Dentmas.id – Samsung baru saja mengguncang dunia teknologi dengan memperkenalkan konsep robot AI paling futuristik yang dirancang khusus untuk anak-anak. Bedanya, robot ini bukan sekadar mainan canggih biasa, melainkan sebuah pendamping digital yang memiliki kemampuan luar biasa untuk tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan sang pengguna kecil. Bayangkan, robot yang bisa beradaptasi dari masa balita hingga remaja, sungguh sebuah lompatan besar dalam dunia kecerdasan buatan!
Perusahaan teknologi raksasa asal Korea Selatan itu menamai inovasi terbarunya sebagai Samsung Kids Robot Dremo & Minimo. Nama yang terdengar imut ini ternyata menyimpan konsep revolusioner yang siap mengubah cara anak-anak berinteraksi dengan teknologi.
Sesuai dengan namanya, robot pintar ini hadir dalam dua varian yang saling melengkapi. Pertama, ada Dremo yang berperan sebagai robot utama dan “markas besar” AI yang ditempatkan di rumah. Sementara itu, kedua, ada Minimo yang didesain sebagai robot portabel mungil yang bisa dengan mudah dibawa ke mana pun sang anak pergi, mulai dari perjalanan liburan hingga sekadar main ke rumah nenek.
Yang membuat sistem ini begitu istimewa adalah konektivitas mulus antara Dremo dan Minimo. Kedua perangkat ini saling terhubung secara intuitif, memastikan pengalaman AI yang dipersonalisasi tetap berlanjut meskipun si kecil sedang berada di luar rumah. Dengan kata lain, “teman” AI-nya tidak pernah benar-benar pergi, selalu siap menemani di setiap momen.
Fitur paling menarik dari duo robot ini terletak pada tingkat kontrol dan personalisasi yang diberikan kepada orang tua. Para ibu dan ayah tidak hanya bisa mengatur batasan penggunaan, tetapi juga diberi kebebasan kreatif untuk membuat karakter AI yang sepenuhnya dipersonalisasi untuk buah hati mereka. Mulai dari menentukan nama unik, memilih kepribadian yang cocok, hingga mengatur suara karakter tersebut, semuanya bisa diatur sesuai keinginan. Ini seperti menciptakan teman imajiner versi digital yang menjadi nyata!
Seiring berjalannya waktu dan interaksi yang terus menerus, kecerdasan buatan canggih di dalam Dremo dan Minimo akan secara otomatis mempelajari berbagai aspek tentang penggunanya. Algoritma AI yang adaptif ini akan menganalisis minat spesifik anak, kebiasaan sehari-hari yang unik, serta memahami secara persis tahap perkembangan kognitif dan emosional mereka. Hasilnya, setiap interaksi yang dihadirkan akan terasa semakin relevan, personal, dan mendalam, seolah-olah robot tersebut benar-benar mengenal anak tersebut dari dekat.
Visi besar Samsung untuk robot ini melampaui sekadar gawai pintar. Dalam skenario kehidupan nyata, perusahaan membayangkan Dremo dan Minimo akan berevolusi menjadi teman sekaligus pendamping hidup yang dapat bertumbuh secara organik bersama anak. Bayangkan memiliki sahabat yang selalu ada, yang mengerti perubahan suasana hati, dan yang mampu menyesuaikan cara bicara serta permainan sesuai dengan usia dan minat yang terus berubah. Dari membantu belajar matematika di usia SD, menjadi teman curhat di masa remaja, hingga mungkin membantu perencanaan kegiatan di masa depan.
Samsung sendiri masih menyimpan misteri mengenai kapan tepatnya robot revolusioner ini akan tersedia untuk publik. Mereka juga belum mengumbar secara detail kemampuan teknis lengkap dan spesifikasi perangkat keras di balik kecanggihan AI-nya. Namun, satu hal yang sudah pasti dan patut diacungi jempol: karena konsepnya yang terbilang unik dan visioner, Samsung Kids Robot Dremo & Minimo berhasil menyabet penghargaan tertinggi, yaitu “Best of the Best“, dalam ajang Red Dot Design Award: Design Concept 2026. Ini adalah salah satu penghargaan desain paling prestisius dan bergengsi di kancah internasional, membuktikan bahwa konsep ini tidak hanya imajinatif tetapi juga diakui keunggulan desainnya oleh para ahli dunia.
Gak Cuma Robot Anak! Segudang Konsep AI Futuristik Lainnya dari Samsung
Kehadiran Samsung Kids Robot Dremo & Minimo ternyata hanya salah satu dari sekian banyak konsep futuristis yang dipamerkan oleh raksasa teknologi tersebut pada pekan ini. Pameran ini sengaja digelar untuk menggambarkan secara gamblang bagaimana kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan secara bermanfaat dan terintegrasi secara relevan ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia di masa depan.
Selain robot pendamping anak yang mencuri perhatian, Samsung juga memamerkan deretan konsep inovatif lainnya yang turut menorehkan prestasi dengan memenangkan penghargaan di ajang Red Dot Design Awards yang sama. Salah satunya adalah Samsung Home Appliances Accessories, sebuah sistem aksesori cerdas untuk peralatan rumah tangga yang dilengkapi dengan sistem kode warna praktis. Inovasi ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam memilah komponen mana yang dapat didaur ulang dan mana yang harus dibuang, sebuah langkah kecil namun berdampak besar bagi gaya hidup ramah lingkungan.
Lebih lanjut, Samsung juga tidak tanggung-tanggung menghadirkan berbagai konsep AI unggulan lainnya yang siap membuat hidup lebih mudah dan menyenangkan:
- AI Kitchen: Dapur pintar masa depan yang memanfaatkan kecerdasan buatan dan robotika secara sinergis. Bayangkan, dapur ini tidak hanya bisa merekomendasikan menu makanan sehat berdasarkan stok bahan yang ada, tetapi juga secara otomatis mengelola stok bahan makanan, membantu proses memasak dari persiapan hingga penyajian, dan bahkan bertanggung jawab mencuci peralatan makan setelah selesai digunakan. Semua berjalan otomatis!
- AI Beauty Mirror: Cermin pintar yang berfungsi layaknya seorang ahli kecantikan pribadi. Dengan kemampuan memindai kondisi kulit pengguna secara mendalam, cermin ini dapat memberikan rekomendasi perawatan wajah yang bersifat personal dan spesifik, mulai dari produk yang cocok hingga rutinitas perawatan yang ideal untuk setiap jenis kulit.
- Panorama UX: Sebuah antarmuka pengguna revolusioner yang mampu menyesuaikan tampilan layar dan cara interaksi secara real-time. Sistem ini beradaptasi secara dinamis berdasarkan karakteristik unik pengguna dan konteks penggunaan pada saat itu, memberikan pengalaman yang paling intuitif dan efisien.
- Spatial Tab: Platform percakapan tiga dimensi (3D) yang inovatif dan dapat dinikmati tanpa perlu repot-repot memakai kacamata khusus. Dengan ditemani oleh AI Companion, pengguna dapat merasakan pengalaman berkomunikasi yang lebih imersif dan interaktif.
- AI Home Companion PUCO: Sebuah pendamping rumah berbasis AI yang unik karena dapat berinteraksi melalui proyeksi visual yang menawan serta gerakan non-verbal yang ekspresif. Ini bukan sekadar asisten suara, tetapi kehadiran visual yang bisa membuat suasana rumah terasa lebih hidup.
- Fluid AI Design System: Sistem antarmuka generatif yang bekerja secara otomatis. Sistem ini dapat membentuk dan menyesuaikan tampilan aplikasi secara dinamis sesuai dengan kebutuhan dan preferensi spesifik pengguna, memastikan setiap pengalaman digital terasa unik dan personal.
Presiden sekaligus Chief Design Officer (CDO) untuk Divisi Device eXperience (DX) Samsung Electronics, Mauro Porcini, menegaskan bahwa seluruh desain konsep AI yang diusung kali ini memiliki fokus utama pada pemanfaatan teknologi yang berpusat pada manusia. Menurutnya, teknologi harus mampu secara mendalam memahami kebutuhan unik setiap individu.
“Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, semakin menjadi prioritas utama bagi kami untuk benar-benar memahami esensi manusia,” ujar Porcini dalam keterangan resmi yang dipublikasikan di SamsungNewsroom, seperti yang dikutip pada Kamis (16/7/2026).
“Melalui pendekatan desain yang ekspresif ini, kami berkomitmen untuk terus mengeksplorasi berbagai kemungkinan bagaimana teknologi dapat benar-benar memahami setiap individu, beradaptasi secara alami mengikuti kebutuhan mereka yang terus berubah, dan pada akhirnya menghadirkan pengalaman yang lebih mendalam serta bermakna di masa depan,” pungkas Porcini dengan penuh keyakinan.
Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.










