Dentmas.id – Siapa sih yang sekarang nggak pakai TWS? Perangkat kecil nan praktis ini sudah menjelma menjadi kebutuhan pokok, hampir seperti gawai wajib yang menemani keseharian kita. Samsung pun turut meramaikan persaingan dengan menghadirkan Galaxy Buds4 Pro, yang konon menjadi varian earbuds terbaru sekaligus tertinggi dari jajaran produk audio mereka. Bukan tanpa alasan, karena pabrikan asal Korea Selatan ini benar-benar memolesnya dengan kualitas suara premium dan segudang fitur intuitif yang langsung terintegrasi secara apik.
Kami pun berkesempatan menjajal Galaxy Buds4 Pro ini selama kurang lebih satu bulan penuh—bahkan hampir menyentuh angka dua bulan! Selama periode tersebut, kami benar-benar menggunakannya sebagai daily driver untuk beragam aktivitas, mulai dari menuntaskan pekerjaan kantoran, menikmati alunan musik favorit, hingga momen-momen hening saat meditasi. Jadi, percayalah, kami sudah cukup mumpuni untuk menilai bagaimana performa TWS ini dalam menemani rutinitas harian.
Nah, tanpa perlu berlama-lama lagi, mari kita bedah tuntas ulasan lengkap Samsung Galaxy Buds4 Pro setelah kami gunakan selama kurang lebih 1-2 bulan terakhir.
Desain & Kenyamanan: Sentuhan Mewah yang Memikat Mata
Mari kita mulai dari urusan tampilan, karena siapa yang nggak tertarik dengan desain keren? Samsung Galaxy Buds4 Pro langsung memancarkan aura kemewahan yang sulit diabaikan begitu pertama kali melihatnya. Desain yang diusung TWS ini terbilang cukup berbeda dengan pendahulunya. Jika generasi sebelumnya memiliki bentuk yang cenderung konvensional, kali ini Samsung berani mengambil pendekatan baru dengan casing yang lebih pipih, bahkan bentuknya nyaris menyerupai kotak cincin yang elegan.
Yang bikin makin spesial adalah kehadiran elemen desain bernama Blade, yang menggunakan material logam berkualitas. Garis-garis metalik ini berhasil menghadirkan kesan eksklusif sekaligus memberikan pengalaman kendali penuh saat kamu menggenggamnya. Samsung juga menyematkan material aluminium dengan sentuhan hairline yang halus, dan dari sini saya bisa menegaskan bahwa mereka benar-benar serius menggarap setiap detail desain Galaxy Buds4 Pro.
Unit yang kami uji hadir dalam balutan warna hitam yang tergolong kalem. Meski terkesan sederhana, siapa sangka warna ini justru mampu memancarkan kesan mewah dan elegan, terutama saat dipakai di tempat umum. Percayalah, TWS ini akan membuat penampilanmu terlihat lebih istimewa dan berkelas.
Beralih ke sisi kenyamanan, Samsung Galaxy Buds4 Pro terbukti sangat ramah di telinga. Sekali lagi kami tegaskan, TWS ini kami pakai untuk segala macam kebutuhan harian. Jika dihitung secara kasar, dalam sehari kami bisa menggunakannya selama 2-3 jam, baik untuk bekerja maupun sekadar hiburan santai.
Dengan rubber cup yang teksturnya pas—tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek—kami merasakan cengkeraman yang kokoh di telinga. Bentuknya pun tampaknya dirancang untuk menyesuaikan sebagian besar anatomi telinga secara global, sehingga pengguna bisa merasakan kenyamanan maksimal tanpa harus mengorbankan kesehatan telinga.
Namun, ada satu hal yang sedikit mengganggu, terutama bagi saya yang memiliki jari agak besar. Posisi Blade Control terasa cukup sulit dijangkau saat hendak mengaktifkan ANC, mengganti lagu, atau melakukan pause. Jadi, jika kamu punya jari yang cukup besar, mungkin perlu sedikit beradaptasi dengan tata letak kontrol ini.
Fitur Canggih: Bukan Sekadar Penyegaran Biasa
Samsung Galaxy Buds4 Pro hadir dengan segudang peningkatan yang membuatnya terasa jauh lebih dari sekadar pembaruan generasi sebelumnya. Selama masa pencobaan, peningkatan paling terasa justru berasal dari fondasi utama sebuah TWS, yakni kualitas audio dan kemampuan peredam bising yang makin ciamik.
Samsung membekalinya dengan konfigurasi dual driver yang terdiri dari woofer 11 mm dan planar tweeter 5,5 mm. Kombinasi ini menghasilkan karakter suara yang jauh lebih seimbang. Bass terasa lebih dalam tanpa mengorbankan detail vokal, sementara treble menyajikan nuansa halus dengan distorsi yang minim. Dukungan Samsung Seamless Codec (SSC-UHQ) hingga 24-bit/96kHz juga menjadi nilai tambah, terutama bagi pengguna perangkat Galaxy yang kompatibel, karena mereka bisa menikmati kualitas audio beresolusi tinggi secara nirkabel.
Pengalaman mendengarkan pun semakin optimal berkat kehadiran Adaptive EQ yang secara cerdas menyesuaikan karakter suara berdasarkan bentuk telinga dan posisi earbud saat digunakan. Samsung juga menyediakan berbagai preset equalizer hingga pengaturan manual melalui aplikasi Galaxy Wearable, sehingga pengguna bisa menyesuaikan karakter audio sesuai selera masing-masing. Untuk kebutuhan hiburan, fitur 360 Audio tetap dipertahankan, memberikan efek audio spasial yang lebih imersif saat menonton film atau bermain game yang mendukung teknologi tersebut.
Di sisi lain, Samsung meningkatkan kemampuan Active Noise Cancellation (ANC) melalui fitur Adaptive ANC yang secara otomatis menyesuaikan tingkat peredaman suara dengan kondisi lingkungan sekitar. Ketika berada di tempat ramai seperti transportasi umum, intensitas ANC akan ditingkatkan, sementara di lingkungan yang lebih tenang sistem akan menyesuaikannya agar tetap nyaman digunakan. Mode Ambient juga mampu menghadirkan suara sekitar dengan karakter yang lebih natural, dipadukan dengan Voice Detect yang otomatis menurunkan volume musik saat pengguna mulai berbicara. Bahkan, Buds4 Pro kini bisa mengenali suara sirene kendaraan darurat dan secara otomatis mengurangi efek ANC agar pengguna tetap waspada terhadap kondisi di sekitarnya.
Kemampuan komunikasi juga menjadi perhatian serius Samsung pada Galaxy Buds4 Pro. TWS ini dibekali enam mikrofon yang dipadukan dengan Voice Pickup Unit (VPU) serta algoritma berbasis machine learning untuk meningkatkan kejernihan suara saat panggilan telepon. Kombinasi ini mampu meredam suara angin maupun kebisingan lingkungan, sehingga suara pengguna tetap terdengar jelas oleh lawan bicara. Untuk konektivitas, Galaxy Buds4 Pro sudah menggunakan Bluetooth 6.1 dengan dukungan LE Audio, codec LC3, Auracast, serta Auto Switch yang memungkinkan perpindahan koneksi secara otomatis antar perangkat Galaxy tanpa perlu pairing ulang.
Nilai tambah lainnya datang dari integrasi Galaxy AI yang makin luas. Galaxy Buds4 Pro mendukung akses hands-free ke Gemini maupun Bixby hanya melalui perintah suara, sehingga pengguna bisa menjalankan berbagai fungsi tanpa menyentuh smartphone. Samsung juga menghadirkan Head Gesture yang memungkinkan pengguna menerima atau menolak panggilan hanya dengan mengangguk atau menggelengkan kepala. Bagi pengguna yang sering berkomunikasi lintas bahasa, tersedia fitur Live Translate dan Interpreter Mode yang dapat menerjemahkan percakapan secara real-time ketika dipasangkan dengan smartphone Galaxy yang mendukung Galaxy AI.
Kualitas Suara: Hidup, Imersif, dan Memanjakan Telinga
Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, kami menggunakan Samsung Galaxy Buds4 Pro untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari mendengarkan musik, melakukan panggilan telepon, hingga menikmati konten hiburan. Dari semua skenario tersebut, kualitas audio TWS ini paling terasa istimewa saat digunakan untuk menonton film maupun mendengarkan musik. Samsung menghadirkan karakter suara yang cenderung bulat dengan tonal yang seimbang. Bass memiliki bobot cukup tanpa berlebihan, vokal terdengar jelas dan penuh, sementara treble tetap mampu menyajikan detail tanpa terdengar tajam atau melelahkan telinga. Kombinasi ini membuat keseluruhan suara terasa natural dan nyaman dinikmati dalam durasi panjang.
Untuk mengujinya, kami memilih menonton Demon Slayer: Infinity Castle Part 1, film anime dengan tata suara yang kompleks, memadukan dialog, musik latar, dan efek suara yang intens. Dalam adegan pertarungan, setiap dentuman serangan, efek pedang, hingga suara lingkungan tersaji dengan baik tanpa saling menutupi. Saat adegan beralih ke dialog, vokal karakter tetap terdengar jelas meski musik latar masih mengisi suasana. Pemisahan antar instrumen dan efek suara juga sudah cukup baik, sehingga setiap elemen audio punya ruangnya masing-masing.
Pengalaman ini membuat kami merasa Samsung Galaxy Buds4 Pro mampu menghadirkan audio yang lebih hidup sekaligus imersif. Soundstage yang dihasilkan mungkin belum bisa menyamai headphone over-ear premium, tapi sudah cukup luas untuk memberikan kesan ruang saat menikmati film maupun musik. Transisi antar frekuensi terdengar halus, tidak ada bagian yang terasa terlalu mendominasi. Hasil akhirnya adalah karakter suara yang matang, nyaman didengarkan di berbagai genre musik maupun film, serta mampu memberikan pengalaman hiburan yang konsisten sepanjang penggunaan.
Daya Tahan Baterai: Kompetitif di Kelasnya
Dari sisi ketahanan baterai, Samsung Galaxy Buds4 Pro menawarkan performa yang tergolong kompetitif di kelas TWS premium. Samsung mengklaim perangkat ini mampu bertahan hingga enam jam untuk pemutaran musik dengan Active Noise Cancellation (ANC) aktif atau tujuh jam ketika ANC dinonaktifkan. Jika dipadukan dengan charging case, total waktu penggunaan bisa mencapai 26 jam dengan ANC aktif dan hingga 30 jam saat ANC dimatikan. Perlu diingat, angka ini diperoleh melalui pengujian internal, sehingga daya tahan sebenarnya dapat berbeda bergantung pada volume, codec yang digunakan, serta fitur yang aktif selama pemakaian.
Berdasarkan berbagai ulasan pengguna, klaim tersebut secara umum cukup realistis. Sebagian besar pengguna melaporkan daya tahan earbud berada di kisaran lima hingga enam jam ketika ANC aktif, tidak berbeda jauh dari angka yang dijanjikan Samsung. Meski demikian, beberapa pengguna menilai charging case belum selalu mampu memberikan total waktu penggunaan sesuai klaim resmi, terutama ketika fitur seperti ANC, Transparency Mode, dan codec Samsung Seamless Codec UHQ digunakan secara bersamaan. Secara keseluruhan, Galaxy Buds4 Pro tetap menawarkan daya tahan baterai yang memadai untuk penggunaan harian, baik saat menikmati musik, menonton film, maupun melakukan panggilan telepon dalam durasi yang cukup panjang.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










