dentmas.id
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
dentmas.id
No Result
View All Result
Home Technologi

Ilmuwan Australia Latih 200 Ribu Sel Otak Manusia untuk Main Game Doom

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
Maret 21, 2026
in Technologi
0
Meta Evaluasi Strategi Metaverse: Akses VR Horizon Worlds Ditutup, Mobile Jadi Andalan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dentmas.id – Bayangkan, sekelompok ilmuwan nekat menumbuhkan 200.000 sel otak manusia di laboratorium, lalu melatih mereka memainkan game tembak-tembakan legendaris Doom! Ya, game yang rilis tahun 1993 itu sekarang bisa dimainkan oleh … otak dalam cawan petri!

Perusahaan bioteknologi asal Australia, Cortical Labs, menjadi dalang di balik eksperimen gila ini. Mereka berhasil menggabungkan neuron hidup dengan teknologi chip komputer.

RELATED POSTS

Table of Contents

Toggle
    • Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang
    • Mantan CEO Twitter Bikin AI Suara Dessa yang Bisa Ngobrol dan Ketawa Alami
  • Pakai Komputer Super Canggih
  • Masih Sering Mati, Tapi Mulai Belajar
  • Lanjutan dari Eksperimen Pong
  • Harapan di Balik Gila-gilaan

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Mantan CEO Twitter Bikin AI Suara Dessa yang Bisa Ngobrol dan Ketawa Alami

Dalam video demonstrasi yang beredar, peneliti menunjukkan momen di mana kumpulan sel otak itu benar-benar mengendalikan karakter game. Karakter itu bergerak, berputar, bahkan menembak musuh—semuanya dikendalikan oleh aktivitas listrik dari sel-sel otak yang ditanam di laboratorium!

Yang paling bikin merinding? Sel-sel otak ini tidak ada yang mengendalikan secara manual! Tidak ada joystick, tidak ada tangan manusia. Sebaliknya, komputer menerjemahkan setiap aktivitas sel tersebut menjadi aksi dalam game. Jadi, ketika sel otak “berpikir” untuk bergerak ke kanan, karakernya langsung melesat ke kanan. Gila banget, kan?

Pakai Komputer Super Canggih

Cortical Labs menggunakan sistem komputasi biologis canggih bernama CL1. Sistem ini terhubung dalam jaringan yang mereka sebut Cortical Cloud. Jujur, ini terdengar seperti judul film fiksi ilmiah!

Cara kerjanya unik banget. Para ilmuwan menumbuhkan neuron manusia di atas chip kecil yang dipenuhi elektroda super peka. Elektroda-elektroda ini berfungsi ganda: mereka mengirimkan sinyal listrik ke sel otak, sekaligus membaca respons yang dihasilkan sel-sel tersebut. Neuron-neuron ini juga dijaga tetap hidup dalam cairan nutrisi khusus—jadi mereka tetap segar dan aktif.

Nah, ketika game berjalan, komputer menerjemahkan situasi dalam game menjadi sinyal listrik yang dikirim ke jaringan sel otak. Contohnya, saat musuh muncul di sisi kiri layar, sistem langsung mengirimkan sinyal listrik spesifik ke sel otak. Sel otak kemudian merespons dengan sinyal listrik lain. Komputer lalu menerjemahkan respons ini menjadi aksi: karakter bergerak ke kiri, berputar, atau menembak.

Proses ini terjadi dalam hitungan milidetik. Bayangkan, sekumpulan sel di laboratorium bisa “berpikir” dan “bereaksi” terhadap ancaman di dunia digital!

Masih Sering Mati, Tapi Mulai Belajar

Meski teknologi ini keren abis, jangan bayangkan sel-sel otak ini langsung jadi pro player. Peneliti mengaku performa jaringan neuron ini masih kayak pemula yang baru pegang game pertama kalinya. Karakternya masih sering tewas, kalah, dan bikin frustrasi—mirip kita waktu pertama kali main Doom dulu!

Tapi yang bikin penasaran, para ilmuwan melihat tanda-tanda bahwa sel-sel otak ini mulai beradaptasi! Dalam beberapa percobaan, jaringan neuron mulai menunjukkan kemampuan: mencari musuh, bergerak lebih terarah, dan menembak, meskipun masih sering gagal.

Karena masih sering gagal, Cortical Labs malah ngundang publik untuk ikut membantu. Mereka membuka kesempatan bagi siapa pun yang penasaran untuk bereksperimen lewat sistem CL1. Caranya? Lewat antarmuka pemrograman aplikasi atau API. Informasi lengkapnya tersedia di GitHub mereka. Jadi, kalau kamu merasa bisa melatih otak dalam cawan sampai menamatkan Doom, ini saatnya!

Lanjutan dari Eksperimen Pong

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Cortical Labs melakukan hal gila. Pada tahun 2022, mereka berhasil melatih sekitar 800.000 neuron manusia dengan sistem yang disebut DishBrain untuk memainkan game klasik Pong.

Waktu itu, neuron-neuron itu belajar menggerakkan papan permainan untuk memantulkan bola setelah menerima umpan balik dari sistem. Misalnya, ketika gagal menangkap bola, sistem memberikan sinyal “kesalahan”. Neuron kemudian belajar menghindari kesalahan itu. Proses belajarnya mirip kayak kita belajar naik sepeda: jatuh, bangun lagi, sampai akhirnya bisa!

Jika dicermati, eksperimen Doom ini justru menggunakan jumlah neuron lebih sedikit, hanya sekitar 200.000 sel. Kok bisa lebih sedikit? Para ilmuwan menjelaskan bahwa desain eksperimen dan perangkat kerasnya berbeda. Pada sistem CL1, neuron ditempatkan langsung di chip elektroda yang lebih terstruktur. Jadi, tidak perlu sebanyak eksperimen sebelumnya yang menggunakan sistem DishBrain.

Meskipun terlihat lebih canggih karena membutuhkan lebih sedikit sel otak, para ilmuwan mengakui tantangan yang dihadapi jauh lebih besar. Mengapa? Karena Doom jauh lebih kompleks daripada Pong! Doom adalah game tembak-menembak tiga dimensi dengan lingkungan yang luas, musuh yang bergerak, dan strategi yang kompleks. Jauh berbeda dengan Pong yang hanya dua dimensi dengan gerakan sederhana.

Bayangkan, sel otak dalam cawan dituntut untuk memahami ruang 3D, mengidentifikasi ancaman, dan merespons dengan tepat. Ini level kesulitan yang benar-benar gila!

Harapan di Balik Gila-gilaan

Di balik eksperimen yang terdengar seperti skenario film horor fiksi ilmiah ini, sebenarnya ada tujuan mulia. Para ilmuwan berharap bisa memahami bagaimana sel otak belajar dan beradaptasi ketika terhubung dengan lingkungan digital.

Pengetahuan ini bukan sekadar untuk bikin otak main game, lho. Mereka berharap riset ini bisa membantu penelitian di bidang ilmu saraf, pengembangan obat-obatan, serta teknologi komputasi masa depan.

Bayangkan potensinya: jika kita bisa memahami bagaimana neuron belajar, kita bisa mengembangkan terapi untuk penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer atau Parkinson. Atau, kita bisa menciptakan komputer yang bekerja seperti otak manusia—lebih efisien, lebih adaptif, dan lebih pintar.

Jadi, meskipun saat ini sel-sel otak itu masih sering kalah main Doom, sebenarnya mereka sedang membantu membuka pintu menuju masa depan komputasi dan pengobatan. Siapa yang menyangka, game tembak-tembakan dari tahun 1993 bisa menjadi alat riset ilmiah yang revolusioner?

Yang jelas, dunia sains sedang berubah. Dan perubahan itu dimulai dari 200.000 sel otak yang bermain game di laboratorium Australia. Keren atau bikin merinding? Terserah kamu menilainya!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: ChipTeknologi
ShareTweetPin
felixhendy555@gmail.com

[email protected]

Related Posts

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Langkah mengejutkan datang dari Negeri Tirai Bambu yang kini resmi mengekor jejak Amerika Serikat dalam urusan komersialisasi ruang...

Mantan CEO Twitter Bikin AI Suara Dessa yang Bisa Ngobrol dan Ketawa Alami

Mantan CEO Twitter Bikin AI Suara Dessa yang Bisa Ngobrol dan Ketawa Alami

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Kabar mengejutkan baru saja mengguncang panggung teknologi global karena Jack Dorsey, sosok jenius di balik layar yang pernah...

HP Lipat Anyar Samsung Segera Rilis Minggu Depan, Kembaran Galaxy Z Fold 8 Ultra?

HP Lipat Anyar Samsung Segera Rilis Minggu Depan, Kembaran Galaxy Z Fold 8 Ultra?

by [email protected]
Oktober 25, 2026
0

Dentmas.id - Kabar yang sangat mengejutkan tiba-tiba datang dari raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, yang mana mereka pas banget...

Moonshot Rilis Kimi K3.1 Pro, Skor Pengujian Nyaris Setara Claude Opus 5.5

Moonshot Rilis Kimi K3.1 Pro, Skor Pengujian Nyaris Setara Claude Opus 5.5

by [email protected]
Oktober 25, 2026
0

Dentmas.id - Moonshot, perusahaan kecerdasan buatan asal Tiongkok, merilis model terbarunya yang diberi nama Kimi K3.1 Pro. Model ini diklaim...

Cegah Risiko Keuangan, Perbankan Amerika Serikat Batasi Ruang Gerak Sistem AI

Cegah Risiko Keuangan, Perbankan Amerika Serikat Batasi Ruang Gerak Sistem AI

by [email protected]
Oktober 25, 2026
0

Dentmas.id - Dunia perbankan raksasa di Amerika Serikat mendadak gempar dan dilanda kecemasan yang sangat luar biasa setelah para ahli...

Next Post
Meta Evaluasi Strategi Metaverse: Akses VR Horizon Worlds Ditutup, Mobile Jadi Andalan

Vivo dan iQoo Resmi Naikkan Harga Ponsel di China, Menyusul Oppo dan OnePlu

TUM RoboGym Mulai Beroperasi, Pusat Latihan Robot Humanoid Terbesar di Jerman

TUM RoboGym Mulai Beroperasi, Pusat Latihan Robot Humanoid Terbesar di Jerman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Oktober 26, 2026
Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Oktober 26, 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapshot Data: Solusi Keren untuk Jaga Data Kamu!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simbol 5G, LTE, 4G, H+, 3G, G di Sinyal HP, Ini Maknanya untuk Pengalaman Internet Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Kemkomdigi 2026: Fokus pada Tiga Pilar Digital untuk Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutorial reset mikrotik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan
dentmas

Dentmas.id adalah portal informasi digital yang menyajikan berbagai konten edukatif, informatif, dan menghibur. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita terkini, panduan praktis, serta ulasan teknologi dan hiburan yang relevan dengan perkembangan zaman.

CATEGORY

  • ai
  • Aplikasi
  • Esports
  • Game
  • News
  • rekomendasi
  • Review
  • Technologi
  • Tutorial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Partner Kita

aatoto
Mposakti
MOTOSLOT
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Dentmas.id

No Result
View All Result
  • Homepages
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game

© 2025 Dentmas.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In