Dentmas.id – Para penggila oprek Android, bersiaplah untuk senyum lebar! Kabar menggembirakan akhirnya datang untuk kalian semua. Setelah sebelumnya sempat mengumumkan masa pensiun, Nova Launcher, sang legenda kustomisasi Android, ternyata batal tutup untuk selamanya!
Aplikasi launcher ikonik yang mampu mengubah total tampilan home screen, app drawer, ikon, hingga tata letak menu ini resmi “hidup kembali” setelah perusahaan teknologi asal Swedia, Instabridge, mengakuisisinya. Kita bisa langsung melihat kabar bahagia ini dari pengumuman terbaru yang terpampang di situs web Nova Launcher.
Sebelumnya, kita sempat diguncang oleh pengumuman sang pendiri, Kevin Barry, pada 6 September 2025. Pada saat itu, ia dengan berat hati menyatakan bahwa Nova Launcher akan berhenti beroperasi setelah 13 tahun menemani perjalanan pengguna Android. Bahkan, situasi sempat mencemaskan karena situs resminya, novalauncher.com, hanya menampilkan pesan “404 – Site Unavailable” dan tidak bisa lagi diakses.
Namun, suasana muram itu berbalik total pada 20 Januari 2026. Berdasarkan pantauan, situs tersebut kini justru menampilkan pengumuman baru yang berisi detail akuisisi serta penjelasan tentang masa depan Nova Launcher.
Nova Launcher Tidak Akan Mati!
Di dalam pengumuman bertajuk Nova Launcher: An Update, Instabridge dengan tegas menegaskan bahwa mereka akan aktif mengembangkan Nova Launcher ke depannya. “Fokus utama kami saat ini sederhana: menjaga Nova tetap stabil, kompatibel dengan Android modern, dan terus dipelihara secara aktif,” tulis Instabridge dalam pernyataannya.
Perusahaan itu juga secara terbuka mengakui bahwa komunitas Nova telah mereka “gantung” cukup lama. Karena alasan itulah, mereka kemudian berjanji tidak akan sembarangan mengubah identitas asli Nova yang telah kuat. “Nova punya identitas yang kuat, dan komunitas yang masih sangat peduli. Itu kami anggap serius,” begitu tim Instabridge menuliskan komitmennya.
Alih-alih melakukan perubahan agresif, Instabridge justru lebih memilih mendefinisikan perannya sebagai “pemilik yang bertanggung jawab”. Pendekatan bijak ini akan mencakup komitmen untuk menjaga performa dan tingkat kustomisasi sebagai jantung Nova, memperbaiki berbagai bug yang ada, serta memastikan Nova terus mengikuti setiap perkembangan sistem Android. Selain itu, Instabridge juga berjanji akan lebih serius mendengarkan masukan pengguna dari berbagai kanal, seperti forum Reddit dan ulasan di Google Play Store.
Soal Iklan dan Masa Depan Bisnis
Instabridge pun dengan lugas merinci berbagai pertanyaan yang sering diajukan komunitas. Salah satu isu panas yang langsung mereka tangani adalah terkait kehadiran iklan. Instabridge mengakui, mereka tidak menutup kemungkinan untuk menghadirkan iklan di versi gratis Nova Launcher. Menurut perusahaan, langkah ini merupakan bagian dari upaya membangun model bisnis yang berkelanjutan.
Namun, mereka memberikan jaminan kuat bahwa Nova Prime akan tetap bebas iklan selamanya. Bahkan jika iklan nantinya diterapkan di versi gratis, pendekatannya akan mereka buat seminimal mungkin, tidak mengganggu pengalaman pengguna, dan tentu saja tetap menjaga performa aplikasi agar tetap ringan. Instabridge juga memastikan bahwa seluruh pengguna setia Nova Prime lama akan tetap dihormati. Segala fitur Prime akan terus berfungsi normal dan bebas dari iklan.
Untuk masalah harga, Instabridge mengonfirmasi bahwa harga Nova Prime sekarang mereka patok di 3,99 dollar AS. Harga ini sudah berlaku setelah sebelumnya sempat naik tepat sebelum proses perpindahan kepemilikan terjadi.
Isu Open Source dan Privasi yang Dipertahankan
Menjawab keinginan keras komunitas, Instabridge menyebut bahwa kemungkinan Nova Launcher menjadi open source masih dalam tahap evaluasi mendalam. Sebagai proyek terbuka, tentu saja launcher ini nantinya bisa dimodifikasi atau dikembangkan lebih lanjut langsung oleh komunitas tanpa harus bergantung pada pengembang utamanya.
Akan tetapi, mereka mengingatkan bahwa membuka kode sumber bukanlah keputusan sederhana karena menyangkut banyak hal kompleks seperti lisensi, keamanan, alur kontribusi, hingga perlindungan merek dagang Nova itu sendiri.
Soal privasi yang selalu menjadi concern pengguna, Instabridge dengan tegas menegaskan komitmennya untuk menjaga pengumpulan data seminimal mungkin dan menjamin mereka tidak akan menjual data pribadi pengguna ke pihak mana pun.
Bagi jutaan pengguna setia Nova Launcher, kabar akuisisi ini jelas menutup babak panjang ketidakpastian. Nova mungkin sempat mengalami “mati suri”, tetapi kini kita bisa bernapas lega karena ia dipastikan bangkit kembali dengan dukungan rumah baru dari Swedia.
Penulis sendiri telah menggunakan Nova Launcher di banyak perangkat Android sejak era Android 5.0 Lollipop. Pada masanya, Nova Launcher menjadi alternatif yang sangat baik karena tampilannya bersih tanpa iklan, responsnya mulus, dan tidak membebani hardware perangkat kelas menengah sekalipun.
Namun seiring waktu, kita juga harus mengakui bahwa peningkatan antarmuka (UI) yang dibawa oleh berbagai vendor smartphone telah membuat sebagian pengguna perlahan mulai meninggalkan Nova Launcher. Fenomena inilah yang diduga menjadi salah satu alasan mengapa aplikasi legendaris ini sempat ‘tak laku’ dan terpaksa hendak dipensiunkan.
Saat ini, di laman Google Play Store, aplikasi Nova Launcher telah diunduh lebih dari 100 juta kali dan berhasil mengumpulkan ulasan sebanyak 1,26 juta dengan skor rata-rata yang sangat memuaskan, yaitu 4.6. Dengan akuisisi ini, angka-angka impresif tersebut berpeluang besar untuk terus bertambah seiring dengan janji pembaruan dan stabilitas yang diusung oleh Instabridge. Jadi, siap-siap lagi untuk mengoprek home screen-mu!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Desapenari.id










