Dentmas.id – Kalau kamu lagi ngidam banget pengen punya HP lipat perdana buatan Apple yang namanya iPhone Duo, kamu bener-bener wajib pasang mode waspada tingkat tinggi sekarang juga. Soalnya, aksi penipuan dengan modus pemesanan awal alias pre-order iPhone Duo palsu sudah mulai beredar luas di dunia maya buat menjebak para penggemar gadget yang kurang jeli.
Para pelaku kejahatan ini melancarkan modusnya dengan cara membuat situs pre-order palsu yang tampilannya benar-benar kembar identik sama halaman resmi milik Apple. Begitu kamu mengklik dan mengakses halaman berbahaya tersebut, kamu berisiko tinggi kehilangan data pribadi yang sangat sensitif, kata sandi akun penting, sampai seluruh informasi dompet kripto milikmu secara tiba-tiba.
Temuan mengejutkan yang bikin merinding ini pertama kali dibongkar sama perusahaan keamanan siber kenamaan, Malwarebytes. Berdasarkan laporan rinci dari Malwarebytes, situs jebakan itu berani menawarkan iming-iming potongan harga fantastis sampai 500 dollar AS atau sekitar Rp 8,9 juta buat siapa aja yang nekat melakukan pre-order iPhone Duo di situs tersebut.
Tawaran diskon besar itu sengaja mereka buat sangat menggiurkan karena harga resmi iPhone Duo sendiri dibanderol mulai dari 2.000 dollar AS. Padahal, iming-iming potongan harga jumbo yang kelewat manis itu justru menjadi salah satu sinyal paling jelas kalau situs tersebut merupakan penipuan murni.
Situs Siluman Tanpa Klik Download, Data Langsung Tersedot Habis!
Nah, hal utama yang membuat modus kejahatan siber satu ini terasa amat sangat berbahaya adalah korban sama sekali nggak diminta mengunduh aplikasi tambahan atau mengisi data diri ke formulir palsu terlebih dahulu.
Menurut pemaparan dari Malwarebytes, program eksploitasi jahat di situs itu bisa langsung mengeksekusi aksinya secara otomatis pas kamu baru membuka halaman webnya. Serangan kilat ini memanfaatkan sebuah rantai eksploitasi berbahaya bernama DarkSword yang sebelumnya memang sudah sempat bocor ke publik.
Rantai eksploitasi ganas tersebut mampu mengeruk dan mencuri berbagai macam informasi penting yang tersimpan rapi di dalam perangkat iPhone milikmu. Data-data berharga seperti kredensial login akun, catatan pribadi yang sifatnya rahasia, sampai data akses dompet kripto bisa tersedot keluar tanpa kamu sadari.
Pihak Malwarebytes juga menjelaskan kalau gelombang serangan jahat ini secara khusus menargetkan perangkat iPhone yang masih menjalankan sistem operasi iOS versi 18.4 sampai iOS 18.6.2. Sementara itu, deretan kode berbahaya tersebut dilaporkan sama sekali nggak mempan menyerang atau memberi dampak pada perangkat iPad maupun Mac.
Trik Nyamar Mirip Asli tapi Beda Warna dan Ukuran Layar
Pembuat situs pre-order palsu ini memang sengaja merancang tampilan web mereka agar kelihatan amat mirip sama halaman resmi Apple. Mereka meniru penggunaan logo apel, pilihan jenis huruf khas, deretan informasi hak cipta, sampai gaya bahasa penulisan agar situs itu terlihat benar-benar resmi dan meyakinkan di mata pengunjung.
Meskipun kelihatannya sangat rapi, tapi sebenarnya terdapat sejumlah kejanggalan fatal yang sengaja mereka lewati. Contohnya aja, situs bodong itu nekat menawarkan iPhone Duo dalam opsi warna “Natural Titanium”, padahal pihak Apple sebenarnya cuma menyediakan iPhone Duo dalam dua varian warna resmi yaitu Star White dan Night Sky.
Bukan cuma urusan warna aja yang salah, informasi mengenai ukuran dimensi perangkat di web tersebut juga sama sekali nggak sesuai dengan fakta lapangan. Situs penipu itu malah mencantumkan pilihan layar berukuran 6,3 inci dan 6,9 inci, padahal angka tersebut sebenarnya merupakan ukuran layar milik iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Sementara itu, perangkat iPhone Duo yang asli sebenarnya cuma memiliki satu varian ukuran standar dengan bentang layar utama lipat sebesar 7,6 inci dan layar penutup bagian luar seluas 5,4 inci.
Jadwal Resmi Pre-order dan Jurus Darurat Amankan Aset Kripto
Poin penting lainnya yang wajib kamu tahu adalah pihak Apple sendiri sebenarnya sama sekali belum membuka sesi pre-order resmi buat iPhone Duo. Berdasarkan jadwal peluncuran resmi dari perusahaan, pemesanan awal perangkat canggih ini baru akan dibuka secara publik pada tanggal 16 Oktober 2026 mendatang.
Oleh karena itu, kamu sebagai konsumen sangat disarankan buat nggak gampang percaya sama godaan iklan atau tawaran situs asing yang mengaku menjual pre-order iPhone Duo, apalagi kalau situs itu mengumbar janji diskon harga yang kelewat fantastis.
Agar kamu terhindar dari berbagai jebakan penipuan siber yang merugikan, kamu sebaiknya selalu melangsungkan proses pre-order hanya lewat saluran resmi milik Apple atau melalui mitra peritel dan operator seluler yang sudah terbukti terpercaya.
Selain itu, para pengguna iPhone juga sangat dianjurkan buat segera memperbarui sistem operasi perangkat mereka ke versi iOS yang paling gres. Langkah ini menjadi penting karena pihak Apple sendiri sebenarnya sudah menambal celah keamanan bahaya yang sempat dimanfaatkan oleh rantai eksploitasi DarkSword tersebut.
Seandainya kamu sudah terlanjur mengklik atau membuka situs yang dicurigai berbahaya tersebut, tim Malwarebytes menyarankan kamu buat langsung memperbarui sistem operasi iOS detik ini juga lalu segera melakukan proses restart pada perangkat iPhone milikmu.
Akan tetapi, kamu harus ingat kalau langkah penyelamatan darurat tadi tetap nggak memberi jaminan bahwa data-data pribadi yang sudah telanjur tersedot bisa kamu dapatkan kembali secara utuh. Maka dari itu, seperti yang dirangkum dari Tom’s Guide, kamu juga sangat disarankan buat secepatnya mengganti seluruh kata sandi akun yang berpotensi sudah terekspos ke tangan peretas.
Terakhir, khusus buat para pengguna yang biasa menyimpan aset dompet kripto di dalam ponsel tersebut, Malwarebytes sangat menyarankan kamu buat segera membuat dompet kripto baru dengan recovery phrase yang benar-benar berbeda, lalu secepatnya memindahkan seluruh saldo asetmu ke dalam dompet baru tersebut agar terhindar dari kerugian total.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










