dentmas.id
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
dentmas.id
No Result
View All Result
Home News

Tim Cook Serahkan Jabatan CEO Apple kepada John Ternus Mulai September 2026

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
April 22, 2026
in News
0
Tim Cook Serahkan Jabatan CEO Apple kepada John Ternus Mulai September 2026
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dentmas.id – Dunia teknologi mendadak gempar. Raksasa dari Cupertino itu baru saja memberikan kejutan yang nggak terduga. Bayangkan, setelah hampir 15 tahun memegang kendali atas salah satu perusahaan dengan nilai paling selangit di muka bumi, Tim Cook akhirnya secara resmi mengumumkan pamit dari jabatan Chief Executive Officer (CEO) Apple. Gila, kan?

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari New York Times pada Selasa (21/4/2026), proses pergantian pimpinan ini bakal mulai berlaku efektif per 1 September 2026 mendatang. Jadi, masih ada waktu beberapa bulan ke depan buat kita menyaksikan transisi besar-besaran ini.

RELATED POSTS

Table of Contents

Toggle
    • Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu
    • Meta Rilis Saham Kelas C Khusus Zuckerberg Antisipasi Aturan Pajak California
  • Perjalanan Panjang Tim Cook: Dari yang Diragukan Jadi Legenda
  • Mengenal Sosok John Ternus, Nahkoda Baru Apple yang Tak Bisa Diremehkan
  • Bagaimana Nasib Struktur Perusahaan Setelah Pergantian Ini?

Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu

Meta Rilis Saham Kelas C Khusus Zuckerberg Antisipasi Aturan Pajak California

Tim Cook

Lalu, siapa sosok beruntung yang bakal menduduki kursi panas tersebut? Jawabannya: John Ternus. Saat ini, dia menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering di Apple. Perusahaan sengaja menyerahkan posisi puncak itu kepada pria yang sudah malang-melintang di divisi perangkat keras.

Namun, jangan bayangkan Tim Cook langsung lenyap dari peredaran. Pria yang kini menginjak usia 65 tahun itu ternyata tidak akan benar-benar memutus tali dengan perusahaan yang sudah membesarkan namanya. Pihak Apple secara resmi mengonfirmasi bahwa Cook bakal bertransisi ke peran baru sebagai Executive Chairman di jajaran dewan direksi Apple. Jadi, dia masih akan memberikan pengaruh besar dari belakang layar.

Perjalanan Panjang Tim Cook: Dari yang Diragukan Jadi Legenda

Coba kita flashback sejenak. Tim Cook pertama kali mengambil alih tongkat estafet kepemimpinan Apple pada 24 Agustus 2011. Momen itu terjadi tepat sebelum sang pendiri legendaris, Steve Jobs, berpulang. Kondisinya saat itu sangat mencekam.

Banyak pihak yang meragukan kemampuannya. Mereka berbisik-bisik, “Mampukah seorang ahli rantai pasok (supply chain) seperti Cook mempertahankan keajaiban inovasi ala Jobs?” Keraguan itu sempat menjadi santapan sehari-hari para analis dan penggemar Apple. Mereka pesimistis melihat latar belakang Cook yang bukan seorang perancang produk jenius.

Tetapi, angka dan fakta berbicara lebih nyaring daripada sekadar omongan. Di bawah sentuhan tangan dinginnya, Apple tidak hanya sekadar bertahan dari badai keraguan. Perusahaan itu malah berevolusi secara dahsyat menjadi raksasa finansial yang tak tertandingi di seluruh dunia. Wah, keren banget, kan?

Sepanjang masa kepemimpinannya, kapitalisasi pasar Apple melambung tinggi lebih dari 1.000 persen. Coba bayangkan perubahannya: dari sekitar 350 miliar dollar AS menjadi tembus hingga 4 triliun dollar AS (kira-kira Rp 68.000 triliun). Pencapaian ini menjadikan Apple sebagai perusahaan pertama dalam sejarah yang sukses menyentuh tonggak valuasi 1, 2, dan bahkan 3 triliun dollar AS. Rekor yang sulit ditandingi!

Pendapatan tahunan perusahaan pun ikut meroket tajam. Pada 2011, pendapatannya baru sekitar 108 miliar dollar AS. Namun, pada tahun fiskal 2025, angkanya sudah melonjak menjadi lebih dari 416 miliar dollar AS. Sebuah lompatan yang sungguh luar biasa.

Selain pencapaian finansial yang moncer, era kepemimpinan Cook juga berhasil melahirkan banyak lini produk baru. Produk-produk inilah yang kini menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan. Di bawah pengawasannya yang cermat, Apple sukses meluncurkan Apple Watch, AirPods, dan melakukan transisi besar-besaran ke chipset kustom Apple Silicon (seri M-series). Bahkan, mereka juga berani merilis perangkat mixed reality bernama Apple Vision Pro.

Cook juga secara dramatis mengekspansi divisi Layanan (Services). Dia berhasil mengubah App Store, Apple Music, dan iCloud menjadi mesin pencetak uang dengan biaya tinggi. Semua langkah ini menunjukkan betapa visionernya pria asal Alabama tersebut.

Dalam surat terbuka yang dirilis Apple, Cook menulis dengan haru, “Ini adalah keistimewaan terbesar dalam hidup saya untuk bisa menjadi CEO Apple dan dipercaya memimpin perusahaan yang begitu luar biasa.” Pernyataan ini langsung membuat banyak pihak terharu sekaligus kagum.

Mengenal Sosok John Ternus, Nahkoda Baru Apple yang Tak Bisa Diremehkan

Nah, sekarang saatnya kita kenalan lebih dekat dengan penerus takhta, yaitu John Ternus. Sejatinya, nama ini sudah tidak asing lagi di kalangan internal Apple maupun para pengamat teknologi. Dia bukanlah wajah baru yang tiba-tiba muncul.

John Ternus pertama kali bergabung dengan tim desain produk Apple sejak tahun 2001. Pria ini memegang gelar sarjana di bidang Teknik Mesin dari University of Pennsylvania. Latar belakang pendidikannya sangat solid dan mumpuni.

Kariernya terus menanjak dengan pesat. Pada 2013, dia ditunjuk menjadi Vice President of Hardware Engineering. Kemudian, pada 2021, langkahnya semakin mantap karena dia masuk ke jajaran eksekutif (executive team). Setiap promosi jabatan selalu diraihnya melalui kerja keras dan hasil nyata.

Ternus merupakan sosok sentral di balik pengembangan perangkat keras dari berbagai lini produk utama Apple. Mulai dari iPhone, iPad, Mac, hingga AirPods, semuanya menyimpan sentuhan tangan dinginnya. Dia paham betul anatomi produk Apple dari dalam ke luar.

Dalam pernyataan resminya, Tim Cook memberikan pujian setinggi langit untuk Ternus. Cook menyebut Ternus sebagai sosok yang memiliki “pemikiran seorang insinyur, jiwa seorang inovator, dan hati untuk memimpin dengan integritas.” Pujian dari senior sekelas Cook ini jelas bukan main-main.

Bagaimana Nasib Struktur Perusahaan Setelah Pergantian Ini?

Menyusul perombakan besar-besaran ini, posisi-posisi penting lainnya juga ikut bergeser. Arthur Levinson yang selama 15 tahun terakhir menjabat sebagai Non-Executive Chairman Apple, akan mengubah posisinya menjadi Lead Independent Director. Penyesuaian ini dilakukan demi menjaga keseimbangan dewan.

Sementara itu, John Ternus juga akan secara otomatis bergabung menjadi anggota dewan direksi (board of directors) Apple. Keputusan ini mulai berlaku pada 1 September mendatang. Dengan demikian, Ternus akan memiliki otoritas penuh baik di level eksekutif maupun dewan.

Pengumuman mendadak ini sempat membuat pasar saham sedikit terkejut. Laporan mencatat, nilai saham Apple (AAPL) sempat mengalami penurunan sekitar 1 persen pada sesi perdagangan di luar jam kerja (after-hours trading). Kepanikan kecil langsung menyusul setelah pengumuman transisi kepemimpinan ini dibacakan.

Namun, para investor dan analis akhirnya mulai menarik napas lega. Harga saham perlahan-lahan mulai stabil. Mereka tampaknya mulai yakin bahwa transisi ini akan berjalan mulus. Ekspektasi pasar kini tertuju pada bagaimana John Ternus akan membawa Apple ke babak berikutnya. Apakah dia mampu mempertahankan kejayaan atau justru menciptakan terobosan baru? Kita tunggu saja aksinya mulai September nanti!

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: CEO AppleTim Cook
ShareTweetPin
felixhendy555@gmail.com

[email protected]

Related Posts

Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu

Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu

by [email protected]
Oktober 27, 2026
0

Dentmas.id - Kabar bombastis baru saja menghebohkan industri hiburan dan gaming global! Pasalnya, Netflix kabarnya sempat menyodorkan dana fantastis mencapai...

Meta Rilis Saham Kelas C Khusus Zuckerberg Antisipasi Aturan Pajak California

Meta Rilis Saham Kelas C Khusus Zuckerberg Antisipasi Aturan Pajak California

by [email protected]
Oktober 27, 2026
0

Dentmas.id - Meta Inc. ternyata sudah merancang jurus keuangan super cerdik khusus untuk sang CEO ternama, Mark Zuckerberg. Langkah strategis...

Layar iPhone Duo Banyak Dikeluhkan Retak, Komponen Engsel Jadi Sorotan Utama

Layar iPhone Duo Banyak Dikeluhkan Retak, Komponen Engsel Jadi Sorotan Utama

by [email protected]
Oktober 27, 2026
0

Dentmas.id – Jagat gadget belakangan ini mendadak gempar setelah sejumlah pemilik ponsel lipat premium, iPhone Duo, ramai-ramai melaporkan kemunculan kerusakan...

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Amazon Web Services (AWS) baru saja melempar kabar gempak yang sukses membuat seluruh panggung industri teknologi global gempar,...

Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio

Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Studio legendaris pengembang gim mahakarya Dishonored dan Deathloop, Arkane Lyon, ternyata sedang berada di ujung tanduk krisis finansial...

Next Post
Tim Cook Serahkan Jabatan CEO Apple kepada John Ternus Mulai September 2026

Anna's Archive Kalah di Pengadilan New York, Harus Bayar Rp 5,5 Triliun ke Spotify dan Tiga Label Besar

Tim Cook Serahkan Jabatan CEO Apple kepada John Ternus Mulai September 2026

Peringatan Jensen Huang untuk AS: Jangan Sampai China Lepas dari Ketergantungan Chip Nvidia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Lewat Modifikasi Prospero-Win, PS5 Ter-jailbreak Kini Sanggup Jalankan Game Steam

Lewat Modifikasi Prospero-Win, PS5 Ter-jailbreak Kini Sanggup Jalankan Game Steam

Oktober 27, 2026
Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu

Negosiasi Hak Adaptasi Gim Xbox Senilai US$500 Juta dengan Netflix Berakhir Buntu

Oktober 27, 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapshot Data: Solusi Keren untuk Jaga Data Kamu!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simbol 5G, LTE, 4G, H+, 3G, G di Sinyal HP, Ini Maknanya untuk Pengalaman Internet Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Kemkomdigi 2026: Fokus pada Tiga Pilar Digital untuk Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutorial reset mikrotik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah
dentmas

Dentmas.id adalah portal informasi digital yang menyajikan berbagai konten edukatif, informatif, dan menghibur. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita terkini, panduan praktis, serta ulasan teknologi dan hiburan yang relevan dengan perkembangan zaman.

CATEGORY

  • ai
  • Aplikasi
  • Esports
  • Game
  • News
  • rekomendasi
  • Review
  • Technologi
  • Tutorial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Partner Kita

aatoto
Mposakti
MOTOSLOT
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Dentmas.id

No Result
View All Result
  • Homepages
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game

© 2025 Dentmas.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In