Dentmas.id – Para ilmuwan dari China baru saja berhasil membuat sebuah terobosan yang benar-benar mencengangkan; mereka menciptakan chip memori yang super tipis dengan ketebalan yang hanya setara beberapa atom! Bahkan, yang membuatnya lebih luar biasa lagi, tim ini berhasil membangun dan mengintegrasikan chip revolusioner ini langsung ke dalam chip silikon konvensional. Akibatnya, terciptalah sebuah terobosan pertama di dunia yang memadukan material dua dimensi (2D) yang futuristik dengan teknologi silikon biasa yang sudah kita kenal.
Chip penuh inovasi ini merupakan hasil kerja gemilang dari sekelompok peneliti pimpinan Chunsen Liu di Universitas Fudan, Shanghai, China. Selanjutnya, pencapaian para ilmuwan ini secara efektif berhasil menjembatani kesenjangan yang selama ini menghambat material 2D untuk diaplikasikan di dunia nyata. Sebagai informasi, material 2D sendiri merupakan bahan yang hanya memiliki ketebalan satu atau beberapa lapisan atom saja. Meskipun ketebalannya sangat tipis layaknya sehelai kertas, material ini justru menyimpan kekuatan dan sifat elektronik yang sangat unik.
Selama beberapa dekade, para ilmuwan secara konsisten terus berupaya mengecilkan papan sirkuit pada chip silikon. Namun, kita harus menyadari bahwa teknologi yang diterapkan saat ini sudah dinilai mendekati batas maksimalnya. Nah, di sinilah material 2D yang sangat tipis tersebut muncul sebagai solusi pamungkas untuk mengatasi keterbatasan itu. Akan tetapi, kita juga harus mengakui bahwa cara mengintegrasikan material ajaib ini dengan prosesor konvensional sempat menjadi rintangan yang sangat besar, terutama karena struktur bahan 2D yang terkenal rapuh dan kurang stabil.
Untuk mengatasi semua tantangan tersebut, tim peneliti China tersebut akhirnya menciptakan sebuah teknologi baru yang mereka beri nama Atom2Chip. Teknologi mutakhir ini mencakup sejumlah inovasi kunci, termasuk sebuah proses khusus yang memungkinkan material 2D (monolayer molybdenum disulfide) ditumpukkan dengan presisi tinggi pada permukaan kasar chip CMOS (Complementary Metal-Oxode-Semiconductor). Selain itu, mereka juga mendesain sebuah kemasan khusus yang berfungsi melindungi lapisan bahan 2D yang rapuh tersebut. Secara paralel, para peneliti juga merancang sistem lintas platform baru guna memastikan kombinasi semua komponen ini dapat berkomunikasi dan berjalan dengan lancar tanpa kendala.
Hasil dari semua upaya tersebut akhirnya terwujud; mereka berhasil menciptakan chip memori flash NOR 2D dengan fitur yang lengkap dan mampu menjalankan operasi kompleks. Yang lebih membanggakan lagi, pencapaian fenomenal ini kemudian dipublikasikan oleh para peneliti melalui jurnal bergengsi Nature. Berdasarkan serangkaian pengujian yang dilakukan, chip ini berhasil mencapai clockspeed 5 MHz. Lebih hebatnya lagi, chip ini menunjukkan kecepatan pemrograman dan penghapusan data yang sangat cepat, yaitu hanya 20 nanodetik, dan itu semua disertai dengan konsumsi daya yang sangat rendah.
Tidak berhenti di situ, chip ini juga memiliki kemampuan yang mengagumkan; chip ini mampu meretensi data hingga sepuluh tahun. Bahkan, daya tahannya mencapai lebih dari 100.000 siklus penulisan. Artinya, Anda dapat menyimpan dan menghapus data berulang kali hingga 100.000 kali tanpa khawatir chip tersebut mengalami kerusakan atau penurunan kualitas yang signifikan.
Pada akhirnya, chip revolusioner ini diprediksi akan menjadi blueprint atau cetak biru untuk chip memori generasi selanjutnya yang hadir dengan kepadatan lebih tinggi serta efisiensi energi yang jauh lebih unggul. Walaupun chip yang diciptakan para peneliti ini saat ini difokuskan untuk aplikasi penyimpanan data, pendekatan yang sama sangat berpotensi untuk diterapkan pada prosesor untuk perangkat lainnya di masa depan.
Oleh karena itu, inovasi gemilang ini nantinya sangat mungkin menghasilkan perangkat elektronik dengan performa yang lebih cepat, desain yang lebih tipis, dan tentunya lebih hemat daya, seperti yang dihimpun dari Notebookcheck. Maka, bersiaplah menyambut era baru di dunia semikonduktor!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










