dentmas.id
Selasa, Oktober 27, 2026
  • Login
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
  • Home
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game
No Result
View All Result
dentmas.id
No Result
View All Result
Home News

Setelah 2023 Kena PHK, Kini Epic Games Kembali Merumahkan 1.000 Karyawan

felixhendy555@gmail.com by [email protected]
Maret 27, 2026
in News
0
Setelah 2023 Kena PHK, Kini Epic Games Kembali Merumahkan 1.000 Karyawan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dentmas.id – Kabar mengejutkan datang dari raksasa pengembang game di balik fenomena global Fortnite. Epic Games baru saja mengambil langkah dramatis dengan memutuskan hubungan kerja terhadap lebih dari seribu karyawannya. Bayangkan, seribu orang kehilangan pekerjaan dalam satu gelombang!

Kabar pahit ini langsung dikonfirmasi sendiri oleh pucuk pimpinan tertinggi perusahaan, sang CEO Tim Sweeney. Ia menyampaikan pengumuman resmi tersebut melalui pernyataan tertulis yang diunggah di laman resmi perusahaan pada Selasa (24/3/2026). Sungguh, ini adalah pukulan telak bagi industri game.

RELATED POSTS

Table of Contents

Toggle
  • Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan
  • Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio
    • PENURUNAN DRAMATIS PEMAIN FORTNITE MEMAKSA EPIC BERTINDAK
    • EFISIENSI MASSAL: HEMAT Rp 8,4 TRILIUN DARI BERBAGAI LINI
    • TANTANGAN INDUSTRI GLOBAL DAN MASALAH INTERNAL
    • TEGASKAN BUKAN KARENA AI: INI MURNI MASALAH BISNIS
    • INI YANG KEDUA KALINYA: EPIC KEMBALI TERPAKSA MERELAKAN KARYAWAN

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio

PENURUNAN DRAMATIS PEMAIN FORTNITE MEMAKSA EPIC BERTINDAK

Lantas, apa sebenarnya yang menjadi biang kerok dari pemangkasan besar-besaran ini? Sweeney dengan terus terang membeberkan penyebab utamanya. Ia menjelaskan bahwa keputusan kontroversial ini diambil setelah pihak manajemen mencermati kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Rupanya, tingkat keterlibatan atau engagement para pemain setia Fortnite terus menunjukkan tren penurunan yang signifikan sejak tahun lalu.

“Kami melihat penurunan partisipasi pemain Fortnite yang mulai terjadi sejak 2025. Kondisi ini secara langsung membuat pengeluaran operasional perusahaan melonjak jauh lebih besar dibandingkan pemasukan yang kami terima,” demikian ungkap Sweeney dengan nada serius.

Ia menambahkan, situasi keuangan yang timpang ini memaksa manajemen untuk melakukan tindakan tegas berupa “pemangkasan besar” dalam struktur organisasi. Melalui langkah drastis ini, pihak Epic Games berharap denyut operasional perusahaan tetap bisa berjalan tanpa harus terhambat masalah finansial yang membengkak.

EFISIENSI MASSAL: HEMAT Rp 8,4 TRILIUN DARI BERBAGAI LINI

Jika kita membaca lebih lanjut catatan resmi yang dipublikasikan di laman perusahaan, tampak jelas bahwa gelombang PHK kali ini bukanlah aksi yang berdiri sendiri. Sweeney menyebutkan bahwa pemutusan hubungan kerja ini berlangsung bersamaan dengan berbagai upaya efisiensi perusahaan lainnya yang juga sedang gencar dijalankan.

Perusahaan tengah menggencarkan program penghematan biaya yang mencapai angka fantastis, lebih dari 500 juta dollar AS. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai sekitar Rp 8,4 triliun! Jumlah yang sangat besar ini dipangkas dari berbagai lini operasional perusahaan secara menyeluruh.

Melalui langkah-langkah penghematan ekstrem tersebut, Sweeney berharap kondisi keuangan perusahaan bisa berangsur-angsur pulih dan kembali menuju ke situasi yang “lebih stabil” ke depannya. Informasi ini kami himpun dari laporan BBC yang mengulas secara mendalam.

Sebelum gelombang PHK ini terjadi, Epic Games sebenarnya sudah lebih dulu melakukan langkah antisipasi. Mereka sempat menaikkan harga mata uang virtual dalam game Fortnite, yaitu V-Buck. Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk menutup celah peningkatan biaya operasional yang terus membengkak.

Namun sayangnya, tampaknya langkah menaikkan harga V-Buck tersebut belum cukup jitu untuk membendung tekanan keuangan yang kian hari kian membayangi perusahaan. Badai finansial tetap saja menghantam.

TANTANGAN INDUSTRI GLOBAL DAN MASALAH INTERNAL

Menurut penuturan Sweeney, tekanan yang saat ini membelenggu Epic Games tidak hanya bersumber dari faktor internal perusahaan semata. Ada pula tantangan eksternal yang cukup berat terkait kondisi industri game secara global yang sedang lesu.

Ia kemudian merinci beberapa faktor eksternal yang ikut berkontribusi memperparah keadaan. Pertama, pertumbuhan industri game secara global yang mulai melambat. Kedua, daya beli pengguna atau konsumen game yang kian melemah akibat kondisi ekonomi yang tidak menentu. Ketiga, meningkatnya persaingan sengit dalam memperebutkan perhatian pengguna yang kini memiliki banyak alternatif hiburan dari berbagai media lain.

“Sebagai pelopor yang telah lama berkecimpung di industri ini, kami memang menghadapi banyak tekanan berat. Semua ini adalah bagian dari perjuangan panjang yang hasil akhirnya masih berada di tahap awal untuk bisa dirasakan, baik bagi kami maupun para developer lainnya,” ujar Sweeney dengan nada reflektif.

Di sisi lain, Sweeney juga secara terbuka mengakui adanya tantangan “khusus” yang datang dari internal Epic sendiri. Salah satunya adalah upaya maksimal yang harus terus dilakukan untuk menghadirkan pengalaman bermain Fortnite yang konsisten dan berkualitas di setiap musim pergantian konten.

Tak hanya itu, Epic juga mengakui masih berada pada fase awal yang sulit dalam upaya mengembangkan kembali pengalaman bermain di perangkat mobile. Pengembangan ini tentu tidak terlepas dari dampak sengketa hukum panjang yang sempat terjadi dengan dua raksasa teknologi, Apple dan Google. Perseteruan tersebut berkaitan dengan aturan distribusi aplikasi di platform mereka yang cukup merugikan Epic.

Fortnite sendiri diketahui baru bisa kembali hadir di App Store Amerika Serikat pada tahun lalu, setelah sebelumnya dihapus selama hampir lima tahun lamanya. Penyebab penghapusan tersebut adalah pelanggaran kebijakan pembayaran dalam aplikasi yang diterapkan Apple.

TEGASKAN BUKAN KARENA AI: INI MURNI MASALAH BISNIS

Di tengah gencarnya isu kecerdasan buatan atau AI yang mulai menggantikan peran manusia di berbagai sektor, Sweeney dengan tegas meluruskan spekulasi yang berkembang. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa keputusan pengurangan karyawan ini sama sekali tidak ada kaitannya dengan adopsi teknologi AI yang tengah marak dilakukan banyak perusahaan saat ini.

“Karena topik ini mulai ramai jadi pembahasan publik, saya ingin meluruskan bahwa PHK ini tidak terkait dengan AI,” tegas Sweeney dengan lugas.

Menurut pandangannya, AI justru ia pandang sebagai alat bantu yang bisa meningkatkan produktivitas tim yang sudah ada. Bahkan, ia mengaku ingin memiliki sebanyak mungkin developer game hebat yang mampu menciptakan konten dan teknologi lebih baik bagi perusahaan. Jadi, jelas ini bukan soal menggantikan manusia dengan mesin.

INI YANG KEDUA KALINYA: EPIC KEMBALI TERPAKSA MERELAKAN KARYAWAN

Perlu dicatat, ini bukan kali pertama Epic Games harus mengambil jalan pahit melakukan PHK. Catatan kelam serupa pernah terjadi pada September 2023 lalu. Kala itu, Epic memangkas sekitar 830 karyawan, atau setara dengan 16 persen dari total tenaga kerja mereka, dengan alasan yang tidak jauh berbeda terkait efisiensi keuangan.

“Saya benar-benar minta maaf karena kita harus berada di situasi yang menyakitkan ini lagi,” tulis Sweeney dalam pernyataannya, menunjukkan beban berat yang ia rasakan sebagai pemimpin perusahaan.

Keputusan pemangkasan tenaga kerja ini sekaligus menambah panjang daftar perusahaan game global yang melakukan efisiensi dalam beberapa waktu terakhir. Industri game memang sedang tidak baik-baik saja.

Salah satu contohnya adalah Electronic Arts (EA), yang dilaporkan juga memangkas tim pengembang seri game legendaris mereka, Battlefield. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian organisasi yang lebih besar di tubuh perusahaan tersebut.

Temukan juga berbagai berita terbaru lainnya hanya di Exposenews.id.

Tags: Epicgames
ShareTweetPin
felixhendy555@gmail.com

[email protected]

Related Posts

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Amazon Web Services (AWS) baru saja melempar kabar gempak yang sukses membuat seluruh panggung industri teknologi global gempar,...

Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio

Microsoft Beri Tenggat Arkane Lyon Cari Pembeli Demi Hindari Penutupan Studio

by [email protected]
Oktober 26, 2026
0

Dentmas.id - Studio legendaris pengembang gim mahakarya Dishonored dan Deathloop, Arkane Lyon, ternyata sedang berada di ujung tanduk krisis finansial...

Data 11,77 Juta Akun Capcom Bocor, Pengguna Diminta Waspada Email Penipuan

Data 11,77 Juta Akun Capcom Bocor, Pengguna Diminta Waspada Email Penipuan

by [email protected]
Oktober 24, 2026
0

Dentmas.id - Dunia gaming mendadak gempar setelah raksasa game asal Jepang, Capcom, secara mengejutkan mengonfirmasi insiden keamanan siber masif yang...

EA Resmi Tutup Studio BioWare dan Hentikan Proyek Mass Effect Terbaru

EA Resmi Tutup Studio BioWare dan Hentikan Proyek Mass Effect Terbaru

by [email protected]
Oktober 23, 2026
0

Dentmas.id - Kabar duka yang sangat mengejutkan baru saja mengguncang industri game global secara mendadak. Pasalnya, raksasa penerbit Electronic Arts...

BSSN Rilis Peringatan Darurat PHP2Shell: Ini Daftar Versi PHP Rentan dan Langkah Mencegahnya

BSSN Rilis Peringatan Darurat PHP2Shell: Ini Daftar Versi PHP Rentan dan Langkah Mencegahnya

by [email protected]
Oktober 23, 2026
0

Dentmas.id - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) baru aja ngeluarin peringatan super darurat buat seluruh pemilik dan pengelola situs...

Next Post
Setelah 2023 Kena PHK, Kini Epic Games Kembali Merumahkan 1.000 Karyawan

Google Hadirkan TurboQuant, Algoritma Kompresi yang Bisa Menekan Penggunaan Memori AI Hingga 6 Kali

Setelah 2023 Kena PHK, Kini Epic Games Kembali Merumahkan 1.000 Karyawan

Sony Hapus Istilah PSN Mulai Tahun Ini, Tapi Jangan Khawatir Layanannya Aman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Terbang ke Luar Angkasa 90 Menit, China Pasang Tarif Rp 13,6 Miliar per Orang

Oktober 26, 2026
Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Kelangkaan Server AWS: Amazon Sebut Slot Komputasi 2026 dan 2027 Habis Dipesan

Oktober 26, 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    Ini Cara akses mikrotik routerOS (selain winbox)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Snapshot Data: Solusi Keren untuk Jaga Data Kamu!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Simbol 5G, LTE, 4G, H+, 3G, G di Sinyal HP, Ini Maknanya untuk Pengalaman Internet Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Strategi Kemkomdigi 2026: Fokus pada Tiga Pilar Digital untuk Wujudkan Kedaulatan Digital Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tutorial reset mikrotik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
slot777 BALI19 BALI19 BALI19 aatoto arena39 jagobet19 mposakti motoslot bali19 Mengenal Jam Gacor Pragmatic Play Antara Mitos dan Fakta Ilmiah Bocoran Jam Gacor MPO Slot Jadwal Lengkap Pragmatic Play dan PGSoft Pola Gacor Mahjong Ways 2 Rahasia Maxwin di Jam Jam Tertentu Gates of Olympus Jam Hoki dan Pola Spin untuk Raih Kemenangan Besar Studi Terbaru Jam Gacor Pragmatic Play dan Lonjakan RTP di Atas Panduan Jam Gacor PGSoft Kapan Waktu Terbaik untuk Main Slot Misteri Jam Gacor Mengapa Banyak Pemain Percaya Waktu Tertentu Lebih Royal Daftar Slot Gacor Hari Ini Rekomendasi Game Pragmatic Strategi Jeda Meningkatkan Peluang Menang di Slot Pragmatic Antara Mitos dan Realita Benarkah Jam Gacor Bisa Diprediksi Mengapa Otak Mudah Percaya Jam Hoki Psikologi di Balik Mitos Slot RTP Volatilitas dan Pola Spin Apa yang Bisa dan Tidak Bisa Diprediksi Jam Gacor Itu Nyata atau Ilusi Bedah Klaim RTP dengan Logika Data Dari Mahjong Ways 2 sampai Gates of Olympus Membongkar Narasi Maxwin di Jam Tertentu Jam Sibuk vs Jam Sepi Apakah Strategi Jeda Benar Benar Mengubah Peluang Mitos Royal Slot Kenapa Cerita Kemenangan Viral Lebih Kuat dari Data Pragmatic Play vs PGSoft Benarkah Ada Jadwal Gacor yang Bisa Dipetakan Literasi Digital untuk Pemain Slot Membedakan Analisis Kebetulan dan Klaim Bocoran Efek Survivorship Bias Mengapa Banyak Bocoran Jam Gacor Terlihat Berhasil Sebelum Percaya Jadwal Gacor 5 Pertanyaan Kritis yang Perlu Diajukan terobosan OpenAI Q industri hiburan simulasi pola multiplier integrasi generative diffusion model anthropic mentransformasi mekanisme studi komparasi gemini 1.5 pro menelaah pergeseran penerapan arsitektur meta llama 3 mengurai fluktuasi riset algoritma sora ai menginspirasi sistem rekognisi model peramalan temporal deepmind menguak dinamika volatilitas implementasi neuro symbolic ai terkini menakar kecepatan evolusi transformer multimodal nvidia menghubungkan tren komputasi analisis predictive maintenance berbasis mistral large memetakan eksplorasi algoritma self play alphazero membuka wawasan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan aplikasi edge ai generasi baru meningkatkan deteksi riset komputasi probabilitas kuantum mit memetakan fluktuasi teknologi reinforcement learning terbaru menakar efisiensi strategi pemanfaatan explainable ai xai dalam audit sistem implementasi autoencoder dinamis google brain menemukan anomali sistem inferensi kausal perplexity ai mengungkap rasio pemanfaatan vision transformers terkini mengidentifikasi ritme putaran integrasi liquid neural networks mengurangi variansi hasil model probabilistik markov chain yang disempurnakan ai uji stres enkripsi ai end to end memastikan Jam Gacor atau Jam Marketing Anatomi Klaim yang Viral di Grup Telegram Volatilitas Itu Bukan Jadwal Kenapa Spin Cepat vs Lambat Tak Mengubah Peluang Maxwin di Jam Sepi Ilusi Pola dari Data yang Dipilih pilih Bocoran Pola Slot Antara Analisis Statistik Kebetulan dan Confirmation Bias Survivorship Bias di Dunia Slot Kenapa Screenshot Menang Lebih Berisik daripada Kalah Demo Slot dan RTP Apa yang Bisa Dipelajari Apa yang Cuma Ilusi Dari Mahjong Ways ke Gates of Olympus Kenapa Nama Game Tak Menjamin Pola Tertentu Jeda Spin Ganti Mesin Ganti Jam Mana yang Mitos Mana yang Matematis 5 Tanda Jadwal Gacor Cuma Jualan Harapan Panduan Literasi Digital untuk Pemain RTP Bukan Janji Cara Membaca Angka Pengembalian Slot Tanpa Tertipu Angka RTP di Balik Layar Apa yang Diukur Apa yang Sering Disalahartikan Telegram Gacor Anatomi Broadcast yang Menjual Jam Bukan Data Mesin Panas vs Dingin Mitos Suhu Slot yang Tak Punya Alat Ukur Ritual Spin Cepat Lambat Kenapa Tubuh Bisa Merasa Punya Kontrol Screenshot Maxwin dan Kekalahan yang Hilang Cara Data Dipilih Pilih Demo Slot Latihan Membaca Probabilitas atau Panggung Ilusi Kendali Nama Game Beda Matematika Bisa Sama Kenapa Tema Tak Menjamin Pola Ganti Mesin Ganti Jam Ganti Nasib Variabel yang Tidak Pernah Dikontrol RTP Live Bergerak Kenapa Angka Real Time Tak Sama dengan Peluang Anda Lima Pertanyaan Sebelum Percaya Bocoran Uji Klaim Sebelum Uji Keberuntungan riset ai multimodal google deepmind menginspirasi pembacaan dinamika implementasi penalaran ai generatif openai o3 menyingkap kompleksitas arsitektur model bahasa meta llama 4 menjadi landasan baru terobosan chip ai blackwell nvidia mentransformasi cara komunitas penerapan algoritma q star pada sektor komputasi membuka integrasi ai agen otonom microsoft copilot memicu diskusi studi komputasi kuantum terintegrasi ai ibm menakar stabilitas efisiensi algoritma penglihatan komputer claude 3 7 sonnet adopsi machine learning prediktif aws membantu pemodelan pola lonjakan kapasitas neuro simbolik ai apple intelligence mendorong eksplorasi jaringan saraf tiruan deepseek v3 menjelaskan fenomena riset penyesuaian bobot ai perplexity memicu sudut pandang skema pembelajaran penguatan tanpa model mit ai lab pemanfaatan kerangka kerja transformer hugging face mengungkap terobosan ai berkecepatan tinggi groq lpus memberi gambaran analisis data deret waktu menggunakan gemini flash memperjelas perkembangan ai berbasis graf stanford university menguak sistem simulasi stokastik anthropic ai mendorong kajian baru evolusi jaringan adversarial generatif nvidia omniverse membuka metode inferensi probabilistik berbasis ai cambridge university membedah
dentmas

Dentmas.id adalah portal informasi digital yang menyajikan berbagai konten edukatif, informatif, dan menghibur. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita terkini, panduan praktis, serta ulasan teknologi dan hiburan yang relevan dengan perkembangan zaman.

CATEGORY

  • ai
  • Aplikasi
  • Esports
  • Game
  • News
  • rekomendasi
  • Review
  • Technologi
  • Tutorial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

Partner Kita

aatoto
Mposakti
MOTOSLOT
  • About
  • Contact
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Sitemap
  • Terms Of Service

© 2025 Dentmas.id

No Result
View All Result
  • Homepages
  • Tutorial
  • News
  • Aplikasi
  • Game

© 2025 Dentmas.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In