Dentmas.id – Sahabat teknologi, bersiaplah! Samsung sama sekali tidak berencana menghentikan eksperimen gilanya dalam menghadirkan desain layar smartphone yang jauh lebih fleksibel. Setelah sukses besar mempopulerkan ponsel lipat melalui jajaran legendaris Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip, raksasa teknologi asal Korea Selatan itu kini kembali menggemparkan dunia dengan mengajukan paten terbaru untuk ponsel berlayar gulung (rollable) dan sliding yang super inovatif.
Penasaran? Paten mutakhir ini pertama kali berhasil ditemukan oleh tim WearView dan xleaks7 yang jeli. Berdasarkan dokumen resmi yang beredar luas di publik, Samsung dengan percaya diri menyiapkan dua konsep ponsel berbeda yang sama-sama mengusung layar fleksibel canggih. Layar ini dapat dengan mudah diperluas kapan pun pengguna membutuhkan area tampilan lebih besar.
KONSEP PERTAMA: HORIZONTAL SLIDE YANG MEMUKAU
Pada konsep pertama, perangkat ini tampil persis seperti smartphone biasa pada umumnya. Jika Anda melihat sekilas, penampangnya sangat mirip dengan calon Galaxy S26 reguler yang dilengkapi tiga modul kamera khas Galaxy Z Fold 7. Lalu, apa yang membedakannya? Yang bikin penasaran, dari hasil render desain yang beredar, konsep HP layar gulung ini memiliki bodi yang terlihat lebih memanjang dari biasanya.
Nah, ketika kebutuhan akan layar lebar mendesak, pengguna dapat dengan mudah menarik layar perangkat ke arah samping. Akibatnya, area tampilan langsung melebar secara horizontal tanpa harus melipat perangkat seperti Galaxy Z Fold. Alih-alih repot melipat, layar perangkat ini dengan mulus memanjang keluar dari bodi utama melalui mekanisme sliding atau rolling yang halus. Menariknya lagi, terdapat cutout khusus di bagian modul kamera. Dengan demikian, kamera pun akan ikut bergeser bersama layar tersembunyi yang memanjang tersebut. Praktis, bukan?
KONSEP KEDUA: LAYAR TERSEMBUNYI TOTAL, BARU KELUAR SAAT DIGESER
Sementara itu, konsep kedua justuh terlihat jauh lebih unik lagi, bahkan bisa dibilang nyeleneh! Dalam posisi normal, layar fleksibel perangkat ini sepenuhnya tersembunyi rapat di dalam bodi HP. Jadi, bentuk awalnya tidak seperti smartphone pada kebanyakan produk yang Anda kenal. Barulah ketika kedua sisi perangkat ditarik serentak ke arah kanan dan kiri secara bersamaan, layar tersebut kemudian keluar dengan megah dan memperluas area tampilan secara instan.
Menurut vendor raksasa asal Korea Selatan ini, pendekatan radikal seperti ini dapat membantu melindungi panel fleksibel yang super sensitif dari goresan atau benturan saat tidak digunakan. Sama persis seperti paten pertama, pada paten kedua ini, modul kamera belakang tampak berada di bagian bodi yang ikut bergerak dinamis bersama layar sliding. Desain cerdas ini memungkinkan bodi HP dibuat lebih tipis karena kamera tidak perlu ditempatkan di atas panel layar gulung yang rawan rusak.
TEKNOLOGI SENSOR PRESISI UNTUK KONTROL MAKSIMAL
Yang membuat kami semakin penasaran, Samsung konon juga menyematkan sensor khusus canggih yang bertugas mendeteksi seberapa jauh layar telah diperluas dan seberapa cepat pergerakannya terjadi. Fitur ini bakal sangat membantu pengguna dalam menyesuaikan ritme buka dan geser layar sliding dengan tingkat presisi yang tinggi. Bayangkan, Anda bisa mengontrol kecepatan dan lebar layar sesuai keinginan!
MASIH PATEN, BUKAN PRODUK JADI
Meskipun terlihat sangat menarik dan futuristik, perlu dicatat dengan bijak bahwa teknologi canggih ini masih sebatas paten resmi, bukan produk siap rilis yang bisa segera Anda beli. Informasi ini berhasil kami himpun dari sumber terpercaya GizmoChina. Memang, Samsung dikenal sangat rutin mengajukan berbagai konsep perangkat futuristis setiap tahunnya, tetapi tidak semuanya benar-benar menjelma menjadi produk komersial yang menghiasi rak toko.
TANTANGAN TEKNIS HP ROLLABLE MASIH BESAR
Para insinyur pun sadar betul bahwa HP rollable sendiri masih menghadapi banyak tantangan teknis yang rumit. Mulai dari daya tahan komponen bergerak yang harus awet, ketersediaan ruang baterai yang memadai, keandalan mekanisme rolling layar yang presisi, hingga reliabilitas jangka panjang yang tidak bisa ditawar. Semua ini harus dijawab dengan solusi sempurna.
BUKAN IDE BARU, SAMSUNG SUDAH LAMA GELUTI TEKNOLOGI INI
Akan tetapi, Samsung sebenarnya sudah cukup lama tertarik dengan kategori perangkat inovatif ini. Bahkan, Samsung Display beberapa kali dengan bangga memamerkan prototipe layar rollable dan slidable di ajang bergengsi seperti Consumer Electronics Show (CES) dan Mobile World Congress (MWC). Karena itu, konsep layar gulung ini sama sekali bukan ide yang benar-benar baru di internal Samsung. Mereka sudah bertahun-tahun menggodoknya secara diam-diam.
JEJAK PATEN SAMSUNG SEJAK 2022
Pada tahun 2022, sebagai contoh nyata, Samsung sempat mematenkan desain ponsel dengan layar yang dapat digulung ke badan paten dunia, tepatnya World Intellectual Property Organization. Bahkan, ada tiga desain layar gulung (rollable) yang dipatenkan Samsung sekaligus saat itu. Meskipun konsep dasarnya sama, namun ketiganya memiliki orientasi pengembangan yang berbeda-beda.
Desain pertama menunjukkan layar ponsel yang bisa ditarik dengan mudah ke bawah atau secara vertikal. Dalam dokumen paten tersebut, tertulis dengan jelas bahwa desain gulung seperti ini memiliki biaya produksi yang lebih hemat dibandingkan opsi lain. Hasilnya, rasio aspek layar akan jadi lebih lebar secara instan saat layar ditarik ke bawah. Rasio aspek ini kemudian menjadi unik karena ponsel akan memanjang ke bawah, sebuah bentuk yang belum lazim digunakan oleh kebanyakan vendor ponsel saat ini.
Selanjutnya, desain paten kedua menunjukkan layar yang bisa ditarik dengan mulus ke samping atau secara horizontal. Orientasi ini menjadikan layar memiliki rasio aspek yang lebih bisa diterima berdasarkan standar modern saat ini, misalnya untuk bermain game seru atau menonton YouTube dengan nyaman. Sementara itu, paten ketiga juga mengusung konsep layar yang ditarik ke samping (horizontal), namun dengan tambahan fitur bagaimana kamera akan ditempatkan secara cerdas di layar yang bisa ditarik-ulur, plus rincian cara kerjanya yang kompleks. Desain terakhir ini bertujuan mulia, yaitu menyederhanakan desain keseluruhan, menghemat daya baterai, serta memperluas ruang kosong di dalam perangkat untuk komponen lain.
PATEN PALING ANYAR: SENSOR KUALITAS UDARA
Terakhir, jangan lupa bahwa pada tahun 2024, Samsung kembali mematenkan perangkat canggih yang layarnya bisa diperluas dengan cara digeser atau ditarik secara vertikal ke atas. Uniknya lagi, selain dapat digulung dengan mulus, smartphone masa depan ini juga dibekali sensor kualitas udara mutakhir. Menarik dicatat bahwa saat ini belum ada satu pun ponsel di pasaran yang bisa mengukur langsung kualitas udara di sekitar penggunanya. Samsung jelas selangkah lebih maju!
Siapkah Anda menyambut revolusi layar gulung dari Samsung? Waktunya menunggu kejutan berikutnya!
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










