Dentmas.id – Kabar gembira buat para fotografer medium format! Hasselblad akhirnya meluncurkan Phocus Mobile untuk Android versi 1.0.0. Bayangkan, sudah enam tahun lamanya aplikasi Phocus Mobile 2 menjadi “milik” eksklusif pengguna iOS sejak 2019, dan kini pintu gerbang itu terbuka lebar! Aplikasi pendamping resmi untuk kamera medium format Hasselblad ini sekarang bisa langsung diunduh secara gratis melalui Google Play Store, dan tentunya menjadi incaran utama pemilik X2D II 100C, X2D 100C, serta 907X & CFV 100C yang selama ini menantikan kehadirannya di perangkat Android.
Fitur Andalannya Bikin Editing Foto Makin Cetar!
Sama persis dengan versi iOS-nya, Phocus Mobile Android langsung membawa perangkat editing super lengkap yang bikin para kreator betah berlama-lama mengolah foto. Pengguna bisa dengan mudah melakukan penyesuaian exposure, mengatur kurva tonal, menyeimbangkan white balance, melakukan koreksi monokrom, hingga mengoreksi distorsi lensa. Tidak berhenti di situ, fitur noise reduction, sharpening, cropping, rotasi, dan keystone correction pun ikut hadir memanjakan pengguna. Yang lebih keren lagi, pengaturan edit yang sudah dibuat bisa langsung disalin dan diterapkan secara batch ke banyak foto sekaligus, sehingga alur kerja untuk volume tinggi menjadi jauh lebih efisien dan menghemat waktu berharga.
Proses impor foto pun terasa sangat fleksibel karena pengguna dapat memindahkannya melalui koneksi Wi-Fi atau, bagi pengguna X2D II 100C dengan firmware 1.3.16.1 atau versi lebih baru, bahkan bisa melalui kabel USB-C yang lebih cepat dan stabil. Setelah berhasil diimpor, foto-foto tersebut bisa langsung diberi rating bintang dan ditandai sebagai favorit, sebelum akhirnya diekspor dalam berbagai format berkualitas tinggi seperti Ultra HDR JPEG, HDR TIFF, JPEG, TIFF, HEIF, atau bahkan 3FR RAW yang merupakan format RAW asli dari Hasselblad.
Natural Colour Solution dan AI Noise Reduction Bikin Hasil Foto Makin Hidup!
Hasselblad dengan percaya diri mengklaim bahwa Phocus Mobile Android menghadirkan pengalaman Hasselblad Natural Colour Solution (HNCS) yang end-to-end, di mana konsistensi warna dan gradasi tonal benar-benar terjaga mulai dari preview awal hingga file akhir diekspor. Rasanya seperti sedang mengedit di desktop profesional! Untuk file HDR yang dihasilkan oleh X2D II 100C di perangkat Android yang mendukung HDR, aplikasi ini juga menyediakan penyesuaian highlight yang presisi, sehingga gambar dengan kontras tinggi pun tetap terlihat detail dan memukau.
Yang paling menarik perhatian adalah fitur terbaru yang dinamai Hasselblad Natural Noise Reduction (HNNR). Teknologi canggih ini merupakan noise reduction berbasis AI yang konon dilatih dari ratusan ribu foto Hasselblad dan dikalibrasi secara khusus untuk sensor medium format 100MP. Luar biasanya, HNNR mampu mereduksi noise pada file RAW 100MP hanya dalam waktu sekitar 15 hingga 20 detik saja! Pengguna pun diberikan dua pilihan mode, yaitu Purity Mode untuk hasil paling bersih dan Detail Mode yang tetap mempertahankan micro-texture serta detail halus pada gambar. Fitur ini jelas sangat berguna terutama bagi pemilik 907X & CFV 100C yang tidak memiliki stabilisasi gambar dalam bodi, sehingga noise reduction ini benar-benar membantu memperluas kemungkinan pemotretan handheld di kondisi minim cahaya.
Tapi Tunggu Dulu, Perangkatmu Harus Memenuhi Syarat Ini!
Namun sayangnya, tidak semua perangkat Android bisa menjalankan aplikasi ini dengan mulus. Mengingat harus mengolah file RAW berukuran hingga 100MB, Phocus Mobile Android menetapkan syarat perangkat keras yang cukup tinggi, yaitu minimal RAM 12GB dan sistem operasi Android 12 ke atas. Bahkan Hasselblad merekomendasikan Android 16 ke atas dengan chipset Snapdragon 8 Gen 3 atau yang lebih baru untuk mendapatkan pengalaman terbaik. Fitur HNNR sendiri saat ini baru dapat diakses pada perangkat berbasis Snapdragon 8 Gen 3 ke atas. Artinya, aplikasi ini memang ditujukan untuk perangkat kelas atas yang mampu menangani beban pemrosesan berat.
Mimpi Komunitas Hasselblad Akhirnya Terwujud!
Peluncuran Hasselblad Phocus Mobile untuk Android ini akhirnya mewujudkan permintaan lama dari komunitas Hasselblad yang selama ini mendambakan alur kerja mobile lengkap dengan HNCS dan noise reduction berbasis AI di ekosistem Android. Aplikasi ini memang gratis, tetapi dengan syarat RAM 12GB dan rekomendasi chipset Snapdragon 8 Gen 3 ke atas, tidak semua HP Android bisa menjalankannya dengan lancar. Tapi, hal ini tentunya bukan masalah besar karena pengguna yang mampu membeli kamera Hasselblad hampir dipastikan akan memiliki ponsel kelas atas yang mendukung spesifikasi tersebut.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










