli produk lama sebelum benar-benar habis, atau langsung loncat ke generasi terbaru dengan harga lebih tinggi?
Yang jelas, satu hal yang pasti: Apple tidak pernah kehabisan akal untuk membuat kita terus penasaran dan tergoda dengan produk-produk terbaru mereka. Selamat tinggal iPhone 16e, MacBook Air M4, dan kawan-kawan. Kalian akan dirindukan!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










