Dentmas.id – Dalam sebuah pengumuman yang menggemparkan pada Selasa, 14 Oktober 2025, Realme secara resmi memulai sebuah babak baru dalam dunia fotografi smartphone dengan mengumumkan kerja sama strategisnya bersama Ricoh, sang legenda kamera asal Jepang. Kolaborasi penuh daya ini secara langsung akan menghadirkan berbagai inovasi teknologi kamera mutakhir yang siap mereka persembahkan untuk smartphone andalan mereka, yaitu Realme GT 8 Pro. Lantas, apa yang membuat Realme begitu yakin untuk memilih Ricoh sebagai mitra “racikan” kamera ponselnya? Simak terus artikel ini untuk mengungkap alasannya!
Visi Sejalan: Fotografi Bukan Cuma Soal Gambar
Chase Xu, sang Vice President dan CMO Realme, dengan penuh semangat kemudian membeberkan alasan utama di balik kolaborasi besar ini. Menurutnya, Realme sengaja memboyong teknologi Ricoh ke dalam ponsel mereka karena kedua perusahaan ini memiliki visi dan misi yang nyaris identik dalam memandang seni fotografi. Baik Realme maupun Ricoh, keduanya secara konsisten melihat fotografi bukan sekadar sebagai aktivitas mengabadikan gambar belaka, melainkan sebagai suatu pengalaman yang utuh dan menyeluruh. “Jika Anda bertanya ‘mengapa harus Ricoh?’, jawabannya sangat sederhana: karena kedua merek ini memiliki konsep filosofi yang sangat selaras. Kami bersama-sama memandang fotografi sebagai sesuatu yang holistik,” tegas Xu dengan keyakinan penuh.
Fokus pada Generasi Muda dan Street Photography Legendaris
Selain itu, Xu juga menegaskan bahwa fokus kolaborasi ini adalah untuk menciptakan pengalaman snapshot atau memotret secara cepat yang jauh lebih memuaskan, khususnya bagi kalangan anak muda. Tak berhenti di situ, Xu juga secara terbuka mengakui bahwa Realme banyak mengambil inspirasi dan belajar dari seri Ricoh GR. Pasalnya, selama hampir tiga dekade terakhir, kamera Ricoh GR dengan gemilang kerap dinobatkan sebagai ikon legendaris untuk genre street photography. “Dalam ranah street photography, Ricoh GR sudah tak diragukan lagi adalah sebuah legenda hidup. Setiap kali orang membicarakan fotografi jalanan, nama Ricoh GR pasti akan selalu disebut,” tutur Xu menjelaskan. Di sisi lain, Xu menambahkan bahwa Realme memiliki ambisi besar untuk menyatukan pemahaman mendalam mereka tentang gaya hidup anak muda dengan keahlian teknis Ricoh yang telah ditempa selama lebih dari tiga puluh tahun.
Filosofi “Real” yang Nyaris Kembar
Menariknya, keselarasan filosofi ini bukan hanya dirasakan oleh Realme saja. Kazunobu Saiki, General Manager of Camera Business Division di Ricoh Imaging Company Ltd, juga menyuarakan hal yang serupa. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal, Ricoh dan Realme memang sudah memiliki pandangan yang sangat mirip dalam misi mempopulerkan fotografi di kalangan pengguna muda. “Jawaban itu persis seperti yang ada di dalam pikiran saya. Kami benar-benar berbagi visi yang sama, yaitu mencari cara terbaik untuk mempromosikan seni fotografi di kalangan generasi muda,” papar Kazunobu dalam kesempatan yang sama. Lebih lanjut, Kazunobi menjelaskan bahwa baik kamera profesional maupun smartphone pada dasarnya hanyalah alat bantu untuk menangkap realitas. Menurutnya, poin terpenting justru terletak pada bagaimana kedua alat tersebut mampu membantu pengguna menangkap momen kehidupan secara jujur dan autentik, tanpa perlu dibuat-buat atau berlebihan. Hebatnya, kesamaan visi ini bahkan tercermin dari slogan kedua brand yang nyaris kembar. Seperti yang kita tahu, Ricoh memiliki slogan “Get Real”, sementara Realme memiliki slogan “Make it Real”.
Kolaborasi Teknis: Bekerja Sampai ke Level Engineer
Namun, alasan di balik kolaborasi ini ternyata tidak hanya berhenti pada kesamaan visi dan slogan yang catchy saja. Realme dan Ricoh justru mewujudkan kemitraan ini dalam bentuk aksi teknis yang sangat nyata melalui proses co-engineering atau rekayasa bersama, khususnya untuk kamera Realme GT 8 Pro. Dalam proyek ambisius ini, tim kamera Realme dikabarkan bekerja bahu-membahu secara langsung dengan para insinyur ahli dari tim Ricoh GR yang berbasis di Jepang. Xu kemudian menjelaskan lebih detail bahwa proses co-engineering sengaja mereka lakukan dengan ketat agar kualitas kamera pada Realme GT 8 Pro benar-benar dapat memenuhi standar tinggi yang selama ini menjadi ciri khas Ricoh GR di industri.
Hasil Nyata: Lensa Anti-Silau dan Warna yang Diracik Langsung Ahli
Hasilnya? Dari sisi hardware, ponsel flagship ini kini dilengkapi dengan lensa anti-silau khusus yang diklaim sebagai yang terbaik di kelasnya, disertai dengan modul kamera yang dirancang lebih kompak. Sementara itu, dari sisi software atau perangkat lunak, tim Realme dan Ricoh dengan kompak bekerja sama untuk menyempurnakan algoritma pemrosesan gambar serta kalibrasi warna yang dihasilkan oleh kamera Realme GT 8 Pro. “Kami secara khusus menempatkan tim insinyur kami di markas besar Ricoh GR di Jepang. Kedua tim ini kemudian bekerja sama setiap harinya untuk menyatukan keahlian teknis Ricoh dengan kecerdasan buatan atau AI dari Realme, semua itu demi menghadirkan akurasi warna dan detail gambar yang sempurna,” jelas Xu menutup pembahasannya. Jadi, siap-siap merasakan pengalaman fotografi yang benar-benar baru berkat kolaborasi “match made in heaven” ini!
Kunjungi juga situs berita terupdate hanya di Exposenews.id










